Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:48 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,31% terhadap Dollar AS pada level 7,0066 CNY/USD.
  • 16:46 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,14% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.010/USD.
  • 16:45 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Yen pada level 109,46 JPY/USD.
  • 16:44 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,3339 USD/GBP.
  • 16:41 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Euro pada level 1,1131 USD/EUR.
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,65% pada level 27.508.
  • 16:39 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,56% pada level 2.984.
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,25% pada level 3.206.
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,73% pada level 7.480.
  • 14:01 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,29% pada level 23.952.
  • 13:59 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,10% pada level 2.168.
  • 13:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.476 USD/troy ounce.
  • 13:05 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 65,01 USD/barel.
  • 13:04 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,85 USD/barel.

Eggi Sudjana Ditangkap, Reformasi Jilid II Akan Terjadi?

Eggi Sudjana Ditangkap, Reformasi Jilid II Akan Terjadi? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Advokat Eggi Sudjana ditangkap atas kasus dugaan makar. Padahal, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu sebelumnya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Saat ini Eggi belum diperbolehkan pulang hingga 1x24 jam.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menganggap penangkapan Eggi merupakan tindakan tidak baik bagi sistem hukum yang ada di Indonesia. Ia mengingatkan akan ada aksi reformasi jilid II karena suara kritis masyarakat kerap disumbat.

"Sebaiknya polisi harus mendudukan persoalan ini dengan bijaksana, jangan karena ada laporan masyarakat yang berbeda aliran politik dengan kita sebagai dasar untuk memproses hukum tanpa diteliti kasusnya," kata Arief kepada Okezone, Selasa (14/5/2019).

Baca Juga: Ogah Minta Maaf, Sekarang Arief Poyuono Serang Anak SBY

Eggi sendiri dilaporkan atas kasus dugaan makar karena menyerukan people power. Menurut Arief, Eggi menyatakan people power bukan ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan Jokowi-JK, tapi ditujukan untuk memprotes dugaan kecurangan pemilu di KPU atau Bawaslu.

"Nah, kalau makar itu kan pada pemerintah yang sah secara konstitusional ya yaitu Joko Widodo - JK, kok mau protes ke KPU dan mengajak masyarakat yang kebetulan juga masyarakat datang ke tempat, Eggi orasi kok di sebut makar ya," tutur Arief.

Baca Juga: Awas! Ada 'Buto Ijo' di Dekat Jokowi

"Ya Saya pikir ini suatu hal yang tidak baik ya bagi sistem hukum di Indonesia," ucapnya.

Arief menuturkan, orasi Eggi pada dasarnya sama dengan orasi Jokowi yang mengatakan akan melawan fitnah dengan mengajak masyarakat untuk membersamainya. Namun sayangnya Eggi malah dijerat dengan pasal makar.

"Orasi Eggi Sudjana sama dengan orasi Kang mas Joko Widodo kita mengatakan lawan terhadap fitnah dengan mengajak masyarakat Yogya. Sama dengan kata Eggi mengajak masyarakat protes ke KPU yang meyelenggarakan pemilu kurang berkualitas," terangnya.

Atas hal itu, Arief berharap kekuasaan tidak digunakan dalam penegakan hukum. Pasalnya jika itu terus menerus dilakukan maka akan menyumbat suara kritis masyarakat dan pada akhirnya akan terjadi aksi reformasi jilid II.

"Nah saya harap jangan kekuasaan digunakan dalam penegakkan hukum dalam hal berdemokrasi. Jika terus dilakukan maka ruang demokrasi akan makin sempit dan bisa menyumbat suara masyarakat akhirnya akan ada jilid dua reformasi. Mungkin tidak sekarang, tapi bisa jadi setelah pemilu usai ya," kata Arief. 

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Eggi Sudjana, Joko Widodo (Jokowi), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Arief Poyuono

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Boyke P. Siregar

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,753.17 3,715.63
British Pound GBP 1.00 18,833.85 18,645.06
China Yuan CNY 1.00 2,012.73 1,991.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,074.02 13,933.98
Dolar Australia AUD 1.00 9,684.33 9,586.58
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.56 1,788.52
Dolar Singapura SGD 1.00 10,390.56 10,285.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,667.20 15,509.91
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,401.16 3,364.07
Yen Jepang JPY 100.00 12,867.09 12,735.56

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6211.592 14.274 668
2 Agriculture 1414.577 -10.283 20
3 Mining 1525.926 -2.883 50
4 Basic Industry and Chemicals 968.496 -7.882 77
5 Miscellanous Industry 1233.484 18.459 50
6 Consumer Goods 2025.791 2.118 56
7 Cons., Property & Real Estate 507.163 0.840 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1123.298 0.856 76
9 Finance 1318.530 4.781 90
10 Trade & Service 775.884 7.771 166
No Code Prev Close Change %
1 AMAG 234 292 58 24.79
2 PTSN 222 276 54 24.32
3 DWGL 218 268 50 22.94
4 JSPT 895 1,095 200 22.35
5 BIKA 160 194 34 21.25
6 ASBI 250 300 50 20.00
7 LMSH 310 370 60 19.35
8 PSDN 137 163 26 18.98
9 ERTX 121 143 22 18.18
10 PRIM 270 316 46 17.04
No Code Prev Close Change %
1 APLI 128 100 -28 -21.88
2 BVIC 98 79 -19 -19.39
3 IFII 374 304 -70 -18.72
4 BYAN 14,500 12,125 -2,375 -16.38
5 ALKA 500 420 -80 -16.00
6 PDES 660 555 -105 -15.91
7 KBLV 330 280 -50 -15.15
8 KONI 740 630 -110 -14.86
9 ICON 72 62 -10 -13.89
10 OCAP 268 236 -32 -11.94
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,590 1,600 10 0.63
2 IPTV 510 530 20 3.92
3 IFII 374 304 -70 -18.72
4 PTBA 2,580 2,690 110 4.26
5 MEDC 870 950 80 9.20
6 ADRO 1,590 1,640 50 3.14
7 BBRI 4,280 4,330 50 1.17
8 TLKM 3,990 3,970 -20 -0.50
9 ERAA 1,625 1,710 85 5.23
10 ASII 6,850 6,975 125 1.82