Portal Berita Ekonomi Rabu, 11 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:18 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,11% pada level 3.132
  • 05:16 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,10% pada level 27.881 
  • 05:15 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,07% pada level 8.616

Naik 7,9% di Maret 2019, Berapa Utang Luar Negeri Indonesia?

Naik 7,9% di Maret 2019, Berapa Utang Luar Negeri Indonesia? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan I 2019 terkendali dengan struktur yang sehat. ULN Indonesia pada akhir triwulan I 2019 tercatat sebesar US$387,6 miliar, yang terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$190,5 miliar, serta utang swasta (termasuk BUMN) sebesar US$197,1 miliar.

"ULN Indonesia tumbuh 7,9% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya karena transaksi penarikan neto ULN dan pengaruh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga utang dalam rupiah tercatat lebih tinggi dalam denominasi dolar AS," kata BI dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

BI mengungkapkan, peningkatan pertumbuhan ULN terutama bersumber dari ULN sektor swasta di tengah relatif stabilnya pertumbuhan ULN pemerintah.

Baca Juga: Enam Pokok Aturan Utang Luar Negeri BI

Pertumbuhan ULN pemerintah relatif stabil pada triwulan I 2019. Hingga akhir triwulan I 2019, ULN pemerintah tercatat US$187,7 miliar atau tumbuh 3,6% (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 3,3% (yoy).

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh kenaikan arus masuk dana investor asing di pasar surat berharga negara (SBN) domestik dan penurunan outstanding SBN dalam valuta asing sejalan dengan pelunasan global bonds yang jatuh tempo pada Maret 2019.

"Hal ini menunjukkan kepercayaan investor asing yang tinggi terhadap prospek perekonomian Indonesia," terang BI.

Pengelolaan ULN pemerintah diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dengan porsi terbesar pada beberapa sektor, yaitu jasa kesehatan dan kegiatan sosial (18,8% dari total ULN pemerintah), konstruksi (16,3%), jasa pendidikan (15,7%), administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (15,1%), serta jasa keuangan dan asuransi (14,4%).

Baca Juga: BI Klaim Utang Luar Negeri Masih Bisa Dikendalikan

ULN swasta pada triwulan I 2019 mengalami peningkatan. Posisi ULN swasta pada akhir triwulan I 2019 tumbuh 12,8% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 11,3% (yoy).

ULN swasta didominasi oleh jasa keuangan dan asuransi; industri pengolahan; pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara (LGA); serta pertambangan dan penggalian. Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 75,2%.

Meski meningkat, struktur ULN Indonesia tetap sehat. Kondisi tersebut tercermin, antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir triwulan I 2019 yang relatif stabil sebesar 36,9%.

Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,1% dari total ULN.

Baca Juga

Tag: Utang Luar Negeri (ULN), Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,753.27 3,715.53
British Pound GBP 1.00 18,515.78 18,325.97
China Yuan CNY 1.00 2,000.20 1,979.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,074.02 13,933.98
Dolar Australia AUD 1.00 9,621.00 9,523.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.07 1,780.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,353.11 10,248.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,584.16 15,423.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,381.55 3,345.49
Yen Jepang JPY 100.00 12,955.92 12,825.83

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6183.505 -10.286 668
2 Agriculture 1430.432 -12.606 20
3 Mining 1490.584 14.558 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.983 -0.489 77
5 Miscellanous Industry 1184.951 -4.213 50
6 Consumer Goods 2047.375 -14.079 56
7 Cons., Property & Real Estate 517.757 -0.597 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1121.125 -5.297 76
9 Finance 1302.596 0.766 90
10 Trade & Service 766.680 -2.198 166
No Code Prev Close Change %
1 IFII 105 178 73 69.52
2 DEAL 158 202 44 27.85
3 SOTS 187 238 51 27.27
4 OMRE 560 700 140 25.00
5 REAL 228 284 56 24.56
6 MOLI 800 995 195 24.38
7 SKRN 500 620 120 24.00
8 JSKY 197 238 41 20.81
9 DWGL 193 224 31 16.06
10 FISH 3,360 3,890 530 15.77
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 185 121 -64 -34.59
2 TFCO 670 510 -160 -23.88
3 AGAR 492 394 -98 -19.92
4 TIRA 252 202 -50 -19.84
5 PICO 4,310 3,580 -730 -16.94
6 IKAI 97 81 -16 -16.49
7 KPAL 276 234 -42 -15.22
8 PCAR 2,290 1,965 -325 -14.19
9 FILM 148 129 -19 -12.84
10 LPGI 4,100 3,600 -500 -12.20
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,465 -40 -2.66
2 IPTV 525 520 -5 -0.95
3 TCPI 5,500 5,725 225 4.09
4 TOWR 735 750 15 2.04
5 DEAL 158 202 44 27.85
6 BBRI 4,180 4,170 -10 -0.24
7 ZINC 396 410 14 3.54
8 SCMA 1,400 1,450 50 3.57
9 PPRO 74 72 -2 -2.70
10 ADRO 1,420 1,485 65 4.58