Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:06 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,15% ke level 6.259,54 di awal sesi I.
  • 08:54 WIB. NASA - NASA buat teleskop pemburu planet alien.
  • 08:39 WIB. Boeing - Boeing berencana pakai simulasi komputer untuk tes pesawat.
  • 08:19 WIB. London - Perusahaan yang listing di Inggris bisa jual saham di China mulai Senin (17/6).
  • 07:38 WIB. Hong Kong - Demonstran mengaku 2 juta orang, polisi: hanya 338 ribu.
  • 07:12 WIB. Huawei - Peluncuran ponsel lipat Huawei molor diduga imbas tekanan AS.
  • 06:50 WIB. NASA - NASA butuh Rp430 triliun untuk bawa kembali manusia ke Bulan.
  • 06:40 WIB. Jam - Startup asal Perancis buat chatbot bernama Jam yang bisa laporkan berita lewat chatting.
  • 06:31 WIB. Oppo - Hari ini seri Oppo Reno melenggang ke Indonesia.
  • 06:20 WIB. Holitech - Holitech Technology, pemasok Xiaomi, buka pabrik pertamanya di India.
  • 06:10 WIB. Apple - Apple segera rilis tujuh MacBook anyar.
  • 00:04 WIB. Jerusalem - Sara Netanyahu,  istri PM Israel, didenda karena penyalahgunaan uang negara.
  • 23:42 WIB. Samsung - Samsung akan mengejar jaringan mobile 6G dan system semiconductor.
  • 23:11 WIB. Aramco - Mohammed Bin Salman mengatakan bahwa rencana IPO Aramco sesuai jadwal.
  • 22:27 WIB. Opel - Otoritas Jerman memerintahkan menarik 210 ribu Opel yang tingkat emisinya lewat standar.

Sampai April, 64% Gas Bumi Diserap dalam Negeri

Sampai April, 64% Gas Bumi Diserap dalam Negeri - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa kebijakan pemanfaatan gas bumi diprioritaskan untuk dalam negeri guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam catatan yang dikutip dari kementerian terkait, sampai dengan April 2019, porsi pemanfaatan gas bumi untuk dalam negeri mencapai 64%. Sebaliknya, ekspornya turun menjadi 36%.

Pemanfaatan domestik tersebut secara rinci untuk industri sekitar 25%, pupuk 12,2%, kelistrikan 11%, LNG domestik 10,6%, lifting minyak 3,2%, LPG domestik 1,7%, bahan bakar gas 0,14%, dan pipa gas kota 0,07%.

Pertama kali porsi gas domestik lebih besar dari ekspor terjadi pada 2013, yakni sebesar 53%. Hingga saat ini porsi gas domestik tersebut terus meningkat dan bisa signifikan mencapai 64%. Bila menengok ke belakang, dari data 10 tahun lalu, porsi pemanfaatan gas domestik hanya 47%, bahkan di 2003 hanya sebesar 25%.

"Memaksimalkan sumber energi domestik untuk pemanfaatan dalam negeri merupakan bagian dari meningkatkan kemandirian dan ketahanan energi nasional," jelas Agung Pribadi Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM di Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Baca Juga: Ada Direktur Pertamina Ikut Rombongan Prabowo ke Brunei?

Sedangkan untuk minyak mentah, hasil produksi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang sebelumnya untuk ekspor, kini telah diserap maksimal oleh domestik alias Pertamina.

Pertamina menyebut, hingga pertengahan Mei 2019 (14/5), sebesar 135 ribu barel per hari (bpd) minyak mentah para KKKS telah diserap Pertamina. Juli 2019 nanti, ditargetkan seluruh 225 ribu bpd minyak mentah KKKS dapat diambil sepenuhnya oleh Pertamina.

Sesuai pasal 6 Peraturan Pemerintah nomor 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional bahwa kemandirian energi dan ketahanan energi dicapai dengan mewujudkan sumber daya energi yang tidak dijadikan sebagai komoditas ekspor semata, tetapi sebagai modal pembangunan nasional.

"Kalau mau mengurangi defisit neraca perdagangan migas, bisa saja gas dibiarkan diekspor terus. Tapi bukan itu kebijakan energi nasional kita. Gas itu bukan sekadar komoditas ekspor, tetapi harus sebagai modal pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Agung.

Baca Juga: Anggaran Pembangunan Infrastruktur Jaringan Gas Bumi Masih Minim

Sebagaimana diketahui, untuk pengurangan defisit neraca migas telah dilakukan kebijakan pencampuran biodesel sebesar 20% dalam solar atau dikenal dengan kebijakan B20. Kebijakan yang mulai diintensifkan sejak September 2018 telah menghemat devisa signifikan sekaligus mengurangi impor solar. Bahkan Mei 2019 ini, Pertamina bisa menyetop impor solar karena kebijakan B20 telah berjalan dengan baik.

Tag: Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pertamina (Persero)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,833.29 3,794.69
British Pound GBP 1.00 18,221.58 18,037.64
China Yuan CNY 1.00 2,085.38 2,064.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,376.00 14,232.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.44 9,818.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.30 1,817.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,514.92 10,408.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.57 16,049.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.79 3,412.95
Yen Jepang JPY 100.00 13,273.01 13,136.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6250.265 -22.817 634
2 Agriculture 1381.568 2.869 21
3 Mining 1615.278 -7.605 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.477 -6.774 71
5 Miscellanous Industry 1288.864 -12.078 46
6 Consumer Goods 2447.202 -13.399 52
7 Cons., Property & Real Estate 471.828 -7.072 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1172.323 -2.911 74
9 Finance 1268.081 -0.098 90
10 Trade & Service 809.462 0.526 157
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 83 112 29 34.94
2 LUCK 1,200 1,500 300 25.00
3 KPAL 210 262 52 24.76
4 GOLD 402 496 94 23.38
5 SDRA 710 850 140 19.72
6 MAYA 6,250 7,475 1,225 19.60
7 KONI 284 338 54 19.01
8 ABMM 1,695 1,950 255 15.04
9 SKBM 412 464 52 12.62
10 APLN 171 191 20 11.70
No Code Prev Close Change %
1 FITT 290 230 -60 -20.69
2 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
3 MKPI 16,500 13,500 -3,000 -18.18
4 HELI 202 167 -35 -17.33
5 MIDI 1,200 1,020 -180 -15.00
6 MEGA 5,950 5,100 -850 -14.29
7 DNAR 292 252 -40 -13.70
8 TALF 410 358 -52 -12.68
9 PYFA 193 170 -23 -11.92
10 RELI 216 191 -25 -11.57
No Code Prev Close Change %
1 SMBR 925 1,030 105 11.35
2 FITT 290 230 -60 -20.69
3 MNCN 1,235 1,300 65 5.26
4 JAYA 135 129 -6 -4.44
5 BTPS 2,950 3,080 130 4.41
6 BBRI 4,200 4,230 30 0.71
7 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
8 CPIN 4,950 4,700 -250 -5.05
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BDMN 4,720 4,510 -210 -4.45