Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:19 WIB. Samsung - Samsung sedang siapkan Galaxy A10s.
  • 20:00 WIB. PayPal - PayPal kini bisa dipakai dengan Google Pay.
  • 19:17 WIB. FedEx - FedEx minta maaf tolak kirim paket Huawei.
  • 19:41 WIB. Kabul - AS dan Taliban membicarakan jadwal mundur pasukan AS dari Afganistan.
  • 19:01 WIB. Hong Kong - Lebih dari 100 orang menghalangi gedung pemerintah, tetap protes RUU ekstradisi.
  • 18:47 WIB. Cyber attack - Iran mengatakan bahwa serangan siber AS terhadap sistem militer Iran gagal.
  • 18:26 WIB. Xiaomi - Xiaomi rilis lini ponsel barunya pada 2 Juli.
  • 16:19 WIB. Elpiji - Distribusi tertutup elpiji 3 kg dilakukan bertahap mulai 2020.
  • 15:07 WIB. Abramovich - Lawan kebencian agama, Abramovich sumbang Rp71,2 miliar.

Terus Menuai Protes, Jokowi Diminta Rombak Pansel KPK

Terus Menuai Protes, Jokowi Diminta Rombak Pansel KPK - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Panitia Seleksi (pansel) calon pimpinan KPK yang dibentuk Presiden Joko Widodo terus menuai protes. Praktisi Hukum Antikorupsi dari AMAR Law Firm and Public Interests Lawyer Project Alghiffari Aqsa menilai, Jokowi harus merombak tim itu.

"Keputusan tersebut memiliki risiko besar pada KPK selama empat tahun ke depan karena akan dipimpin oleh orang yang tidak kompeten atau justru melemahkan KPK. Artinya, masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia sedang dipertaruhkan," kata Alghiffari dalam keterangan tertulis, Minggu (19/5/2019).

Alghiffari merinci empat permasalahan dalam pansel KPK. Empat permasalahan itu pertama, tidak relevannya kompetensi beberapa anggota Pansel KPK dengan isu dan kebutuhan KPK. Kedua, adanya anggota Pansel KPK yang rekam jejaknya tidak jelas terkait pemberantasan korupsi.

Baca Juga: KPK Sita Dokumen dari DPR, Apa Saja?

Ketiga, adanya anggota Pansel KPK yang diduga memiliki permasalahan independensi. Keempat, adanya anggota Pansel KPK yang memiliki permasalahan integritas, pernah melakukan kecurangan dalam tes pejabat publik dan tidak transparan dalam laporan kekayaan.

Alghiffari menilai, pansel merupakan proses signifikan dalam menentukan calon pimpinan KPK. Selain itu, sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa ada banyak pihak yang ingin melemahkan KPK.

"Salah satunya dengan memasukkan orang-orang yang tidak kompeten, mudah diancam, atau bahkan 'Kuda Troya' yang justru memiliki misi melemahkan KPK," ujar dia.

Dia mengatakan, pansel harus bisa menyaring orang-orang tersebut dan menyodorkan orang terbaik kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sehingga siapapun yang dipilih oleh DPR sudah merupakan orang terbaik.

Baca Juga: Isya Allah Cak Imin Jadi Ketua MPR

Alghiffari dan aliansi praktisi hukum anti-korupsi pun mendesak Presiden Jokowi untuk merombak kembali Pansel KPK dan memasukkan orang-orang yang setidaknya memiliki kriteria Independen, tidak memiliki catatan buruk terkait integritas, memiliki //track record yang jelas dalam pemberantasan korupsi, memiliki latar belakang keilmuan yang relevan dengan KPK serta memahami kondisi dan kebutuhan terkini KPK.

Untuk diketahui, Pansel KPK bentukan Jokowi diketuai oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti Yenti Garnasih, ahli hukum pertama soal tindak pidana pencucian uang dari Indonesia. Sementara, Indriyanto Seno Adji menjadi wakilnya.

Anggota pansel selanjutnya yakni Harkristuti Harkriswono yang pernah menjabat sebagai anggota pansel capim KPK pada 2015. Ia adalah guru besar hukum pidana di Universitas Indonesia. Selanjutnya, ahli hukum UGM Marcus Priyo Gunarto.

Kemudian, nama Hendardi yang merupakan pendiri sekaligus Ketua Setara Institute juga muncul. Lalu, Direktur Imparsial, Al Araf juga masuk ke tim. Lalu, Diani Sadia Wati yang menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Hubungan Kelembagaan menjadi anggota pansel. Direktur Jenderal HAM Kemenkumham Mualimin Abdi juga menjadi anggota.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84