Nuffic Nesso Sambut Para Penerima Beasiswa StuNed Master 2019

Nuffic Nesso Sambut Para Penerima Beasiswa StuNed Master 2019 Kredit Foto: Ning Rahayu

Muda dan berkarakter entrepreneurial, begitulah gambaran umum profil pelamar beasiswa StuNed Master tahun ini. Mereka terpilih setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang sangat ketat. Siapa sangka, mereka datang dari latar belakang yang sungguh beragam. 

Selain itu, prioritas yang biasanya diberikan kepada beberapa kelompok pelamar dengan keistimewaan, tidak lagi menjadi pintu masuk bagi kelompok tersebut untuk mendapatkan beasiswa.

StuNed adalah salah satu beasiswa yang tidak lagi memberikan keistimewaan tersebut. Namun demikian profil penerima beasiswa StuNed tahun ini menunjukkan peningkatan distribusi yang cukup beragam dari kelompok dimaksud.

Baca Juga: Penyuluh Hukum Indonesia Terima Beasiswa StuNed dari Nuffic Neso

Baca Juga: Berkat Usaha Sepatu Eceng Gondok, Pelajar SMA Ini Sabet Beasiswa Kuliah di AS

Hal ini bisa jadi dikarenakan kualitas pendidikan di Indonesia secara umum cukup menggembirakan, dengan mulai banyaknya pelajar Indonesia dari kelompok ini yang diterima oleh berbagai perguruan tinggi berkelas dunia. 

Belanda masih menjadi tujuan bagi pelajar Indonesia untuk menimba ilmu di beberapa bidang “klasik” seperti hukum, pertanian, dan teknik sipil, terutama yang berhubungan dengan pengelolaan air dan pembangunan infrastruktur.

Nuffic Neso Indonesia yang diwakili oleh Indy Hardono optimis bahwa tingkat keberhasilan suatu program beasiswa tidak hanya ditentukan oleh kuantitas penerima, namun juga oleh kualitas penerima beasiswa tersebut. Hal ini sangat terlihat dari profil penerima beasiswa StuNed 2019.

Baca Juga: Nuffic Neso Boyong 27 Universitas Belanda ke Jakarta

Baca Juga: Lagi, Lotte Foundation Bagi-Bagi Beasiswa ke Universitas

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, didampingi Staf Penasihat Bagian Politik Kedutaan Belanda di Jakarta, Roy Spijkerboer; Koordinator Tim Beasiswa, Indy Hardono; dan Ketua Ikatan Alumni StuNed (I Am StuNed), Immanuel Hutasoit menyambut para pelamar. 

Peter van Tuijl, dalam sambutannya pada acara Welcoming Session StuNed Master Awardees 2019, Sabtu (18/05/2019), di Jakarta, mengungkapkan bahwa ini merupakan salah satu mimpi anda yang akan segera menjadi kenyataan dalam mengambil peran aktif untuk membangun Indonesia. 

Peter juga menekankan kepada para awardees, bahwa di era ketika interdisciplinary ilmu pengetahuan adalah suatu keniscayaan, untuk selalu berkolaborasi agar memberikan dampak yang lebih berarti bagi masyarakat.

Baca Juga: Penyuluh Hukum Indonesia Terima Beasiswa StuNed dari Nuffic Neso

Welcoming session tersebut pada intinya diperuntukkan sebagai sesi di mana para awardees menerima, serta menandatangani StuNed Scholarship Award Letter, yang diserahkan langsung oleh Peter van Tuijl selaku Direktur Nuffic Neso Indonesia, dan disaksikan oleh perwakilan Kedutaan Belanda, Roy Spijkerboer.

Turut hadir para alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni StuNed (I Am StuNed) yang memberikan support dan berbagi pengalaman hidup dan studi di Belanda sampai dengan selesai. 

Para penerima beasiswa StuNed ini nantinya akan menyebar ke masing-masing universitas tujuan mereka di Belanda, yang secara umum awal tahun ajarannya akan mulai di September. Dan, seluruh rangkaian acara ini kemudian ditutup dengan ifthar bersama.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini