Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Poundsterling pada level 1,2313 USD/GBP.
  • 09:27 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,19% terhadap Euro pada level 1,0961 USD/EUR.
  • 09:25 WIB. Valas - Rupiah menguat 0,10% terhadap Dollar AS pada level 14.740 IDR/USD.
  • 09:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yuan pada level 7,15 CNY/USD.
  • 09:23 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 107,49 JPY/USD.
  • 09:22 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.711 USD/troy ounce.
  • 09:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,85 USD/barel.
  • 09:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,92 USD/barel.
  • 09:19 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 1,23% pada level 2.991.
  • 09:18 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 2,17% pada level 24.995.
  • 09:17 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,17% pada level 9.340.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,25% di awal sesi I.

Ratusan Ulama NTB Deklarasi Tolak Gerakan People Power

Ratusan Ulama NTB Deklarasi Tolak Gerakan People Power

VIVA – Sebanyak 140 ulama dan tokoh masyarakat di Nusa Tenggara Barat, menggelar deklarasi menolak gerakan makar maupun people power di Indonesia. Deklarasi digelar di Mataram, Rabu 15 Mei 2019.

Deklarasi dibalut dengan silaturahmi ulama NTB bertema "Meneguhkan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah."

Ketua Umum PWNU NTB, Prof. Masnun Tahir mengatakan, pascapemilu banyak isu-isu yang bersifat hoaks yang berpotensi memecah masyarakat. Dia mengajak masyarakat untuk menangkal isu tersebut, dengan memperkuat persatuan sebagai muslim dan sebagai bangsa Indonesia.

"Sebagai Islam yang rahmatan lil alamin, mari bersama menjaga jemaah dan memberikan pencerahan kepada jemaah masing-masing, sehingga ukhuwah islamiyah dan wathoniyah tetap terjalin dan menjadi semakin erat, mari lupakan dan bergerak maju ke depan menatap masa depan, siapa pun Presiden terpilih," ujarnya pada ulama yang hadir.

Hal yang sama diungkap Tuan Guru Makmun Yusuf. Dia meminta, masyarakat menjaga persatuan dan tidak terpancing isu yang memecah belah masyarakat, karena pemilu telah melalui prosedur yang baik dan benar, meskipun beberapa tempat memang terdapat dinamika.

Pimpinan Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah, Tuan Guru L.M. Turmudzi Badaruddin meminta masyarakat untuk menghormati siapa pun yang terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden, karena itu merupakan kehendak Allah SWT.

"Kepada masyarakat Indonesia, yang ada di bumi tercinta ini, mari kita kembali dari tujuan Allah SWT. Siapa yang jadi kita dukung, kita sami'na wa atho'na, kita dengar dan kita taati," imbaunya.

Deklarasi menolak gerakan people power tersebut berlangsung bersamaan dengan acara syukuran kemenangan Prabowo-Sandi di NTB. Lokasi dua acara tersebut juga berlangsung di Kota Mataram.

Para ulama di NTB mengimbau masyarakat untuk menciptakan situasi kondusif di bulan Ramadan, serta menghindari fitnah yang dapat menimbulkan perpecahan.

Ulama NTB juga mengajak seluruh ulama di Indonesia untuk memberikan imbauan pada masyarakat menjaga persatuan, mendukung penyelenggara pemilu, serta TNI-Polri. (asp)

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: People Power

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.799 80.847 692
2 Agriculture 962.303 -5.448 22
3 Mining 1255.099 16.003 49
4 Basic Industry and Chemicals 700.086 19.036 78
5 Miscellanous Industry 801.515 49.211 52
6 Consumer Goods 1833.764 11.999 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.343 -0.308 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 879.965 19.595 78
9 Finance 905.095 18.290 93
10 Trade & Service 593.053 5.938 172
No Code Prev Close Change %
1 MDLN 50 67 17 34.00
2 LPLI 57 70 13 22.81
3 ETWA 50 60 10 20.00
4 LAND 260 300 40 15.38
5 KOBX 85 95 10 11.76
6 WEHA 78 87 9 11.54
7 TRIS 234 260 26 11.11
8 TKIM 4,030 4,470 440 10.92
9 BUVA 55 61 6 10.91
10 ADMG 83 92 9 10.84
No Code Prev Close Change %
1 HRME 200 186 -14 -7.00
2 PSDN 129 120 -9 -6.98
3 PEGE 172 160 -12 -6.98
4 STTP 10,100 9,400 -700 -6.93
5 REAL 58 54 -4 -6.90
6 POLL 8,725 8,125 -600 -6.88
7 INOV 320 298 -22 -6.88
8 AKPI 408 380 -28 -6.86
9 MYOH 1,025 955 -70 -6.83
10 JAST 132 123 -9 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,480 2,520 40 1.61
2 BBCA 23,825 24,850 1,025 4.30
3 PURA 83 79 -4 -4.82
4 ASII 3,970 4,330 360 9.07
5 TOWR 920 930 10 1.09
6 TLKM 3,180 3,250 70 2.20
7 IPTV 386 382 -4 -1.04
8 BMRI 4,070 4,100 30 0.74
9 MDLN 50 67 17 34.00
10 PGAS 830 890 60 7.23