Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 04:15 WIB. Persentase Pengguna Layanan Seluler - Filipina 159%, Jepang 151%, Vietnam 150%, Singapura 147%, Thailand 134%, Brunei 130%, Kamboja 128%, Malaysia 127%, Indonesia 124%, Korea Selatan 118%, China 112%, India 78%
  • 04:11 WIB. Penetrasi Pengguna Media Sosial - Brunei 94%, Korea Selatan 87%, Malaysia 81%, Singapura 79%, Thailand 75%, China 72%, Vietnam 67%, Filipina 67, Jepang 65%, Indonesia 59%, Kamboja 58%, India 29%
  • 04:06 WIB. Penetrasi Pengguna Internet - Korea Selatan 96%, Brunei 95%, Jepang 92%, Singapura 88%, Malaysia 83% , Thailand 75%, Vietnam 70%, Filipina 67%, Indonesia 64%, China 59%, Kamboja 58%, India 50%

Investree Juga Kantongi Restu dari OJK

Investree Juga Kantongi Restu dari OJK - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Investree Radhika Jaya (Investree), marketplace lending Indonesia, menegaskan, perusahaannya telah memenuhi kewajiban sebagai penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi yang mengacu pada POJK nomor 77/POJK.01/2016 tentang penyelenggara layanan peer-to-peer (P2P) lending wajib mendaftar dan mengantongi izin operasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal ini dibuktikan Investree dengan mengantongi izin usaha perusahaan penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi dari OJK pada Senin (13/5/2019) lalu, dengan nomor keputusan izin usaha Kep-45/D.05/2019.

Berdasarkan data "Perusahaan Fintech Lending Berizin dan Terdaftar di OJK" yang dirilis OJK per 15 Mei 2019, Investree merupakan satu-satunya perusahaan fintech lending yang memiliki dua jenis usaha, yaitu konvensional dan syariah serta beroperasi melalui dua sistem, yaitu iOS dan Android.

Baca Juga: Sambut Bulan Puasa, Investree Pasarkan Sukuk Tabungan Seri ST004

Layanan Investree Syariah juga menjadi salah satu keunggulan dan diferensiasi Investree dibanding perusahaan fintech lending lainnya sehingga menjadi perusahaan fintech lending kedua bersama dengan tiga penyelenggara lainnya yang memperoleh izin usaha dari OJK.

Co-Founder dan CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan, "Setelah melalui serangkaian proses panjang, Investree akhirnya resmi mengantongi izin usaha perusahaan penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi dari OJK. Kami menghargai ketentuan OJK yang sangat selektif dan tidak sembarangan memberikan izin usaha pada fintech." 

Selain itu, lanjut Adrian, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan seluruh lender dan borrower serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para rekanan yang berpartisipasi mendukung visi dan misi Investree sejauh ini hingga akhirnya memeroleh izin usaha dari OJK.

Dengan statusnya kini, Investree berkomitmen menguatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, terutama lender dan borrower yang terdaftar di platform Investree serta membangun kredibilitas industri fintech lending yang lebih baik melalui ekspansi kelas aset dan peningkatan layanan demi menjawab keinginan khalayak luas.

"Tentunya, pencapaian tujuan-tujuan itu perlu diupayakan tanpa mengesampingkan aspek proteksi nasabah dan stabilitas keuangan Indonesia, serta tetap harus patuh terhadap aturan yang berlaku melalui proses adaptasi dan penyesuaian yang berkelanjutan," tutup Adrian.

Baca Juga: Resmi, Amartha Resmi Kantongi Izin Usaha OJK

Hingga April 2019, Investree membukukan catatan total fasilitas pinjaman Rp2,49 triliun dan nilai pinjaman tersalurkan Rp1,86 triliun dengan rata-rata tingkat pengembalian (return) 16,4% dan TKB90 99,63%.

Investree juga telah menjangkau lebih dari 1.000 borrower yang merupakan UKM baik perusahaan kelas menengah maupun ritel (pemilik toko online di e-commerce yang bekerja sama dengan Investree) melalui produk-produk unggulan, seperti invoice financing, online seller financing, buyer financing, dan working capital term loan yang tersebar mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Bali.

Baca Juga

Tag: Investree, Financial Technology (Fintech), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Investree

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,672.99 3,636.25
British Pound GBP 1.00 17,974.32 17,794.11
China Yuan CNY 1.00 1,972.30 1,952.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,775.54 13,638.47
Dolar Australia AUD 1.00 9,266.81 9,167.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,773.42 1,755.70
Dolar Singapura SGD 1.00 9,911.89 9,811.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,929.93 14,775.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,326.62 3,290.34
Yen Jepang JPY 100.00 12,544.89 12,416.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5866.945 -5.009 681
2 Agriculture 1294.134 3.031 22
3 Mining 1409.857 -4.102 49
4 Basic Industry and Chemicals 856.342 8.745 77
5 Miscellanous Industry 1076.191 18.011 51
6 Consumer Goods 1907.566 5.773 57
7 Cons., Property & Real Estate 446.979 0.602 87
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.886 -16.706 78
9 Finance 1339.237 -7.480 92
10 Trade & Service 704.406 4.980 168
No Code Prev Close Change %
1 DADA 102 173 71 69.61
2 AYLS 228 284 56 24.56
3 STTP 4,690 5,800 1,110 23.67
4 PAMG 114 140 26 22.81
5 DNAR 135 165 30 22.22
6 SOSS 304 370 66 21.71
7 PRIM 274 326 52 18.98
8 DWGL 169 199 30 17.75
9 FITT 68 79 11 16.18
10 MLIA 500 575 75 15.00
No Code Prev Close Change %
1 MINA 218 164 -54 -24.77
2 SSTM 500 382 -118 -23.60
3 GLOB 358 274 -84 -23.46
4 LUCK 715 570 -145 -20.28
5 ERTX 138 111 -27 -19.57
6 TAMU 198 165 -33 -16.67
7 POLA 65 55 -10 -15.38
8 TOPS 101 86 -15 -14.85
9 PURE 151 131 -20 -13.25
10 INDO 130 114 -16 -12.31
No Code Prev Close Change %
1 LUCK 715 570 -145 -20.28
2 TOWR 890 885 -5 -0.56
3 MNCN 1,490 1,505 15 1.01
4 TLKM 3,730 3,640 -90 -2.41
5 PURA 226 226 0 0.00
6 TCPI 6,450 6,450 0 0.00
7 BBCA 33,950 33,400 -550 -1.62
8 SMBR 288 310 22 7.64
9 ASII 5,950 6,100 150 2.52
10 BBRI 4,570 4,550 -20 -0.44