Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:28 WIB. Tokyo - Presiden Prancis Macron menginginkan agar Renault dan Nissan terus bersinergi.
  • 20:17 WIB. iPhone - Pengguna iPhone sudah bisa jajal iOS 13.
  • 20:14 WIB. Montreal - Regulator dan maskapai berunding rencana penerbangan kembali Boeing 737 Max.
  • 20:03 WIB. Perang Dagang - Mendag AS mengatakan AS dan China hampir deal.
  • 20:01 WIB. Apple - Apple kabarnya batal pakai kamera teknologi terbaru di iPhone.
  • 19:29 WIB. Samsung - Samsung Galaxy A30 dapat update¬†firmware.
  • 16:03 WIB. Grab - Grab tawarkan opsi paket berlangganan muali Rp20 ribu.
  • 15:25 WIB. SpaceX - SpaceX luncurkan roket Falcon Heavy bawa misi teknologi NASA.
  • 15:08 WIB. Huawei - Huawei akan penuhi standar keamanan 5G Jerman.

Stok Pupuk Subsidi Nasional Capai 1,32 Juta Ton untuk 3 Bulan ke Depan

Stok Pupuk Subsidi Nasional Capai 1,32 Juta Ton untuk 3 Bulan ke Depan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk subsidi sebanyak 1,32 juta ton untuk kebutuhan pupuk bersubsidi nasional. Stok tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi dari aturan pembatasan angkutan berat Lebaran 2019 yang diberlakukan sejak 31 Mei hingga 2 Juni dan 8–10 Juni mendatang.

Dalam rinciannya, pupuk subsidi ini terdiri dari 489.999 ton urea, 387.135 ton NPK, 148.135 ton ZA, 142.430 ton SP-36, dan 152.379 organik untuk kebutuhan pupuk bersubsidi nasional. 

"Jumlah yang kami siapkan di lini III dan IV ini cukup sampai kebutuhan tiga bulan ke depan sehingga kami pastikan jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan petani sehingga petani tidak kekurangan pupuk terutama masa libur Lebaran ini," jelas Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, Jumat (24/5/2019).

Baca Juga: Triwulan-I 2019, Pupuk Indonesia Catatkan Penjualan 2,95 Juta Ton

Dia kembali melanjutkan, dalam penugasan menyalurkan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah dalam Permendag nomor 15/2013 bahwa stok pupuk bersubsidi harus tersedia untuk memenuhi kebutuhan hingga dua minggu.

Namun, untuk mengindari kelangkaan pupuk dan agar petani lebih mudah dan cepat menerima pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia meningkatkan ketersedian stok hingga dua kali lipat baik di lini III (gudang yang berlokasi di kabupaten) dan Lini IV (kios resmi).

Sesuai dengan peraturan pemerintah, stok pupuk bersubsidi yang disalurkan Pupuk Indonesia disesuaikan alokasi pupuk di masing-masing provinsi.

"Beberapa wilayah akan memasuki musim tanam setelah Lebaran ini sehingga kami pastikan stok pupuk yang kami siapkan dapat memenuhi kebutuhan petani di musim tanam," tambahnya.

Berdasarkan wilayah dan kebutuhannya, stok pupuk tertinggi saat ini adalah di Jatim, yaitu sebesar 411.378 ton untuk semua jenis pupuk, kemudian Jabar sebesar 149.527 ton, serta Jateng 146.172 ton, dan Lampung 95.295  ton.

Tercatat hingga 22 Mei 2019, Pupuk Indonesia telah menyalurkan 1.634.586 ton urea, 384.446 ton SP-36, 373.720 ton ZA, 1.034.144 ton NPK, 284.393 ton organik dengan total sejumlah 3.711.289 ton pupuk bersubsidi ke seluruh penjuru Tanah Air.

Baca Juga: KPK Periksa Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia

"Angka penyaluran pupuk bersubsidi hingga Mei ini sudah mencapai 42% dari ketentuan penyaluran pupuk bersubsidi di 2019," lanjut Wijaya.

Penyaluran yang ditargetkan pemerintah di tahun ini sebanyak 8,8 juta ton. Jumlah ini berkurang sebanyak 676 ribu ton jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 9,55 juta ton.

"Kami berharap komitmen bersama antara produsen pupuk, distributor, dan kios dapat bersinergi dengan baik untuk mengutamakan kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di seluruh negeri," pungkas Wijaya.

Tag: PT Pupuk Indonesia (Persero), Pupuk

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.57 3,760.60
British Pound GBP 1.00 18,068.36 17,886.83
China Yuan CNY 1.00 2,073.48 2,052.81
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,245.00 14,103.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,924.49 9,818.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,823.90 1,805.58
Dolar Singapura SGD 1.00 10,512.92 10,406.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.32 16,015.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,431.70 3,395.04
Yen Jepang JPY 100.00 13,256.10 13,120.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6310.489 -9.956 637
2 Agriculture 1444.560 -18.174 21
3 Mining 1720.524 -8.943 46
4 Basic Industry and Chemicals 768.415 -4.669 71
5 Miscellanous Industry 1260.652 -13.406 48
6 Consumer Goods 2400.059 -5.060 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.825 -0.706 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1195.202 4.199 74
9 Finance 1290.876 -0.482 90
10 Trade & Service 803.233 1.052 159
No Code Prev Close Change %
1 POLU 288 432 144 50.00
2 MTWI 82 110 28 34.15
3 BPTR 91 116 25 27.47
4 POSA 450 560 110 24.44
5 TRIM 140 170 30 21.43
6 BKDP 55 64 9 16.36
7 ISAT 2,350 2,710 360 15.32
8 HDFA 136 153 17 12.50
9 PKPK 83 92 9 10.84
10 DYAN 124 137 13 10.48
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 2,080 1,750 -330 -15.87
2 KONI 448 382 -66 -14.73
3 ALKA 438 380 -58 -13.24
4 KICI 310 270 -40 -12.90
5 ASRM 2,280 2,000 -280 -12.28
6 SIPD 900 800 -100 -11.11
7 GOLD 500 454 -46 -9.20
8 GTBO 187 170 -17 -9.09
9 HITS 700 645 -55 -7.86
10 BUMI 130 120 -10 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,675 1,660 -15 -0.90
2 ERAA 1,835 1,915 80 4.36
3 PGAS 2,020 2,140 120 5.94
4 PTBA 3,060 2,990 -70 -2.29
5 MNCN 985 1,050 65 6.60
6 SMBR 1,090 1,050 -40 -3.67
7 ADRO 1,330 1,360 30 2.26
8 MAMI 102 103 1 0.98
9 TLKM 4,010 3,980 -30 -0.75
10 TAMU 520 565 45 8.65