Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:31 WIB. 6G - SK Telecom, operator telekomunikasi Korsel, gandeng Nokia dan Ericsson kembangkan 6G.
  • 07:09 WIB. LG - LG rilis monitor gaming 1 milisecond pertama di dunia.
  • 06:59 WIB. Huawei - Huawei mau pangkas produksi, terancam kehilangan Rp458 triliun.
  • 06:31 WIB. Bursa Global - Nasdaq naik 0,62% menjadi 7.357,31.
  • 06:31 WIB. Bursa Global - Indeks Dow naik 0,09% menjadi 26.112,53.
  • 06:30 WIB. Bursa Global - Indeks S&P naik 0,09% menjadi 2.889,67
  • 06:16 WIB. Minyak - U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures turun 58 cents menjadi  $51.93 per barrel, turun  1.10 persen pada Senin
  • 06:15 WIB. Minyak - Brent crude futures turun $1.07 menjadi $60.94 per barel, turun  1.73 persen pada Senin.
  • 06:05 WIB. Kairo - Mantan presiden Mesir Mohamed Mursi (67) meninggal di pengadilan.
  • 22:39 WIB. Perbankan - BTN mengincar dana Rp5 triliun lewat obligasi.
  • 22:33 WIB. New Delhi - Hampir 100 orang meninggal bulan ini di India Timur karena demam otak (encephalitis).
  • 22:03 WIB. Perbankan - Pertumbuhan kredit BCA sepanjang kuartal I 2019 tumbuh 13,2% yoy.
  • 22:01 WIB. Perbankan - Bisnis kartu kredit Bank BCA terbilang stabil tahun ini.
  • 21:58 WIB. PGN - PGN terus fokuskan perbaikan kinerja Saka Energi.
  • 21:51 WIB. PGN - PGN mulai menyalurkan CNG untuk industri peleburan dan aluminium di Gresik.

Kocok Formulasi Bunga Fintech P2P Lending

Kocok Formulasi Bunga Fintech P2P Lending - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan fintech peer to peer (P2P) lending sama-sama diuntungkan. UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang tidak bisa diperoleh dari perbankan, sedangkan fintech dapat memeroleh imbal dari pembiayaan yang dilakukan. Adanya pandangan bernada negatif terhadap tingkat suku bunga pinjaman fintech yang dinilai tinggi merupakan satu hal yang harus selalu dicarikan jalan keluarnya.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida memaparkan, sebanyak 70% UMKM masih belum memiliki akses pembiayaan di Indonesia. Hanya 30% dari jumlah UMKM di Indonesia yang sudah bisa akses keuangan, baik melalui bank dan nonbank. Pembiayaan menjadi salah satu faktor penting bagi UMKM karena bagian dari darah pengembangan bisnis atau naik kelas ke level yang lebih tinggi.

Bank atau nonbank tidak bisa membiayai karena beberapa hal. Letak UMKM yang di pelosok Tanah Air tidak memungkinkan dijangkau oleh bank dan nonbank. Bila pun akan digarap akan sangat memakan biaya yang besar. Problem UMKM yang tidak memiliki administrasi pendirian usaha, laporan keuangan, dan lain-lain menjadi faktor pengganjal untuk melenggangkantongi pinjaman. Dan satu lagi, faktor agunan menjadi paling banyak dihadapi oleh UMKM. Banyak UMKM yang tidak memiliki agunan sebagaimana yang lazim diprasyaratkan bank dalam pengajuan pinjaman.

Baca Juga: Fintech vs Kripto, Regulasi Pemerintah dalam Menumbuhkan Industri Digital

Celah inilah yang menjadi alasan kuat fintech masuk memberikan pembiayaan. "Inilah yang dilihat oleh fintech. Dengan menggunakan teknologi, mereka bisa menjangkau sampai pelosok," kata Nurhaida, Senin malam (20/5/2019), di Jakarta.

Fintech P2P lending memberikan kemudahan dalam memeroleh pinjaman. Seperti tanpa agunan, tapi dapat mengantongi pinjaman dalam jumlah tertentu dan jangka waktu tertentu. Ini pula yang menjadi alasan utama UMKM meminjam ke fintech tersebut karena tidak perlu agunan.

"Ini berdasarkan survei kami, inilah menjadi dasar pemilihan bagi UMKM untuk memilih peer to peer lending untuk melakukan pinjaman," kata Wakil Ketua DK OJK.

Selain memberikan pinjaman, ada pula fintech yang memberikan pendampingan kepada UMKM. Ada pula fintech P2P lending yang hanya memberikan pinjaman tanpa ada servis lainnya. Adapun pendampingan yang dilakukan, antara lain pembuatan laporan keuangan, pemasaran, dan perolehan izin.

Fakta di lapangan memang banyak keluhan bunga yang disandingkan pada pinjaman tinggi. Memang tidak ada yang dapat mengatur bunga, sekalipun OJK. Menurut Nurhaida, di negara manapun bunga tidak bisa diatur. Regulator hanya bisa mengarahkan agar bunga pada taraf wajar dan memastikan jaminan perlindungan kepada masyarakat atau nasabah. Tentunya mereka berhitung dengan risiko yang tinggi, tanpa agunan, maka diimbangi dengan bunga pinjaman yang tinggi atau sebanding dengan risikonya.

Baca Juga: Pelaku Fintech Urun Dana Harap OJK Tak Batasi Investor per Proyek

Nurhaida juga mengatakan, alangkah lebih baiknya UMKM terbuka apa adanya kepada fintech P2P lending. Hal ini memungkinkan mendapat bunga yang lebih murah bila usahanya memang baik atau prospektif. UMKM harus menunjukkan risiko pinjaman bisa mengempis dengan menunjukkan potensi-potensi yang dimiliki, baik dari kekuatan finansial, manajemen, pemasaran maupun produk.

Oleh karena itu, harus terus dicarikan upaya yang melibatkan perusahaan, asosiasi, UMKM, dan otoritas agar bunga tidak menjadi momok yang mengerikan. Formulasi bunga harus terus dikocok.

Tag: Financial Technology (Fintech), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Arif Hatta

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,844.29 3,805.69
British Pound GBP 1.00 18,159.47 17,976.68
China Yuan CNY 1.00 2,091.38 2,070.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,418.00 14,274.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.58 9,819.08
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,841.36 1,822.90
Dolar Singapura SGD 1.00 10,522.55 10,413.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,181.32 16,015.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,455.90 3,418.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,278.69 13,142.44

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6190.525 -59.740 634
2 Agriculture 1387.740 6.172 21
3 Mining 1599.384 -15.894 46
4 Basic Industry and Chemicals 740.684 -13.793 71
5 Miscellanous Industry 1278.981 -9.883 46
6 Consumer Goods 2415.601 -31.601 52
7 Cons., Property & Real Estate 467.630 -4.198 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1161.408 -10.915 74
9 Finance 1261.086 -6.995 90
10 Trade & Service 799.348 -10.114 158
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 175 296 121 69.14
2 SDMU 54 72 18 33.33
3 SMRU 140 176 36 25.71
4 YELO 192 240 48 25.00
5 POLL 1,200 1,450 250 20.83
6 SOSS 378 430 52 13.76
7 MINA 1,090 1,235 145 13.30
8 MEGA 5,100 5,775 675 13.24
9 ARTA 412 466 54 13.11
10 HRME 292 324 32 10.96
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,300 975 -325 -25.00
2 BMTR 480 360 -120 -25.00
3 FITT 230 173 -57 -24.78
4 SMBR 1,030 785 -245 -23.79
5 SKBM 464 368 -96 -20.69
6 TGKA 4,750 4,000 -750 -15.79
7 WICO 625 530 -95 -15.20
8 SIMA 112 97 -15 -13.39
9 GLOB 348 302 -46 -13.22
10 BHIT 84 74 -10 -11.90
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,300 975 -325 -25.00
2 MAMI 116 124 8 6.90
3 JPFA 1,545 1,410 -135 -8.74
4 SMRU 140 176 36 25.71
5 BMTR 480 360 -120 -25.00
6 CSIS 109 98 -11 -10.09
7 SIMA 112 97 -15 -13.39
8 BBRI 4,230 4,200 -30 -0.71
9 CPIN 4,700 4,380 -320 -6.81
10 BDMN 4,510 4,250 -260 -5.76