Portal Berita Ekonomi Rabu, 03 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,97% di akhir sesi I.
  • 09:40 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,87% pada level 6.220.
  • 09:39 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,82% pada level 3.080.
  • 09:38 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,05% pada level 25.742.
  • 09:37 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,59% pada level 9.608.
  • 09:24 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 1,95% pada level 2.662.
  • 09:22 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 1,51% pada level 22.662.
  • 09:21 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 2,67% pada level 2.142.
  • 09:19 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,54% pada level 2.937.
  • 09:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 1,14% pada level 24.270.
  • 09:16 WIB. Valas - Rupiah dibuka positif 1,39% terhadap Dollar AS pada level 14.215 IDR/USD.
  • 09:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 09:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yen pada level 108,49 JPY/USD.
  • 09:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,22% terhadap Poundsterling pada level 1,2579 USD/GBP. 
  • 09:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Euro pada level 1,1186 USD/EUR.

Penjualan Lahan Industri Tumbuh, Jabodetabek dan Karawang Diburu

Penjualan Lahan Industri Tumbuh, Jabodetabek dan Karawang Diburu
WE Online, Jakarta -

Penjualan lahan di kawasan industri pada kuartal I 2019 tumbuh pesat. Berdasarkan data Himpunan Kawasan Industri (HKI), permintaan lahan di kawasan Jabodetabek dan Karawang terus meningkat hingga 100 hektare dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya dengan penjualan lahan industri mencapai 11,27 hektare.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, serapan lahan industri banyak terdapat di Serang, Bekasi, dan Karawang. Apabila dirinci, Modern Cikande mencatatkan transaksi paling besar dengan penjualan lebih dari 60 hektare. Setelahnya, disusul Greenland International Industrial Centre yang mendekati 20 hektare.

Direktur Perwilayahan Industri Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Ignatius Warsito mengatakan, realisasi serapan lahan industri pada kuartal I 2019 diperkirakan terjadi kenaikan permintaan sampai akhir 2019. Hal ini mengingat sebagai akumulasi kebutuhan investasi baru maupun pengembangan dari industri yang sudah ada dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Alibaba Mau Beli Lahan di Deltamas, Ini Jawaban Puradelta

"Kami optimistis angka penjualan lahan industri bakal melebihi raihan 2018 yang jumlahnya mencapai 180 hektare. Kami memproyeksikan penjualan lahan industri sampai akhir 2019 bisa menyentuh 200 hektare dengan peningkatan yang terus terjadi hingga pertengahan tahun ini mengingat kondisi iklim investasi yang semakin kondusif," papar Warsito di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Sementara itu, Ketua Umum HKI Sanny Iskandar menambahkan, permintaan lahan industri bisa meningkat karena didukung oleh keberlanjutan program-program perbaikan dari pemerintah. Apalagi gelaran Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar.

"Setelah dipastikan pemilu berjalan baik, para investor mulai melanjutkan kontrak-kontrak negoisasi dan investasi. Bahkan, kami meyakini penjualan kawasan industri hingga akhir 2019 bisa mencapai 250-330 hektare," tuturnya.

Baca Juga: Tangani Pembebasan Lahan Tol, Jasa Marga ‘Gali Lubang’ Rp4 Triliun

Baca Juga

Tag: Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Wahyu Putro A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,815.12 3,775.14
British Pound GBP 1.00 18,001.23 17,820.69
China Yuan CNY 1.00 2,014.10 1,993.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,316.23 14,173.78
Dolar Australia AUD 1.00 9,921.15 9,821.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,847.18 1,828.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,235.38 10,132.09
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.57 15,851.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,360.62 3,321.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,200.77 13,068.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4847.507 93.895 692
2 Agriculture 966.684 1.753 22
3 Mining 1270.446 32.245 49
4 Basic Industry and Chemicals 759.541 13.808 78
5 Miscellanous Industry 854.205 -4.191 52
6 Consumer Goods 1820.498 13.773 58
7 Cons., Property & Real Estate 326.467 3.510 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 883.534 19.450 78
9 Finance 995.519 33.004 93
10 Trade & Service 611.583 4.950 172
No Code Prev Close Change %
1 ASBI 270 336 66 24.44
2 DIVA 940 1,145 205 21.81
3 BBTN 760 925 165 21.71
4 AKSI 117 141 24 20.51
5 MBTO 59 70 11 18.64
6 TMPO 127 148 21 16.54
7 DUCK 470 540 70 14.89
8 PJAA 466 535 69 14.81
9 PANS 745 855 110 14.77
10 ETWA 64 73 9 14.06
No Code Prev Close Change %
1 DFAM 400 372 -28 -7.00
2 STTP 8,300 7,725 -575 -6.93
3 ARKA 1,300 1,210 -90 -6.92
4 LAND 318 296 -22 -6.92
5 NATO 535 498 -37 -6.92
6 CASS 188 175 -13 -6.91
7 VICO 116 108 -8 -6.90
8 ADES 960 895 -65 -6.77
9 OCAP 150 140 -10 -6.67
10 POLI 1,050 980 -70 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,950 3,180 230 7.80
2 BBTN 760 925 165 21.71
3 PURA 75 77 2 2.67
4 TKIM 3,970 4,260 290 7.30
5 BBCA 25,950 26,800 850 3.28
6 TLKM 3,150 3,250 100 3.17
7 ICBP 8,150 8,475 325 3.99
8 BMRI 4,470 4,620 150 3.36
9 BBNI 3,830 3,970 140 3.66
10 INDF 5,750 6,025 275 4.78