Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.657 USD/troy ounce.
  • 16:02 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 33,48 USD/barel.
  • 16:02 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,92 USD/barel.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,77% terhadap Poundsterling pada level 1,2325 USD/GBP.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,66% terhadap Euro pada level 1,0864 USD/EUR.
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,47% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yen pada level 108,87 JPY/USD.
  • 15:56 WIB. Valas -  Rupiah ditutup menguat 1,29% terhadap Dollar AS pada level 16.200 IDR/USD.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 2,12% pada level 24.253.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,05% pada level 2.820.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 3,77% pada level 2.563.
  • 15:53 WIB. Bursa -  Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,58% pada level 5.726.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,01% pada level 18.950.
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,77% pada level 1.823.

Buana Finance Jajaki Pendanaan Offshore Rp1,2 T

Buana Finance Jajaki Pendanaan Offshore  Rp1,2 T - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Buana Finance Tbk (BBLD) menargetkan pembiayaan perseroan tahun ini akan mencapai sebesar Rp3,2 triliun. Direktur Utama Buana Finance, Yanuar Alin mengatakan bahwa dari total pembiayaan tahun ini perseroan membutuhkan pendanaan dari luar senilai hingga Rp2,6 triliun. 

 

Perseroan pun telah memperoleh pendanaan dari sindikasi perbankan yang dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senilai Rp1 triliun. Sehingga, masih ada kekurangan Rp1,6 triliun lagi yang harus didapatkan BBLD.

 

Baca Juga: Pasca Pilpres, Buana Finance Yakin Permintaan Pembiayaan Bakal Ramai

 

Yanuar menyatakan pihaknya saat ini tengah menjajaki pinjaman sindikasi asing atau offshore yang diharapkan bisa mencapai Rp1,2 triliun. 

 

“Kebutuhan pembiayaan Rp3,2 triliun, sekitar Rp2,5 triliun hingga Rp2,6 triliun dari luar. Offshore kita sedang proses itu Rp1,2 triliun. Memang 80% pendanaan kita dari perbankan. Obligasi juga akan diterbitkan,” ungkapnya, di Jakarta, Kamis (16/5/2019). 

 

Baca Juga: Top! Buana Finance Disuntik Lagi Rp50 Miliar

 

Menurut Yanuar, perseroan juga akan menerbitkan obligasi dengan mengincar dana Rp500 miliar hingga Rp600 miliar. Namun, penerbitan obligasi tersebut akan melihat kondisi pasar. 

 

“Kami juga akan terbitkan obligasi, mungkin kuartal IV sekitar Rp500 miliar hingga Rp600 miliar. Di triwulan satu tadinya, karena kondisi pasar obligasi kurang menarik untuk kami makanya kita tunda di triwulan IV,” pungkasnya. 

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Buana Finance Tbk, Emiten, Pembiayaan

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Annisa Nurfitriyani

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,387.35 4,340.23
British Pound GBP 1.00 20,227.50 20,018.07
China Yuan CNY 1.00 2,329.48 2,304.68
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,492.05 16,327.95
Dolar Australia AUD 1.00 10,086.54 9,982.91
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.35 2,105.96
Dolar Singapura SGD 1.00 11,523.23 11,404.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,826.26 17,642.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,795.64 3,749.24
Yen Jepang JPY 100.00 15,160.92 15,005.93
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4778.639 -33.188 686
2 Agriculture 1012.487 28.878 22
3 Mining 1262.596 6.021 49
4 Basic Industry and Chemicals 676.943 -3.768 78
5 Miscellanous Industry 759.171 1.911 51
6 Consumer Goods 1756.664 -33.329 57
7 Cons., Property & Real Estate 347.664 -1.666 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 853.285 -17.792 78
9 Finance 1024.623 -3.220 92
10 Trade & Service 608.266 -0.049 170
No Code Prev Close Change %
1 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
2 MTPS 270 336 66 24.44
3 SQMI 200 248 48 24.00
4 ERAA 990 1,210 220 22.22
5 AMIN 284 342 58 20.42
6 MFIN 1,030 1,240 210 20.39
7 ESTA 105 125 20 19.05
8 GSMF 100 116 16 16.00
9 PPRO 50 58 8 16.00
10 BFIN 290 334 44 15.17
No Code Prev Close Change %
1 SSIA 400 372 -28 -7.00
2 ARTA 400 372 -28 -7.00
3 LTLS 488 454 -34 -6.97
4 MARI 158 147 -11 -6.96
5 TNCA 230 214 -16 -6.96
6 ATIC 720 670 -50 -6.94
7 DFAM 346 322 -24 -6.94
8 SKBM 346 322 -24 -6.94
9 HRME 464 432 -32 -6.90
10 INDS 1,740 1,620 -120 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 3,030 10 0.33
2 REAL 77 72 -5 -6.49
3 MNCN 1,050 1,040 -10 -0.95
4 TLKM 3,330 3,220 -110 -3.30
5 BBCA 28,675 28,275 -400 -1.39
6 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
7 PPRO 50 58 8 16.00
8 WSKT 635 665 30 4.72
9 BBNI 4,290 4,310 20 0.47
10 ANTM 540 555 15 2.78