Portal Berita Ekonomi Senin, 13 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Aksi 22 Mei, Muhammadiyah Ambil Sikap Apa?

Aksi 22 Mei, Muhammadiyah Ambil Sikap Apa?
WE Online, Jakarta -

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, mengimbau agar warga Persyarikatan Muhammadiyah menerima apapun hasil pemilu dan siapapun yang terpilih sebagai Presiden-Wakil Presiden. Hal itu, kata ia,  tetap berdasarkan tuntunan amar ma'ruf nahi munkar, sesuai paham organisasi.

Menurut Mu'ti, warga Muhammadiyah hendaknya bisa menjadi warga negara yang santun, taat hukum, dan mengikuti khittah dan kepribadian Muhammadiyah. Ia juga mengimbau agar warga negara Indonesia untuk berusaha menjadi warga yang baik dan mematuhi hukum serta perundang-undangan.

"Sesuai dengan point ketiga Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup (MKCH), Muhammadiyah mematuhi hukum yang berlaku di NKRI, warga Persyarikatan hendaknya tidak mengikuti hiruk pikuk aksi massa 22 Mei," kata Mu'ti, melalui pesan elektronik, Minggu (19/05/2019).

Baca Juga: Muhammadiyah Ajak Bawaslu Telusuri Meninggalnya Ratusan Anggota KPPS

Kendati begitu, ia mengatakan bahwa menyampaikan pendapat secara lisan dan tulisan adalah hak warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar. Sepanjang dilaksanakan sesuai dengan undang-undang, menurutnya, aksi massa merupakan wujud partisipasi publik dalam demokrasi yang harus dihormati.

Karena itu, ia meminta aparatur keamanan hendaknya bekerja profesional untuk menjaga keamanan masyarakat, bangsa, dan negara dengan tidak bertindak represif dan pre-emptif.  Aparat harus tetap mengutamakan pendekatan persuasif dan menghindari cara-cara militeristik agar terhindarkan dari bentrokan fisik dan jatuhnya korban jiwa.

Selain itu, Mu'ti mengingatkan agar penyelenggaraan pemilu tetap berkerja secara profesional sesuai undang-undang. Sebagai lembaga negara yang mandiri, ia mengatakan KPU dan Bawaslu harus tetap independen dan adil, tidak boleh tunduk oleh tekanan siapapun, kelompok, dan lembaga manapun, baik Pemerintah, partai politik, maupun aksi-aksi massa.

Baca Juga: Edarkan Paket Tour Jihad Aksi 22 Mei, Pria Ini Diamankan Polisi

Selain itu, Mu'ti juga mengimbau agar partai politik, para calon legislatif, dan calon presiden-wakil presiden beserta para pendukungnya, agar dapat berjiwa besar, legawa dan bijaksana menerima hasil-hasil Pemilu sebagai sebuah kenyataan dan konsekuensi dari kehendak rakyat Indonesia.

Apabila terdapat keberatan terhadap hasil Pemilu, mereka hendaknya menempuh jalur hukum dan undang-undang dengan tetap mengedepankan dan mengutamakan persatuan dan kerukunan bangsa.

Ia juga mengimbau agar para elite  hendaknya bisa menjadi teladan berbangsa dan bernegara yang sebaik-baiknya. Hal itu salah satunya dengan tidak memperalat rakyat untuk meraih kekuasaan, jabatan, serta kepentingan pribadi dan golongan.

Baca Juga: 22 Mei, Polisi Amankan Seluruh Tempat yang Jadi Target Teroris

Di sini, ia menekankan perlunya semua pihak, terutama tokoh dan pemimpin bangsa, agar duduk bersama dengan pikiran dan hati yang jernih untuk melaksanakan musyawarah. Dengan itu, diharapkan bisa menemukan solusi terbaik bagi bangsa dan negara.

"Harus ada jalan keluar terbaik yang bisa diterima semua pihak bukan zero sum game," tambahnya.

Seperti diketahui, KPU akan mengumumkan hasil Pilpres 2019 serta pemilu legislatif yang berlangsung 17 April lalu pada 22 Mei mendatang. Namun, beredar kabar akan ada aksi massa di hari pengumuman hasil pilpres tersebut. Bahkan, polisi menyatakan akan memberikan aksi tegas kepada para pendemo yang diduga akan berbuat anarkis.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Muhammadiyah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemilu

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: WE

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40