Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:39 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,02% ke level Rp14.463 per dolar AS. 
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,16% ke level 6.042,58 di awal sesi I. 
  • 08:54 WIB. Tol - Pemerintah menjamin keamanan di sepanjang jalan tol Trans-Sumatra.
  • 08:53 WIB. BGR - Bhanda Ghara Reksa membangun gudang pintar ramah lingkungan di Medan.
  • 20:30 WIB. Huawei - Startup asal AS, CNEX Labs tuding eksekutif Huawei curi rahasia perusahaan.

Optimisme Gapki atas Sawit Indonesia di Tengah Pusaran Badai

Optimisme Gapki atas Sawit Indonesia di Tengah Pusaran Badai - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tetap optimis di tengah pusaran badai. Ungkapan ini mewakili gambaran industri sawit Indonesia di triwulan I 2019. Pasalnya, berbagai tantangan baik dari dalam negeri, luar negeri, dan sentimen pasar dihadapi industri ini.

Awal tahun ini industri sawit digoyang oleh Uni Eropa dengan kebijakan renewable energy directive II (RED II) yang akan menerapkan kebijakan penghapusan penggunaan biodiesel berbasis sawit karena minyak sawit digolongkan memiliki risiko tinggi terhadap deforestasi (indirect land used change/ILUC), sedangkan minyak nabati lain digolongkan berisiko rendah.

"Meski dalam kekalutan, menurut Mukti, industri ini terus berperan menambal neraca perdagangan Indonesia yang minus dengan kinerja ekspornya," kata Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indoneisa (Gapki) dalam keterangannya, Kamis (16/5/2019).

Pada triwulan I 2019, kinerja ekspor minyak sawit secara keseluruhan (biodiesel, oleochemical, CPO, dan turunannya) meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau dari 7,84 juta ton triwulan I 2018 menjadi 9,1 juta ton di triwulan I 2019. "Artinya, ekspor minyak sawit Indonesia masih tumbuh meskipun di bawah harapan," tegasnya.

Pada Maret 2019 kinerja ekspor minyak sawit secara keseluruhan (biodiesel, oleochemical, CPO, dan turunannya) meningkat 3% dibandingkan bulan sebelumnya atau dari 2,88 juta ton menjadi 2,96 juta. Sementara ekspor khusus CPO dan produk turunannya hanya naik tipis, yaitu 2,77 juta ton di Februari, sedikit terkerek menjadi 2,78 juta ton di Maret.

Baca Juga: Sawit Indonesia: Tantangan dan Solusi Capai SDGs

Sentimen RED II Uni Eropa, setidaknya ikut menggerus kinerja ekspor Indonesia. Selain itu, lesunya perekonomian di negara tujuan utama ekspor, khususnya India, berdampak signifikan pada permintaan minyak sawit negara Bollywood ini.

Perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang tak kunjung usai ikut memengaruhi perdagangan kedelai kedua negara yang berujung pada menumpuknya stok kedelai di AS. Pada Maret ini ekspor CPO dan turunannya dari Indonesia ke India turun tajam sebesar 62% atau dari 516,53 ribu ton di Februari meluncur bebas ke 194,41 ribu ton di Maret.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi India yang hampir memasuki ambang krisis menyebabkan berkurangnya permintaan minyak sawit India, baik dari Indonesia maupun Malaysia. Penurunan permintaan juga diikuti negara Afrika 38%, AS 10%, China 4%, dan Uni Eropa 2%.

Secara mengejutkan, ekspor minyak sawit ke negara lain-lain meningkat 60% dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan permintaan CPO dan produk turunannya dari Indonesia yang terbilang signifikan datang dari Asia, khususnya Korea Selatan, Jepang, dan Malaysia.

Beralih pada penyerapan biodiesel dalam negeri. Sepanjang Maret ini penyerapan biodiesel dalam negeri mencapai lebih dari 527 ribu ton atau turun 19% dibandingkan dengan Februari lalu yang mencapai 648 ribu ton.

Mukti menjelasakan, "Turunnya penyerapan biodiesel disinyalir karena keterlambatan permintaan dari Pertamina sehingga pengiriman ke titik penyaluran ikut terlambat."

Dari sisi harga, sepanjang Maret harga CPO global bergerak di kisaran US$510–US$550 per metrik ton dengan harga rata-rata US$528,4 per metrik ton. Harga rata-rata ini tergerus 5% dibandingkan harga rata-rata Februari US$556,5 per metrik ton.

Di Maret lalu, produksi minyak sawit meningkat 11% atau dari 3,88 juta ton di Februari menjadi 4,31 juta ton di Maret. Naiknya produksi ini tergolong normal karena hari kerja yang lebih panjang jika dibandingkan dengan Februari.

Baca Juga: 16 Juta Pekerja Sawit Terancam Kebijakan Diskriminasi Eropa

"Dengan produksi yang cukup baik, stok minyak sawit pada Maret masih terjaga dengan baik di 2,43 juta ton, meskipun turun 3% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang bertengger di 2,50 juta ton," tukasnya.

Tag: Sawit, Minyak Kelapa Sawit Mentah (Crude Palm Oil/CPO), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Gapki

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.81 3,849.95
British Pound GBP 1.00 18,451.29 18,260.82
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,092.94
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,586.00 14,440.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,022.04 9,915.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,858.33 1,839.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,570.33 10,458.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.39 16,099.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.31 3,442.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,233.53 13,097.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6032.696 93.060 633
2 Agriculture 1370.530 9.038 21
3 Mining 1649.204 16.278 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.627 12.743 71
5 Miscellanous Industry 1239.630 17.875 46
6 Consumer Goods 2382.807 22.091 52
7 Cons., Property & Real Estate 444.574 2.807 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1101.266 30.131 74
9 Finance 1217.684 24.828 90
10 Trade & Service 796.572 4.890 156
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 478 590 112 23.43
2 POLA 940 1,145 205 21.81
3 IIKP 56 66 10 17.86
4 BEEF 164 189 25 15.24
5 HITS 570 650 80 14.04
6 RDTX 6,000 6,800 800 13.33
7 MBTO 126 139 13 10.32
8 CNTX 535 590 55 10.28
9 OKAS 150 165 15 10.00
10 MPRO 620 680 60 9.68
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 171 112 -59 -34.50
2 BMSR 130 86 -44 -33.85
3 MKNT 165 116 -49 -29.70
4 KONI 282 214 -68 -24.11
5 ARTA 486 380 -106 -21.81
6 POOL 2,780 2,260 -520 -18.71
7 INCF 312 254 -58 -18.59
8 DUTI 5,600 4,600 -1,000 -17.86
9 JSPT 1,245 1,040 -205 -16.47
10 BAYU 2,030 1,735 -295 -14.53
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,770 3,850 80 2.12
2 MNCN 950 1,030 80 8.42
3 TLKM 3,540 3,660 120 3.39
4 BBCA 27,300 28,025 725 2.66
5 BMRI 7,300 7,575 275 3.77
6 JPFA 1,360 1,400 40 2.94
7 JAYA 140 130 -10 -7.14
8 TAMU 4,810 4,830 20 0.42
9 PTBA 2,850 2,880 30 1.05
10 MAMI 135 132 -3 -2.22