Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:50 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,43% terhadap Yen pada level 109,37 JPY/USD.
  • 23:49 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,33% terhadap Poundsterling pada level 1,3099 USD/GBP.
  • 23:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,47% terhadap Euro pada level 1,1041 USD/EUR.
  • 22:54 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.562 USD/troy ounce.
  • 22:53 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,36 USD/barel.
  • 22:51 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 54,98 USD/barel.
  • 22:16 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,41% pada level 3.308.
  • 22:15 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,35% pada level 29.083.
  • 22:14 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,11% pada level 9.373.
  • 16:06 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,41% terhadap Dollar AS pada level 6,93 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,05% terhadap Dollar AS pada level 13.639 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,62% pada level 3.233.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 2,75% pada level 2.976.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,52% pada level 27.909.
  • 15:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,47% pada level 7.536.

Perang dagang AS-China: Dendam China Sudah Di Ubun-ubun (1)

Perang dagang AS-China: Dendam China Sudah Di Ubun-ubun (1) - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perang dagang antara AS-China sekarang sudah memengaruhi tata bisnis global. Huawei misalnya, kini sedang megap-megap. Maklum, bukan hanya perusahaan-perusahaan AS yang memutuskan hubungan, tapi juga perusahaan Inggris. Dan mungkin akan menular ke Korea Selatan serta perusahaan-perusahaan lainnya.

Berikut adalah ulasan dari berbagai kemungkinan tindakan China dalam menghadapi hal ini, yang diolah dari laporan BBC.

Buku Donald Trumpberjudul "The Art of the Deal" dapat memberikan beberapa wawasan kepada Anda tentang bagaimana ia bernegosiasi dengan China di tengah perang dagang saat ini. Salah satu teori bisnisnya disebut 'berpikir negatif', yang mengantisipasi hasil terburuk, serta mempersiapkannya.

"Saya selalu mempelajari kesepakatan untuk mengantisipasi hal yang terburuk," tulisnya. "Jika kamu merencanakan untuk yang terburuk, jika kamu bisa hidup dengan hal yang terburuk, orang yang baik akan berhati-hati akan dirinya sendiri."

Baca Juga: China Ancam Inggris Bahayanya Ikut Membatasi Huawei

Akan tetapi, apakah AS benar-benar siap menghadapi hal terburuk yang dapat dilakukan China?

Dalam sebuah cuplikan dari China Central Television, yang sekarang menjadi viral di media sosial China, dendam anti-AS tampaknya sudah berada di puncak.

"China tidak mau, tetapi juga tidak takut untuk bertarung," kata presenter acara TV tersebut. "Setelah 5.000 tahun diterpa angin dan badai, kesulitan seperti apa yang belum dilewati oleh bangsa besar seperti China?"

Melihat lebih jauh ke belakang dalam sejarah China, mungkin Beijing mengambil satu halaman dari buku panduan kuno China "The Art of War". Seperti yang disarankan oleh penulis Sun Tzu: "Jika lawan Anda memiliki watak yang mudah tersinggung, berusahalah untuk membuatnya kesal".

Menjual obligasi pemerintah AS

China merupakan negara asing terbesar yang memegang obligasi pemerintah AS, yang dikenal sebagai treasury bond, tetapi pada Maret lalu mampu meningkatkan penjualan obligasi ini ke laju tercepat dalam waktu dua setengah tahun, menurut data dari Departemen Keuangan AS. Dan Beijing bisa terus melakukan hal ini meskipun akan dikenakan biaya.

Hu Xijin, pemimpin redaksi Global Times melalui juru bicara resmi Partai Komunis People's Daily, telah menulis di Twitter-nya: "China mungkin akan berhenti membeli produk-produk pertanian dan energi AS, mengurangi pesanan Boeing, serta membatasi perdagangan jasa AS dengan China. Banyak kaum intelektual di China sedang mendiskusikan kemungkinan untuk membuang treasury bond AS."

Baca Juga: Takut Huawei, Trump Menyatakan AS Darurat Serangan IT dari China

Tetapi para analis mengatakan, melakukan hal itu justru akan lebih menyakiti China. Secara sederhana, jika Beijing menjual obligasi AS, maka itu akan menurunkan dolar AS dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi AS. Namun, hal itu tidak baik untuk China dalam jangka panjang yang akan membutuhkan ekonomi global yang stabil karena ekonominya melemah. Sehingga menyakiti AS dengan cara ini, pada dasarnya akan menyakiti China juga.

Menjual treasury bond AS juga akan mendevaluasi kepemilikan China yang secara efektif menjadi tujuan sendiri.

Baca Juga

Tag: Perang Dagang, Huawei Technologies Co Ltd

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Reuters/Carlos Barria

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,650.70 3,613.99
British Pound GBP 1.00 17,989.98 17,805.55
China Yuan CNY 1.00 1,977.43 1,957.59
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,694.13 13,557.87
Dolar Australia AUD 1.00 9,414.71 9,318.32
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.85 1,744.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,155.08 10,053.29
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,186.79 15,034.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.31 3,330.35
Yen Jepang JPY 100.00 12,488.95 12,361.30
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6249.210 15.757 675
2 Agriculture 1389.817 -4.000 21
3 Mining 1481.192 -1.004 49
4 Basic Industry and Chemicals 965.949 11.937 77
5 Miscellanous Industry 1228.455 7.753 51
6 Consumer Goods 2078.820 6.780 57
7 Cons., Property & Real Estate 472.686 0.757 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.781 5.772 76
9 Finance 1375.393 1.438 92
10 Trade & Service 745.215 -4.996 167
No Code Prev Close Change %
1 POLA 130 171 41 31.54
2 OMRE 750 930 180 24.00
3 PORT 500 600 100 20.00
4 GMTD 16,000 19,000 3,000 18.75
5 INAF 690 810 120 17.39
6 TIRA 256 300 44 17.19
7 LMAS 113 130 17 15.04
8 NIKL 610 695 85 13.93
9 ALKA 350 398 48 13.71
10 UNIT 161 181 20 12.42
No Code Prev Close Change %
1 PADI 75 50 -25 -33.33
2 GHON 1,580 1,210 -370 -23.42
3 PEGE 152 120 -32 -21.05
4 MTSM 236 190 -46 -19.49
5 PRIM 378 318 -60 -15.87
6 NZIA 690 585 -105 -15.22
7 ALMI 350 308 -42 -12.00
8 OCAP 176 155 -21 -11.93
9 PICO 895 800 -95 -10.61
10 ENVY 492 440 -52 -10.57
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 830 830 0 0.00
2 KPIG 127 129 2 1.57
3 LUCK 630 600 -30 -4.76
4 MNCN 1,720 1,700 -20 -1.16
5 TCPI 6,700 6,875 175 2.61
6 DMND 1,370 1,530 160 11.68
7 GMFI 114 126 12 10.53
8 BBRI 4,710 4,740 30 0.64
9 ABBA 92 92 0 0.00
10 NIKL 610 695 85 13.93