Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:58 WIB. KAEF - Kimia Farma berharap Mediv dapat berkontribusi sebesar 5% terhadap pendapatan ritel.
  • 09:57 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Deltacendana Citapersada.
  • 09:56 WIB. Telkomsel - Telkomsel menyiapkan tiga platform ekosistem digital nasional.
  • 09:56 WIB. Infrastruktur - Konstruksi akses Bandara Kertajati bisa dimulai pada kuartal ketiga 2019.
  • 09:56 WIB. PT Timah - Timah mengklaim sebagai korporasi pertama yang telah menyelesaikan dokumen RIPPM.
  • 09:39 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,02% ke level Rp14.463 per dolar AS. 
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,16% ke level 6.042,58 di awal sesi I. 
  • 08:54 WIB. Tol - Pemerintah menjamin keamanan di sepanjang jalan tol Trans-Sumatra.
  • 08:53 WIB. BGR - Bhanda Ghara Reksa membangun gudang pintar ramah lingkungan di Medan.

Tahun Ini Mahata Pasang WiFi di 30 Pesawat Garuda Group

Tahun Ini Mahata Pasang WiFi di 30 Pesawat Garuda Group - Warta Ekonomi
WE Online, Tanggerang -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) telah menggandeng PT Mahata Aero Technology (Mahata) untuk menyediakan WiFi di pesawat-pesawat Garuda Group. Pada tahun ini, perseroan berharap sudah akan ada sekitar 30 pesawat yang akan terpasang WiFi. 

 

Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia, Iwan Joeniarto mengatakan bahwa saat ini sudah ada satu pesawat Citilink yang telah terpasang WiFI. Namun, hingga akhir tahun WiFi akan ada di 15 pesawat Citilink, 5 pesawat Garuda Indonesia Airbus A330 dan 10 pesawat Garuda Indonesia Boeing 737 NG. 

 

“Kita sudah pasang WiFi oleh mahata. Sudah ada satu pesawat yang dipasang di Citilink , Mei akan dilanjutkan. Selanjutnya pesawat Garuda juga nanti bulan Juni,” katanya, di Tangerang, Rabu (8/5/20190). 

 

Baca Juga: Tiket Pesawat Mau Turun, Garuda Bakal Tunduk

 

Iwan menceritakan bila untuk memasang WiFi di pesawat memerlukan proses yang panjang karena harus sesuai dengan standar internasional sehingga harus ada izin dari otoritas penerbangan internasional seperti Federal Aviation Administration (FAA) dari Amerika Serikat dan Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA).

 

“Jadi proses cukup panjang, yang akan di pasang di Garuda dan Citilink, harus sesuai dengan standar internasional dan tersertifikasi itu proses cukup panjang dan perlu waktu,” jelasnya. 

 

Baca Juga: Ini Alasan Garuda Pilih Mahata

 

Menurut Iwan, saat ini perseroan baru mengantongi izin untuk pemasangan di Airbus 320 dan 330. Sementara, untuk pesawat jenis Boeing masih dalam proses karena adanya kasus kecelakaan pesawat Boeing 737 Max beberapa waktu lalu.

 

“Airbus 320 dan 330 itu sudah siap dipasang. Kita yakin Boeing sertifikasi tidak lama, tapi perlu waktu karena 737 max, perlu sedikit pembicaraan. Ini tidak masalah karena target kita September izin sudah selesai dan bisa dilanjutkan pemasangan,” ujar Iwan.

 

Ia menyatakan nantinya WiFi yang akan tersedia di pesawat-pesawat tersebut bisa dinikmati secara gratis oleh para penumpang. Sehingga, penumpang bisa melakukan aktifitas di ketinggian 35 ribu kaki. “Layanan WiFi akan dibebaskan ke pelanggan secara bertahap berdasarkan take over kontrak,” pungkasnya. 

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Mahata Aero Teknologi (MAT)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.81 3,849.95
British Pound GBP 1.00 18,451.29 18,260.82
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,092.94
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,586.00 14,440.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,022.04 9,915.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,858.33 1,839.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,570.33 10,458.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.39 16,099.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.31 3,442.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,233.53 13,097.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6032.696 93.060 633
2 Agriculture 1370.530 9.038 21
3 Mining 1649.204 16.278 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.627 12.743 71
5 Miscellanous Industry 1239.630 17.875 46
6 Consumer Goods 2382.807 22.091 52
7 Cons., Property & Real Estate 444.574 2.807 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1101.266 30.131 74
9 Finance 1217.684 24.828 90
10 Trade & Service 796.572 4.890 156
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 478 590 112 23.43
2 POLA 940 1,145 205 21.81
3 IIKP 56 66 10 17.86
4 BEEF 164 189 25 15.24
5 HITS 570 650 80 14.04
6 RDTX 6,000 6,800 800 13.33
7 MBTO 126 139 13 10.32
8 CNTX 535 590 55 10.28
9 OKAS 150 165 15 10.00
10 MPRO 620 680 60 9.68
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 171 112 -59 -34.50
2 BMSR 130 86 -44 -33.85
3 MKNT 165 116 -49 -29.70
4 KONI 282 214 -68 -24.11
5 ARTA 486 380 -106 -21.81
6 POOL 2,780 2,260 -520 -18.71
7 INCF 312 254 -58 -18.59
8 DUTI 5,600 4,600 -1,000 -17.86
9 JSPT 1,245 1,040 -205 -16.47
10 BAYU 2,030 1,735 -295 -14.53
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,770 3,850 80 2.12
2 MNCN 950 1,030 80 8.42
3 TLKM 3,540 3,660 120 3.39
4 BBCA 27,300 28,025 725 2.66
5 BMRI 7,300 7,575 275 3.77
6 JPFA 1,360 1,400 40 2.94
7 JAYA 140 130 -10 -7.14
8 TAMU 4,810 4,830 20 0.42
9 PTBA 2,850 2,880 30 1.05
10 MAMI 135 132 -3 -2.22