Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:45 WIB. Maskapai - Garuda memastikan jalur rute kawasan Eropa dan Timur Tengah tidak melewati Selat Hormuz, Iran.
  • 08:37 WIB. Maskapai - AirAsia akan memperluas rute penerbangan domestik sepanjang tahun ini.
  • 08:05 WIB. Copa America Grup C -  Ekuador 1 vs 1 Jepang
  • 08:04 WIB. Copa America Grup C - Chile 0 vs 1 Uruguay
  • 06:53 WIB. Infrastruktur - Kementerian PUPR menganggarkan Rp936,8 miliar dalam pembangunan venue PON.
  • 06:33 WIB. BCA - BCA menggelontorkan dana Rp193,6 juta untuk menyewa Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

BPPT Luncurkan Rumah Tahan Gempa, Ini Penampakannya

BPPT Luncurkan Rumah Tahan Gempa, Ini Penampakannya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) meluncurkan inovasi rumah tahan gempa.

Kepala BPPT Hammam Riza, mengatakan rentetan bencana gempa bumi di tahun 2018, seringkai menimbulkan kerusakan bangunan, yang berujung pada timbulnya korban jiwa.

Sebagai solusi, lanjutnya BPPT pun melakukan kaji terap teknologi bangunan rumah tahan gempa, yang meliputi desain, konstruksi, material,pengujian struktur untuk menghasilkan bangunan tahan gempa, yang dinamakan Bale Kohana.

"Risiko bencana gempa bumi, khususnya yang mengakibatkan kerusakan bangunan perlu diantisipasi dengan hunian atau rumah, yang didesain tahan terhadap gempa. Baik secara struktur, konstruksi dan material," ungkap Hammam usai meluncurkan inovasi Rumah Tahan Gempa buatan BPPT di Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan, Rabu (22/05/2019).

Baca Juga: BUMN Bersinergi Bangun 1.700 Rumah Tahan Gempa di Lombok

Dikatakannya bahwa sejumlah negara yang rawan bencana seperti Jepang, memiliki rumah khusus tahan gempa bagi warganya. Indonesia pun sebutnya, harus mempunyai rumah tanggap darurat untuk bencana gempa bumi.  Oleh karena itu BPPT melalui Pusat Teknologi Material (PTM) melakukan Desain dan Pengembangan bangunan rumah komposit dengan konsep cepat bangun sejak tahun 2016.

"Ini merupakan salah satu upaya BPPT dalam memberikan solusi teknologi yang  dapat dimanfaatkan sebagai sarana pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban akibat bencana gempa bumi" terangnya.

Hammam kemudian menyebut bahwa BPPT telah didukung oleh mitra industri  dalam hal ini PT. Bondor Indonesia dan PT. Tata Logam Lestari, dalam penyediaan komponen bangunan prototipe pertama Bale Kohana.

Baca Juga: Rehabilitasi Fasilitas Publik-Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

"Ini merupakan upaya BPPT untuk mempercepat terwujudnya inovasi konstruksi bangunan tahan gempa dan tahan api yang cepat bangun, yang mampu secara signifikan memberikan kontribusi dalam penyediaan rumah tahan gempa yang cepat bangun bagi masyarakat," Ujarnya.

Ia pun berharap agar  program ini dapat mendukung Program Prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah 2020 yaitu Penguatan Infrastruktur Kawasan Tertinggal dan Ketahanan Bencana yang ditetapkan Kementerian PPN/Bappenas. Dirinya pun meminta dukungan berbagai pemangku kepentingan, supaya inovasi rumah tahan gempa ini, dapat diaplikasikan di berbagai wilayah yang berpotensi bencana gempa bumi.

"Menjawab isu nasional akan kebutuhan rumah tahan gempa,  BPPT telah mempersiapkan usulan program Flagship Prioritas Riset Nasional 2020-2024 tentang Teknologi Sruktur Bangunan Tahan Gempa, Tahan Api, Cepat Bangun yang memiliki output Desain, SOP konstruksi Rumah, dan Standardisasi Bangunan Rumah Tahan Gempa Tahan Api, Cepat Bangun dengan menggunakan teknologi seismic rubber bearing sebagai base isolator untuk menahan beban gempa. Kami harap inovasi ini dapat segera diimplementasikan di berbagai wilayah yang berpotensi bencana gempa bumi," pungkasnya.

Tag: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Rumah Tahan Gempa

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84