Portal Berita Ekonomi Rabu, 03 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,97% di akhir sesi I.

Genjot Kerja Sama Indonesia-Argentina, Pemerintah Andalkan Pertanian dan Peternakan

Genjot Kerja Sama Indonesia-Argentina, Pemerintah Andalkan Pertanian dan Peternakan
WE Online, Jakarta -

Menko Perekonomian Darmin Nasution hari ini, Rabu (8/5/2019), menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Argentina YM Gabriela Michetti beserta delegasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta. Kunjungan ini menjadi bagian dari lawatan Wapres Michetti ke Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya awal bulan ini.

Dalam pertemuan bilateral ini, kedua pihak membahas sejumlah hal terkait upaya peningkatan kerja sama ekonomi, antara lain kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pertanian. Argentina merupakan mitra penting bagi Indonesia, salah satunya sebagai pintu masuk produk Indonesia ke pasar Amerika Latin.

"Kinerja kerja sama ekonomi kedua negara saat ini tidak menggambarkan potensi yang sesungguhnya, dan masih besar kemungkinannya untuk ditingkatkan," kata Darmin dalam pertemuan tersebut.

Adapun tiga produk ekspor utama Indonesia ke Argentina tahun lalu, yaitu alas kaki dan produk alas kaki (US$71,47 juta), karet dan produk karet (US$46,79 juta), serta mesin dan peralatan listrik (US$46,3 juta.

Sementara tiga produk utama yang diimpor Indonesia dari Argentina, yakni oilcake (bungkil) dari minyak kedelai (US$934,98 juta), sereal (US$220 juta), serta katun (US$51,2 juta).

Baca Juga: Argentina Hentikan Penyelidikan Antidumping Produk Asal Indonesia

Secara keseluruhan, Argentina adalah salah satu mitra dagang terbesar kedua dari Indonesia untuk kawasan Amerika Selatan. Total perdagangan kedua negara pada 2018 sebesar US$1,68 miliar atau meningkat 17,96% dibandingkan 2017. Sedangkan foreign direct investment (FDI) Argentina di Indonesia sebesar US$0,14 juta (BKPM, 2018).

Namun, neraca perdagangan bilateral Indonesia dan Argentina masih defisit di pihak Indonesia, yaitu sebesar US$1,2 miliar, melebar 35,02% dibandingkan pada 2017. Defisit tersebut disebabkan hambatan perdagangan tarif dan non-tarif, isu dumping, konektivitas, dan kendala bahasa.

Untuk itu, perlu dirumuskan langkah-langkah konkrit dalam menciptakan kerja sama perdagangan yang berimbang dan saling menguntungkan, melalui perluasan akses pasar di Argentina bagi produk-produk Indonesia, diversifikasi jenis produk ekspor, dan pengurangan hambatan perdagangan.

Di samping itu, Indonesia tengah menjajaki pembentukan kerja sama perdagangan bebas dengan Asosiasi Perdagangan Negara-Negara Amerika Selatan atau Mercosur. Sebagai langkah awal pembentukan kerja sama perdagangan bebas tersebut, Indonesia mengusulkan dilakukannya joint feasibility study.

"Saya juga ingin mengundang pengusaha Argentina untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia yang akan diadakan pada 16-20 Oktober 2019. Event ini untuk memfasilitasi pertemuan bisnis langsung antara pengusaha asing dan pengusaha Indonesia," ungkap Darmin.

Selanjutnya, dalam kerja sama pertanian, Indonesia dan Argentina mempunyai kepentingan yang sama untuk mengembangkan sektor pertanian bagi kesejahteraan penduduk kedua negara, khususnya menjamin ketahanan pangan (food security) yang berkelanjutan.

"Saya menyambut baik dan mendorong implementasi segera kerja sama pertanian kedua negara untuk membuka akses pasar produk hortikultura Indonesia. Serta kerja sama mekanisasi pertanian melalui transfer teknologi alat mesin pertanian Argentina ke Indonesia," paparnya.

Baca Juga: Darmin: Rupiah Melorot Karena Argentina

Baca Juga

Tag: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Hubungan Bilateral

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,815.12 3,775.14
British Pound GBP 1.00 18,001.23 17,820.69
China Yuan CNY 1.00 2,014.10 1,993.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,316.23 14,173.78
Dolar Australia AUD 1.00 9,921.15 9,821.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,847.18 1,828.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,235.38 10,132.09
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.57 15,851.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,360.62 3,321.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,200.77 13,068.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4847.507 93.895 692
2 Agriculture 966.684 1.753 22
3 Mining 1270.446 32.245 49
4 Basic Industry and Chemicals 759.541 13.808 78
5 Miscellanous Industry 854.205 -4.191 52
6 Consumer Goods 1820.498 13.773 58
7 Cons., Property & Real Estate 326.467 3.510 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 883.534 19.450 78
9 Finance 995.519 33.004 93
10 Trade & Service 611.583 4.950 172
No Code Prev Close Change %
1 ASBI 270 336 66 24.44
2 DIVA 940 1,145 205 21.81
3 BBTN 760 925 165 21.71
4 AKSI 117 141 24 20.51
5 MBTO 59 70 11 18.64
6 TMPO 127 148 21 16.54
7 DUCK 470 540 70 14.89
8 PJAA 466 535 69 14.81
9 PANS 745 855 110 14.77
10 ETWA 64 73 9 14.06
No Code Prev Close Change %
1 DFAM 400 372 -28 -7.00
2 STTP 8,300 7,725 -575 -6.93
3 ARKA 1,300 1,210 -90 -6.92
4 LAND 318 296 -22 -6.92
5 NATO 535 498 -37 -6.92
6 CASS 188 175 -13 -6.91
7 VICO 116 108 -8 -6.90
8 ADES 960 895 -65 -6.77
9 OCAP 150 140 -10 -6.67
10 POLI 1,050 980 -70 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,950 3,180 230 7.80
2 BBTN 760 925 165 21.71
3 PURA 75 77 2 2.67
4 TKIM 3,970 4,260 290 7.30
5 BBCA 25,950 26,800 850 3.28
6 TLKM 3,150 3,250 100 3.17
7 ICBP 8,150 8,475 325 3.99
8 BMRI 4,470 4,620 150 3.36
9 BBNI 3,830 3,970 140 3.66
10 INDF 5,750 6,025 275 4.78