Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 109,53 JPY/USD.
  • 12:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.560 USD/troy ounce.
  • 12:58 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,21 USD/barel.
  • 12:56 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,75 USD/barel.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,06% di akhir sesi I.

Polri: Bom Terkait 22 Mei Bisa Diledakkan via Wi-Fi

Polri: Bom Terkait 22 Mei Bisa Diledakkan via Wi-Fi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil pemilu pada pada 22 Mei 2019 mendatang. Sejalan dengan hal itu, Polisi Indonesia telah menangkap puluhan tersangka teroris yang merencanakan serangan atau saat pengumuman hasil pemilu tersebut.

Menurut polisi, beberapa tersangka memiliki kemampuan canggih termasuk bisa meledakkan bom dengan menggunakan jaringan Wi-Fi.

Potensi serangan terorisme itulah yang menjadi salah satu alasan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya yang tinggal di Indonesia. Peringatan keamanan dikeluarkan kedutaan hari Jumat lalu.

Selain potensi serangan terorisme, Kedutaan AS juga memperingatkan warganya soal titik-titik lokasi yang kemungkinan jadi pusat demonstrasi besar, seperti di Jakarta, Surabaya dan Medan.

Kepolisian Indonesia mengatakan keamanan telah ditingkatkan menjelang 22 Mei. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal, mengatakan puluhan tersangka teroris yang terkait dengan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) sudah ditangkap. Lima bom rakitan di berbagai lokasi di Jawa dan Sulawesi Utara diamankan.

Baca Juga: Bantu Aparat pada 22 Mei, Banser Terjunkan 5 Juta Pasukan

"Beberapa tersangka telah menjalani pelatihan paramiliter dan pergi ke Suriah sebagai militan asing," ujar Iqbal beberapa waktu yang lalu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Reuters mengatakan beberapa tersangka telah belajar cara menggunakan Wi-Fi untuk meledakkan perangkat peledak. Namun, dia tidak merinci detail seberapa canggih rencana serangan bom itu.

Menurut Dedi, meledakkan bom menggunakan jaringan Wi-Fi merupakan teknik baru. Menurutnya, pelaku bisa berkeliling menggunakan sinyal telepon yang bisa di-jammer ketika demonstrasi yang melibatkan banyak orang pecah.

"Jika ada jammer (ponsel), maka telepon tidak dapat beroperasi, tetapi sinyal Wi-Fi tidak akan terganggu, terutama saat menggunakan penguat sinyal," kata Dedi, yang dilansir Reuters.

Baca Juga: Sebelum 22 Mei, Prabowo Akan Keluarkan Surat Wasiat yang Isinya...

Polisi menangkap EY, seorang pemimpin lokal JAD di Bekasi, pada 8 Mei di Jakarta karena merencanakan serangan ketika KPU mengumumkan hasil pemilihan presiden pada 22 Mei.

JAD tidak memiliki juru bicara resmi, dan tidak diketahui apakah ada tersangka yang memiliki kuasa hukum.

"Untuk kelompok ini, demokrasi adalah ideologi yang tidak mereka setujui," kata Iqbal pada hari Jumat. Polri menyarankan orang-orang untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu pada hari pengumuman hasil pemilu.

"Ini akan berbahaya karena mereka ingin menyerang siapa pun, termasuk petugas, dengan bom," katanya.

Penangkapan para tersangka ini merupakan bagian dari upaya otoritas keamanan untuk memperketat keamanan sebelum KPU mengumumkan hasil pemilu pada 22 Mei. Hampir 32.000 personel polisi dan militer akan siaga di Jakarta.

Pengumuman KPU telah dinanti publik Indonesia. Pengumuman itu untuk menentukan pemenang pemilihan presiden yang diikuti pasangan kontestan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Terorisme, Pemilu 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Aprillio Akbar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6249.210 15.757 675
2 Agriculture 1389.817 -4.000 21
3 Mining 1481.192 -1.004 49
4 Basic Industry and Chemicals 965.949 11.937 77
5 Miscellanous Industry 1228.455 7.753 51
6 Consumer Goods 2078.820 6.780 57
7 Cons., Property & Real Estate 472.686 0.757 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.781 5.772 76
9 Finance 1375.393 1.438 92
10 Trade & Service 745.215 -4.996 167
No Code Prev Close Change %
1 POLA 130 171 41 31.54
2 OMRE 750 930 180 24.00
3 PORT 500 600 100 20.00
4 GMTD 16,000 19,000 3,000 18.75
5 INAF 690 810 120 17.39
6 TIRA 256 300 44 17.19
7 LMAS 113 130 17 15.04
8 NIKL 610 695 85 13.93
9 ALKA 350 398 48 13.71
10 UNIT 161 181 20 12.42
No Code Prev Close Change %
1 PADI 75 50 -25 -33.33
2 GHON 1,580 1,210 -370 -23.42
3 PEGE 152 120 -32 -21.05
4 MTSM 236 190 -46 -19.49
5 PRIM 378 318 -60 -15.87
6 NZIA 690 585 -105 -15.22
7 ALMI 350 308 -42 -12.00
8 OCAP 176 155 -21 -11.93
9 PICO 895 800 -95 -10.61
10 ENVY 492 440 -52 -10.57
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 830 830 0 0.00
2 KPIG 127 129 2 1.57
3 LUCK 630 600 -30 -4.76
4 MNCN 1,720 1,700 -20 -1.16
5 TCPI 6,700 6,875 175 2.61
6 DMND 1,370 1,530 160 11.68
7 GMFI 114 126 12 10.53
8 BBRI 4,710 4,740 30 0.64
9 ABBA 92 92 0 0.00
10 NIKL 610 695 85 13.93