Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,00% pada level 24.970.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,82% pada level 2.183.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,76% pada level 22.770.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 4,50% pada level 3.210.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,88% pada level 2.625.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,78% pada level 6.243.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,26% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Kocok Formulasi Bunga Fintech P2P Lending

Kocok Formulasi Bunga Fintech P2P Lending
WE Online, Jakarta -

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan fintech peer to peer (P2P) lending sama-sama diuntungkan. UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang tidak bisa diperoleh dari perbankan, sedangkan fintech dapat memeroleh imbal dari pembiayaan yang dilakukan. Adanya pandangan bernada negatif terhadap tingkat suku bunga pinjaman fintech yang dinilai tinggi merupakan satu hal yang harus selalu dicarikan jalan keluarnya.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida memaparkan, sebanyak 70% UMKM masih belum memiliki akses pembiayaan di Indonesia. Hanya 30% dari jumlah UMKM di Indonesia yang sudah bisa akses keuangan, baik melalui bank dan nonbank. Pembiayaan menjadi salah satu faktor penting bagi UMKM karena bagian dari darah pengembangan bisnis atau naik kelas ke level yang lebih tinggi.

Bank atau nonbank tidak bisa membiayai karena beberapa hal. Letak UMKM yang di pelosok Tanah Air tidak memungkinkan dijangkau oleh bank dan nonbank. Bila pun akan digarap akan sangat memakan biaya yang besar. Problem UMKM yang tidak memiliki administrasi pendirian usaha, laporan keuangan, dan lain-lain menjadi faktor pengganjal untuk melenggangkantongi pinjaman. Dan satu lagi, faktor agunan menjadi paling banyak dihadapi oleh UMKM. Banyak UMKM yang tidak memiliki agunan sebagaimana yang lazim diprasyaratkan bank dalam pengajuan pinjaman.

Baca Juga: Fintech vs Kripto, Regulasi Pemerintah dalam Menumbuhkan Industri Digital

Celah inilah yang menjadi alasan kuat fintech masuk memberikan pembiayaan. "Inilah yang dilihat oleh fintech. Dengan menggunakan teknologi, mereka bisa menjangkau sampai pelosok," kata Nurhaida, Senin malam (20/5/2019), di Jakarta.

Fintech P2P lending memberikan kemudahan dalam memeroleh pinjaman. Seperti tanpa agunan, tapi dapat mengantongi pinjaman dalam jumlah tertentu dan jangka waktu tertentu. Ini pula yang menjadi alasan utama UMKM meminjam ke fintech tersebut karena tidak perlu agunan.

"Ini berdasarkan survei kami, inilah menjadi dasar pemilihan bagi UMKM untuk memilih peer to peer lending untuk melakukan pinjaman," kata Wakil Ketua DK OJK.

Selain memberikan pinjaman, ada pula fintech yang memberikan pendampingan kepada UMKM. Ada pula fintech P2P lending yang hanya memberikan pinjaman tanpa ada servis lainnya. Adapun pendampingan yang dilakukan, antara lain pembuatan laporan keuangan, pemasaran, dan perolehan izin.

Fakta di lapangan memang banyak keluhan bunga yang disandingkan pada pinjaman tinggi. Memang tidak ada yang dapat mengatur bunga, sekalipun OJK. Menurut Nurhaida, di negara manapun bunga tidak bisa diatur. Regulator hanya bisa mengarahkan agar bunga pada taraf wajar dan memastikan jaminan perlindungan kepada masyarakat atau nasabah. Tentunya mereka berhitung dengan risiko yang tinggi, tanpa agunan, maka diimbangi dengan bunga pinjaman yang tinggi atau sebanding dengan risikonya.

Baca Juga: Pelaku Fintech Urun Dana Harap OJK Tak Batasi Investor per Proyek

Nurhaida juga mengatakan, alangkah lebih baiknya UMKM terbuka apa adanya kepada fintech P2P lending. Hal ini memungkinkan mendapat bunga yang lebih murah bila usahanya memang baik atau prospektif. UMKM harus menunjukkan risiko pinjaman bisa mengempis dengan menunjukkan potensi-potensi yang dimiliki, baik dari kekuatan finansial, manajemen, pemasaran maupun produk.

Oleh karena itu, harus terus dicarikan upaya yang melibatkan perusahaan, asosiasi, UMKM, dan otoritas agar bunga tidak menjadi momok yang mengerikan. Formulasi bunga harus terus dikocok.

Baca Juga

Tag: Financial Technology (Fintech), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Arif Hatta

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,920.85 3,881.43
British Pound GBP 1.00 18,471.15 18,280.08
China Yuan CNY 1.00 2,102.27 2,080.16
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,705.16 14,558.84
Dolar Australia AUD 1.00 10,271.55 10,166.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,896.80 1,877.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,566.33 10,457.43
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,769.76 16,597.08
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,449.49 3,411.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,749.57 13,608.94
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5098.374 22.576 696
2 Agriculture 1104.248 -7.049 23
3 Mining 1291.177 -5.626 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.493 2.164 80
5 Miscellanous Industry 930.148 11.865 52
6 Consumer Goods 1876.311 46.088 57
7 Cons., Property & Real Estate 313.113 -2.544 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 894.119 4.368 78
9 Finance 1111.213 -1.708 93
10 Trade & Service 603.737 -1.454 173
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 192 258 66 34.38
2 WOWS 63 77 14 22.22
3 PORT 466 565 99 21.24
4 HDFA 159 187 28 17.61
5 BLTZ 3,100 3,600 500 16.13
6 DPUM 68 78 10 14.71
7 PRAS 111 127 16 14.41
8 MERK 3,500 3,940 440 12.57
9 TCPI 3,400 3,770 370 10.88
10 PGLI 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 DART 258 240 -18 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 JIHD 650 605 -45 -6.92
4 ENVY 130 121 -9 -6.92
5 JMAS 232 216 -16 -6.90
6 SMMA 17,800 16,575 -1,225 -6.88
7 ABMM 1,310 1,220 -90 -6.87
8 NIKL 585 545 -40 -6.84
9 TARA 161 150 -11 -6.83
10 ESTI 59 55 -4 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 PURA 122 118 -4 -3.28
2 TOWR 1,055 1,065 10 0.95
3 HMSP 1,705 1,850 145 8.50
4 KRAS 360 376 16 4.44
5 TCPI 3,400 3,770 370 10.88
6 BBRI 3,130 3,140 10 0.32
7 MEDC 472 488 16 3.39
8 WIIM 192 258 66 34.38
9 BRIS 490 492 2 0.41
10 GIAA 258 264 6 2.33