Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Bazar - Kemenko Perekonomian gelar bazar minyak murah mulai hari ini (23/5/2019) sampai (24/5/2019).
  • 15:04 WIB. Bazar - Bazar murah digelar di Banten, bawang putih dijual Rp30.000/kg.
  • 15:03 WIB. Tanah Abang - Pasar Tanah Abang akan buka kembali pada Minggu (26/5/2019).
  • 15:02 WIB. THR - Anggaran THR PNS sudah cair Rp10 triliun.
  • 15:02 WIB. 22 Mei - Sarinah rugi Rp6 miliar karena aksi 22 Mei.
  • 14:58 WIB. Migas - Neraca perdagangan migas diperbaiki.
  • 14:57 WIB. Penjahit - Kemendes PDTT tingkatkan kesejahteraan penjahit di daerah tertinggal bersama jahitin.com.
  • 14:56 WIB. Kemenhub - Persiapan angkutan laut lebaran 2019, Kemenhub uji petik dua kapal di Jayapura.
  • 14:55 WIB. Mudik - Pos Indonesia dirikan 20 titik pos rehat untuk mudik.
  • 14:55 WIB. Minyak - Harga minyak jatuh karena lonjakan pasokan minyak mentah AS.
  • 14:54 WIB. Bea Cukai - Bea Cukai Batam siap wujudkan institusi bersih dari KKN.
  • 14:53 WIB. Lebaran - Hadapi lonjakan angkutan lebaran, pemerintah tingkatkan keamanan di Bandara.
  • 14:52 WIB. AP I - Tiket pesawat mahal menggerus pendapatan AP I hingga Rp300 miliar.
  • 14:51 WIB. Tiket - Sektor pariwisata masih keluhkan harga tiket pesawat mahal.
  • 14:50 WIB. AMDK - PT Sariguna Primartirta Tbk berencana tambah lima pabrik, dan siapkan investasi Rp300 miliar.

Yang Muda, yang Berkarya, Mengenal Sosok Puteri Komarudin: Milenial yang Siap Berantas Rentenir

Yang Muda, yang Berkarya, Mengenal Sosok Puteri Komarudin: Milenial yang Siap Berantas Rentenir - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Usianya baru menginjak 25 tahun, masih terbilang sangat muda untuk duduk di posisi sebagai anggota DPR RI. Sebuah jabatan yang prestisius yang diperebutkan oleh banyak orang. Dia adalah Puteri Komarudin, anak politisi senior Golkar, Ade Komarudin atau akrab disapa Kang Akom.

Baca Juga: Pengungkap Skandal Mafia Bola Lolos ke Senayan

Seperti pepatah lama "buah jatuh tak jauh dari pohonnya", analogi itu tepat menjadi gambaran kalau bakat dan potensi anak menurun dari orang tuanya.

Berawal dari bakat alam yang diturunkan oleh ayahnya, Puteri sejak remaja sudah belajar dan mengikuti kiprah politik ayahnya. Akom, memang sudah punya bakat memimpin sejak muda. Saat masih menjadi mahasiswa di UIN Jakarta, ia jadi Ketua PB HMI, organisasi yang dikenal banyak melahirkan pemimpin di Republik ini.

Akom adalah politisi ulung dan organisitoris sejati dengan sederet jabatan strategis, mulai dari Sekretaris Fraksi dan Ketua Fraksi Golkar, hingga puncaknya sempat menjadi Ketua DPR RI.

Dari usia belia, Puteri belajar politik dan berorganisasi langsung dari ayahnya. Mula-mula hanya sekadar "nguping" diskusi politik di rumah antara ayahnya dan para sekondannya. Berlanjut, sang ayah turun langsung menjadi mentor politik bagi Puteri.

Terjun di politik, tentu saja bukan barang baru buatnya. Dididik dari tradisi intelektual dan aktivisme, Putri seperti tak sungkan tampil di forum-forum publik baik dalam dan luar negeri. Sejak memutuskan berkuliah di University of Melbourne, ia sudah aktif di PPI Australia dan sudah bergiat di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Di kampus yang masuk jajaran "Ivy League" nya Australia itu, Putri sudah belajar menyiapkan diri menjadi pemimpin. Selepas lulus kuliah, ia sempat bekerja di Otoritas Jasa Keungan. Disini ia banyak belajar tentang produk dan jasa keungan agar bisa di akses oleh kalangan rakyat kecil.

Kepekaan dan visi melibatkan diri di masyarakat, membuat Putri tak gentar bertarung memperebutkan kursi menjadi wakil rakyat di DPR. Dan di Pemilihan Legislatif 2019, Putri mencoba peruntungan menjadi caleg Partai Golkar di Dapil Jawa Barat VII (Purwakarta, Karawang, Kabupaten Bekasi). Di dapil ini, ia bersaing dengan politikus kawakan macam mantan Bupati Purwakarta dan mantan Cawagub Jabar Dedi Mulyadi.

Berdasarkan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan sejauh ini, suara Puteri sudah bisa dibilang relatif aman untuk melenggang ke Senayan. Ia kini sudah mengantongi 70 ribu suara. Dia berharap agar nantinya bisa di tempatkan di Komisi XI DPR yang membidangi masalah keuangan dan perbankan.

Lalu apa visinya?

"Di Dapil aku permasalahan yang seragam adalah maraknya "Bank Emok", rentenir dan lintah darat yang berkedok sebagai bank yang menyasar kepada ibu-ibu dengan bunga pinjaman sangat tinggi, bisa mencapai 30 persen pertahun," kata Puteri kepada Warta Ekonomi.

Ia menegaskan terjeratnya ibu-ibu di dapilnya karena keterbatasan akses informasi mengenai jasa keuangan dan akses permodalan.

"OJK sudah berperan sangat baik mengedukasi masyarakat tentang bahaya rentenir. Namun memang dengan demografi dan luasnya Indonesia tentu bukan hal yang mudah sehingga kedepannya memang harus lebih ditingkatkan lagi, terutama didaerah pedesaan dimana "Bank Emok" seperti menjadi satu-satunya pilihan untuk permodalan karena ketidaktahuan masyarakat tentang produk perbankan," pungkasnya.

Sementara itu, ketika ditanya tentang visi politik milenial, ia dengan percaya diri menyebut slogan "yang muda, yang berkarya".

"Kaum muda sekarang harus menjadi generasi yang relevan. Peka terhadap arus perubahan agar kompatibel dengan zaman. Keep up  with the change," pungkasnya.

Tag: Partai Golongan Karya (Golkar), Generasi Milenial, Calon Legislatif, Ade Komarudin (Akom)

Penulis/Editor: Ferry Hidayat

Foto: Dokumentasi Puteri Komarudin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.81 3,849.95
British Pound GBP 1.00 18,451.29 18,260.82
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,092.94
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,586.00 14,440.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,022.04 9,915.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,858.33 1,839.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,570.33 10,458.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.39 16,099.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.31 3,442.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,233.53 13,097.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5939.636 -11.736 633
2 Agriculture 1361.492 -5.285 21
3 Mining 1632.926 8.116 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.884 -2.252 71
5 Miscellanous Industry 1221.755 0.311 46
6 Consumer Goods 2360.716 -10.039 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.767 0.269 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1071.135 -9.732 74
9 Finance 1192.856 -1.238 90
10 Trade & Service 791.682 1.496 156
No Code Prev Close Change %
1 POOL 2,280 2,780 500 21.93
2 ARTA 400 486 86 21.50
3 JAYA 116 140 24 20.69
4 SKBM 372 446 74 19.89
5 ALDO 290 346 56 19.31
6 MTSM 166 198 32 19.28
7 INCF 266 312 46 17.29
8 DNAR 224 262 38 16.96
9 MASA 565 660 95 16.81
10 ALKA 338 390 52 15.38
No Code Prev Close Change %
1 POLA 1,250 940 -310 -24.80
2 POSA 398 300 -98 -24.62
3 SAPX 835 665 -170 -20.36
4 BELL 456 386 -70 -15.35
5 HITS 670 570 -100 -14.93
6 BBLD 500 442 -58 -11.60
7 DART 350 312 -38 -10.86
8 DEAL 795 710 -85 -10.69
9 CNTX 590 535 -55 -9.32
10 SOSS 396 360 -36 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,770 20 0.53
2 TLKM 3,600 3,540 -60 -1.67
3 MAMI 132 135 3 2.27
4 NUSA 58 59 1 1.72
5 JAYA 116 140 24 20.69
6 CPIN 4,410 4,460 50 1.13
7 MNCN 945 950 5 0.53
8 TAMU 4,800 4,810 10 0.21
9 BMRI 7,250 7,300 50 0.69
10 BBCA 27,300 27,300 0 0.00