Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:19 WIB. Kertajati - Bandara Kertajati siapkan diskon travel dan Damri gratis.
  • 14:02 WIB. Djarum - PT Djarum siap beli cengkih Sulut Rp85.000/kg.
  • 13:52 WIB. Mandalika - Konglomerat Indonesia diminta Jokowi menanamkan modal di KEK Mandalika.
  • 13:29 WIB. Mobil Listrik - Perpres mobil listrik akan segera terbit.
  • 13:26 WIB. Perbankan - Perbankan siap mengimplementasikan QR Code Indonesia Standard (QRIS).
  • 12:21 WIB. Listrik - Tarif listrik golongan 900 VA berpotensi naik.
  • 11:41 WIB. Mastercard - Mastercard masih menunggu persetujuan BI soal GPN.
  • 11:35 WIB. CEKA - Wilmar mengejar pertumbuhan kinerja keuangan maupun produksi 5% sepanjang tahun ini.
  • 10:30 WIB. Energi - 10% orang paling kaya masih pakai LPG tabung 3 kilogram.
  • 10:00 WIB. KAEF - Kimia Farma dan Paphros akan meracik produk kosmetik.
  • 08:28 WIB. Rokok - San Francisco melarang rokok elektrik (e-cigarettes).
  • 07:44 WIB. Perang Dagang - Micron Technology, pembuat memory chips asal AS, masih nekat mengirim barang ke Huawei.

Maskapai Mau Tutup Rute Penerbangan? Wajib Diketahui Kemenhub

Maskapai Mau Tutup Rute Penerbangan? Wajib Diketahui Kemenhub - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta pihak maskapai penerbangan yang akan melakukan penyesuaian rute untuk melapor terlebih dahulu. Setiap rute yang dibuka maupun ditutup wajib diketahui oleh Kemenhub sebagai regulator.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana Banguningsih Pramesti, menjelaskan hingga saat ini belum ada permintaan dari maskapai Garuda Indonesia maupun maskapai nasional lainnya yang mengajukan penutupan rute.

"Maskapai harus lapor dahulu kalau mau mencabut rute atau mengusulkan rute baru," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Ia menambahkan, penutupan rute penerbangan oleh maskapai, termasuk untuk tujuan daerah-daerah terpencil dan terluar diperbolehkan. Dengan catatan, secara bisnis maskapai menelan kerugian akibat tingkat keterisian atau load factor yang rendah.

Baca Juga: 15 Juni, Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Pindah ke BIJB

Namun, di sisi lain, banyak pula maskapai yang mensiasati kerugian tersebut dengan melakukan subsidi silang dengan rute-rute yang sangat padat dan menguntungkan. Pola itu diterapkan oleh hampir semua maskapai saat ini agar akses menuju daerah-daerah terpencil dan terluar di Indonesia tetap dapat dilalui.

"Itu sebabnya, maskapai menerapkan subsidi silang untuk rute rute yang terpencil karena hampir semua maskapai memang kesulitan," katanya.

Mekanisme dalam pencabutan subsidi, Polana menjelaskan, terlebih dahulu rute tersebut akan ditawarkan kepada maskapai lain. Apabila maskapai yang diberi penawaran tidak berminat dari aspek komersial, maka diupayakan rute itu dilayani dengan penerbangan perintis.

Sebelumnya, Garuda Indonesia tengah melakukan evaluasi rute penerbangan yang dilayani saat ini. Evaluasi tersebut menyangkut penutupan rute maupun pengurangan frekuensi penerbangan untuk rute penerbangan tertentu.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Penerbangan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.57 3,760.60
British Pound GBP 1.00 18,068.36 17,886.83
China Yuan CNY 1.00 2,073.48 2,052.81
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,245.00 14,103.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,924.49 9,818.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,823.90 1,805.58
Dolar Singapura SGD 1.00 10,512.92 10,406.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.32 16,015.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,431.70 3,395.04
Yen Jepang JPY 100.00 13,256.10 13,120.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83