Portal Berita Ekonomi Sabtu, 11 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,84% pada level 25.727.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,81% pada level 2.150.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,06% pada level 22.290.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,95% pada level 3.383.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,63% pada level 2.652.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,11% pada level 6.056.
  • 16:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 16:28 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,28% terhadap Dollar AS pada level 14.435 IDR/USD.

Bangun Politeknik, Astra Gelontorkan Rp600 Miliar

Bangun Politeknik, Astra Gelontorkan Rp600 Miliar
WE Online, Jakarta -

PT Astra International Tbk mengucurkan dana Rp600 miliar untuk membangun kampus Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) di Kawasan Industri Delta Silicon II Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kampus ini akan dibangun di atas tanah seluas 5 hektare dengan total luas bangunan sekitar 47.000 meter persegi dan ditargetkan selesai pada semester II tahun 2020.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendukung penuh berdirinya Polman Astra. Ia mengatakan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir terjadi stagnasi terhadap Politeknik.

”Kita akan terus tumbuh kembangkan karena politeknik ini akan menghasilan tenaga kerja yang siap bekerja,” kata Airlangga yang hadir dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Kampus Polman Astra Delta Silicon, Jumat (10/5/2019).

Baca Juga: Airlangga Hadiri Grounbreaking Kampus Polman Astra Delta Silicon

Sementara itu Direktur Politeknik Manufaktur Astra, Tony Harley Silalahi menambahkan Kampus Polman Astra Delta Silicon ini akan menjadi kampus pengembangan dari kampus Sunter, Jakarta Utara.

Selama lima tahun terakhir katanya sekitar 60% lulusan Polman telah diserap langsung oleh Grup Astra sementara sisanya diserap oleh industri lain serta sebagian kecil melanjutkan studi dan membuka usaha. Keterserapan lulusan oleh industri ini merupakan salah satu cara mendukung program pemerintah melakukan link and match antara kebutuhan industri dan pendidikan tinggi vokasi.

“Kapasitas kampus baru ini diharapkan empat  kali lebih besar dibandingkan kapasitas kampus yang ada saat ini,” tambahnya.

Saat ini lanjutnya Polman Astra memiliki 6 program Studi Diploma 3 yakni Teknik Pembuatan Perkakas Produksi, Teknik Produksi dan Proses Manufaktur, Manajemen Informatika (MI), Mesin Otomotif, Mekatronika, dan Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung.

Ia berharap dengan berdirinya kampus pengembangan ini ke depan program-program studi  akan bertambah baik dari jenis maupun jumlah mahasiswa.

”Selain itu Polman Astra akan memiliki kapasitas untuk mengembangkan program-program pendidikan sertifikasi kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh industri,” ujarnya.

Sekedar informasi Polman Astra merupakan institusi pendidikan tinggi strata pendidikan Diploma 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI). YABI merupakan satu dari sembilan yayasan yan dimiliki PT Astra International Tbk.

Baca Juga

Tag: Politenik Manufaktur Astra (Polman Astra), PT Astra International Tbk, Airlangga Hartarto

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Boyke P. Siregar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40