Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:31 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,67% terhadap Dollar AS pada level 14.378 IDR/USD.
  • 16:30 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 107,42 JPY/USD.
  • 16:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.767 USD/troy ounce.
  • 15:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,07% di akhir sesi II.

Kenapa saat Shalat Harus Merapatkan Shaf?

Kenapa saat Shalat Harus Merapatkan Shaf?
WE Online, Jakarta -

Suatu ketika, Rasulullah SAW akan mengimami shalat berjamaah. Sebelum bertakbir, beliau meratakan shaf (barisan) para sahabatnya sebagaimana barisan tentara.

 

Ketika akan mulai bertakbir, tiba-tiba ada seorang makmum yang dadanya lebih maju dari yang lainnya. Melihat hal itu kemudian beliau bersabda, "Hai hamba Allah, harus kamu ratakan barisan kamu atau Allah akan membuat hatimu saling berselisih" (HR Abu Dawud).

 

Baca Juga: Hikmah Ramadan, Nabi Muhammad SAW Mengajarkan Hidup Sederhana

 

Beliau juga menyuruh para makmum untuk merapatkan barisan mereka. "Jangan kalian biarkan ada celah renggang di tengah barisan untuk jalannya syaitan". Dalam riwayat lain disebutkan nabi bersumpah, "Rapatkan barisan kamu, karena demi Allah, sesungguhnya aku melihat syaitan masuk ke sela-sela barisan shalat."

 

Begitulah Nabi SAW mewariskan sunnahnya dalam shalat berjamaah kepada umat Islam. Beliau menginspeksi langsung barisan makmumnya. Dengan cara yang lembut beliau mengingatkan para sahabatnya untuk meluruskan barisan. Merapatkan bahu dengan bahu dan kaki dengan kaki mereka.

 

Rasulullah SAW juga berpesan agar para makmum bersikap lapang dada kalau ada makmum lain yang menarik badannya dalam rangka meluruskan dan merapatkan barisan.

 

Baca Juga: Palestina: Ramadan di Tengah Dentuman Bom dan Potongan Mayat

 

Diriwayatkan, bahwa Khalifah Umar bin Khaththab pernah menggunakan pedangnya untuk meluruskan dan merapatkan shaf shalat. Semua tuntunan itu menunjukkan bahwa hal yang tampak sepele ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Mengapa?

 

"Menyempurnakan barisan merupakan bagian dari kesempurnaan shalat," sabda Rasulullah SAW suatu ketika. Dengan demikian shalat jamaah yang barisan berantakan tidak sempurna.

 

Alangkah tidak pantasnya, kepada Allah Yang Mahasempurna diberikan persembahan (ibadah) yang tidak sempurna. Sedang dalam urusan dunia saja, seorang pembeli tidak akan ada yang mau menerima barang yang tidak sempurna, walau cuma tergores kecil.

 

Baca Juga: Jangan Biarkan Bisnis Terhambat! Ini Tips Menjaga Produktivitas saat Puasa

 

Maka dari itu sampai ada aturan garansi dan komplain. Tentu saja Allah tidak akan mengkomplain umat Islam yang tidak sempurna shalatnya. Karena, sesungguhnya manfaat shalat akan kembali kepada mereka sendiri.

 

Dengan lurus dan rapatnya barisan, seperti kata Nabi SAW, hati umat Islam akan lebur dalam perasaan nikmat karena persatuan dan kebersamaan. Orang yang hatinya tidak menyatu akan merasa risih bila bagian tubuhnya (jari kaki dan bahu) dalam shalat bersentuhan dengan orang lain.

 

Buktikan sendiri, betapa indahnya shalat bersama orang-orang yang biasa merapatkan dan meluruskan barisan, karena sunnah yang satu ini akan mempengaruhi kekhusyukan yang merupakan nyawa dari ibadah shalat. Tapi sayang, hampir tidak ada masjid yang tidak terdapat orang-orang yang malas menyempurnakan barisan shalatnya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Ramadan, Puasa

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Kornelis Kaha

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.98 3,850.24
British Pound GBP 1.00 18,203.63 18,018.17
China Yuan CNY 1.00 2,064.12 2,043.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,588.58 14,443.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,093.84 9,986.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,882.30 1,863.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,469.77 10,363.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,426.74 16,257.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.16 3,367.55
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.30 13,434.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4914.388 8.996 694
2 Agriculture 1033.612 6.089 22
3 Mining 1237.133 13.181 48
4 Basic Industry and Chemicals 724.437 2.772 80
5 Miscellanous Industry 867.914 0.790 52
6 Consumer Goods 1786.432 -14.465 57
7 Cons., Property & Real Estate 318.840 -3.200 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 877.775 -5.404 78
9 Finance 1070.550 10.957 93
10 Trade & Service 605.018 -1.118 172
No Code Prev Close Change %
1 EPAC 110 148 38 34.55
2 NATO 288 360 72 25.00
3 INCI 344 430 86 25.00
4 ARTO 1,770 2,210 440 24.86
5 PLIN 2,330 2,830 500 21.46
6 SMDR 190 230 40 21.05
7 INPS 1,740 2,070 330 18.97
8 SSTM 500 580 80 16.00
9 TKIM 5,150 5,925 775 15.05
10 MARK 470 540 70 14.89
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 430 400 -30 -6.98
2 AMFG 3,300 3,070 -230 -6.97
3 YPAS 460 428 -32 -6.96
4 ITIC 1,440 1,340 -100 -6.94
5 IDPR 202 188 -14 -6.93
6 PANR 101 94 -7 -6.93
7 TCPI 4,650 4,330 -320 -6.88
8 LION 320 298 -22 -6.88
9 STTP 8,000 7,450 -550 -6.88
10 BSSR 1,455 1,355 -100 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 PURA 95 96 1 1.05
2 TKIM 5,150 5,925 775 15.05
3 TLKM 3,050 3,040 -10 -0.33
4 TOWR 1,020 1,020 0 0.00
5 IPTV 376 374 -2 -0.53
6 PTBA 2,020 2,090 70 3.47
7 BCAP 156 157 1 0.64
8 INKP 5,975 6,300 325 5.44
9 BBCA 28,475 29,000 525 1.84
10 BBRI 3,030 3,060 30 0.99