Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Dorong Implementasi Smart City, Begini 4 Strategi Kemendagri

Dorong Implementasi Smart City, Begini 4 Strategi Kemendagri - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sebagai upaya mendorong pengimplementasian kota cerdas (smart city) di 100 kabupaten/kota, pemerintah pusat khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencanangkan empat strategi utama.

Tak hanya itu, instansi itu juga mengimbau para kepala daerah untuk menyusun langkah strategis untuk mewujudkan kota cerdas itu. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyampaikannya pada acara Gerakan Menuju Smart City 2019, Rabu (15/5/2019), di Jakarta.

"Saya mengimbau agar kepala daerah beserta jajarannya segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mendorong terlaksananya pengembangan kota cerdas di 100 kabupaten/kota yang ada di seluruh Indonesia," ujar Tjahjo.

Baca Juga: Kenalkan Smart City Solution, Qlue Rambah Tiga Kota Baru

Adapun empat strategi utama yang diulas menteri di kabinet kerja itu meliputi:

1. Mendorong penerapan sistem informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah

Penerapan sistem informasi dalam pemerintahan daerah itu dilakukan dari sisi perencanaan atau pun penganggarannya. Menurut Tjahjo, beberapa regulasi telah diterbitkan terkait penggunaan sistem informasi dalam kedua proses tersebut, antara lain: Undang-undang nomor 23/2014, Perpres nomor 54/2010, Permendagri nomor 86/2017, dan Permendagri nomor 98/2018.

Tjahjo berujar, "Kemendagri telah mendorong pemerintah daerah untuk membangun sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) yang sedang dibangun prinsipnya, terdiri atas e-database, e-planning, dan e-reporting. Jadi, dikembangkan aplikasi pembangunan yang berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi."

2. Penyusunan peraturan daerah

Penyusunan peraturan daerah dinilai Tjahjo sebagai langkah awal untuk mewujudkan pembangunan kota cerdas dan berkelanjutan, sesuai dengan amanat Permendagri nomor 7/2018 tentang Pembuatan dan Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

3. Mendorong perencanaan pembangunan kota 

"Proses rencana pembanhunan dapat dibuat semacam analisis komprehensif yang berbasis pada data dan informasi terbaru dan akuntabel sehingga dapat terwujud dengan baik," imbuh sang menteri.

4. Mendorong pemkab melakukan percepatan penyelesaian Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)

Tjahjo menilai, langkah itu dapat mendukung perkembangan kota cerdas. Saat ini, terdapat 51 Perda RDTR yang telah disusun dan ditetapkan oleh pemerintah kabupaten/kota. Sementara ada 1.838 RDTR yang harus ditetapkan secara nasional.

Baca Juga: Bakal Jadi Smart City, Jakarta Segera Terapkan Blockchain?

Dari 100 kabupaten/kota yang dipilih untuk menjadi kota cerdas, 13 di antaranya sudah menetapkan RDTR. Kabupaten/kota itu, antara lain Medan, Tanjung Pinang, DKI Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Surabaya, Sumenep, Yogyakarta, Sewon, dan Bontang.

RDTR menjadi dasar penyusunan rencana tata bangunan dan lingkungan. Sehingga bisa diketahui skala prioritas untuk kegiatan pembangunan sektoral dan pengembangan suatu wilayah.

Tag: smart city, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62