Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Bappenas Tetapkan Peta Jalan Pemindahan Ibu Kota

Bappenas Tetapkan Peta Jalan Pemindahan Ibu Kota - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, kajian final pemindahan ibu kota negara akan diselesaikan pada akhir 2019. Dalam kajian ini akan diatur mengenai lokasi sampai persiapan teknis dan nonteknis pemindahan ibu kota.

"Begitu ada keputusan, proses berikutnya kita konsultasi dengan DPR untuk menyepakati bentuk produk hukum apa yang diperlukan, baik undang-undang, rancangan undang-undang, didukung dengan naskah akademis. Sementara 2020 adalah tahap penyiapan tanah dan memastikan status tanah itu sendiri, termasuk infrastruktur dasarnya," kata Bambang di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Pada tahap awal pemindahan ibu kota negara, Kementerian PPN/Bappenas menyusun kajian yang dilaksanakan dalam periode 2017-2019. Setelahnya, pada 2020, penyiapan regulasi, kelembagaan, lahan, dan rencana tata ruang menjadi fokus tahapan pemindahan ibu kota negara.

Tahap ini dilaksanakan melalui lima langkah utama. Pertama, penyiapan regulasi dan kerangka kebijakan tentang ibu kota negara. Kedua, pembahasan dengan DPR terdiri dari persetujuan pemindahan ibu kota negara dan penetapan lokasi terpilih serta penetapan undang-undang tentang ibu kota negara baru.

Ketiga, pembentukan badan otorita untuk mengatur pemindahan ibu kota negara baru. Keempat, pencadangan lahan kawasan ibu kota negara di lokasi terpilih. Dan kelima, penyusunan rencana tata ruang (RTR) dan rencana detail tata ruang (RDTR) kawasan perkotaan ibu kota negara di lokasi terpilih.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Terus Nasib Gedung Pemerintahan Gimana?

Segera setelah 2020 usai, pada 2021, Bappenas, lanjut Bambang, akan menyusun master plan kota terpilih, terdiri dari detail master plan dan skema, site plan dan skema bangunan, serta skema infrastruktur dasar, perencanaan infrastruktur dasar, perencanaan kawasan inti pusat pemerintahan (2.000 hektare) dan perencanaan kawasan ibu kota negara (40.000 hektare).

Selanjutnya, pada periode 2022-2024, Pemerintah Indonesia akan fokus melaksanakan pengadaan dan pembebasan lahan, penyusunan detail engineering design (DED) kawasan inti pusat pemerintahan, ground breaking pembangunan ibu kota negara baru, pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pusat pemerintahan, dan perencanaan kawasan perluasan ibu kota negara.

"Ibu kota baru hanya untuk 1,5 juta orang di tahap pertama dengan memperhitungkan jumlah maksimal. Perkiraan jumlah PNS pusat serta legislatif dan yudikatif adalah 195.500 ribu orang. Polri dan TNI 25.660 ribu orang, pihak keluarga yang pindah 884.840 orang, dan pelaku bisnis 393.950. Total 1,5 juta orang, itu pun setelah ibu kota baru ini selesai dibangun 5-10 tahun mendatang. Bahkan, ibu kota baru ini tidak akan masuk daftar 10 kota terbesar di Indonesia," pungkasnya.

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Negara Tak Boleh Bebani APBN

Baca Juga

Tag: Pemindahan Ibu Kota, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Kementerian PPN/Bappenas

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52