Portal Berita Ekonomi Senin, 13 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Gawat! 33% Mantan Karyawan Masih Akses Data Perusahaan

Gawat! 33% Mantan Karyawan Masih Akses Data Perusahaan
WE Online, Jakarta -

Sebuah riset dari Kaspersky Lab mengungkapkan bahwa sebanyak 33% mantan karyawan masih memiliki akses pada fail dan dokumen perusahaan, tempat dulu ia bekerja. Risikonya, data dan aset perusahaan tersebut bisa disalahgunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Penyalahgunaan bisa terjadi karena mantan karyawan masih terhubung pada layanan surel, aplikasi pesan hingga dokumen Google perusahaan. Mereka bisa saja menggunakan data tersebut untuk tujuan pribadi di tempat kerja barunya, atau bahkan tidak sengaja menghapus atau merusah data tersebut.

Menurut Sergey Martsynkyan, Head of B2B Product Marketing di Kaspersky Lab, bagi bisnis, terutama perusahaan kecil yang aktif dan dalam proses menuju efisien dan kompetitif, situasi tersebut tentu sangat tidak diinginkan karena menguras waktu dan energi, yang seharusnya bisa digunakan untuk mencapai tujuan bisnis.

Baca Juga: Hindari Dampak Burn Out dalam Membangun Bisnis dengan 5 Tips Ini

"Fail digital yang berantakan dan akses data tidak terkontrol terkadang dapat menyebabkan pelanggaran dan insiden dalam dunia siber, dalam banyak kasus, kemungkinan akan mengakibatkan gangguan dalam pekerjaan di perusahaan, waktu terbuang dan energi terkuras sia-sia akibat memulihkan fail yang hilang," jelas dia melalui siaran berita.

Situasi seperti ini tentu sangat mengkhawatirkan. Pasalnya jika aset-aset seperti kekayaan intelektual, data komersial dan segala jenis rahasia yang harus dilindungi lainnya hilang, pelaku kejahatan atau kompetitor bisa menggunakannya untuk meraup keuntungan.

Di antara responden yang disurvei oleh Kaspersky Lab, 72% mengaku bekerja dengan dokumen yang berisi berbagai jenis data sensitif.

"Kehati-hatian dalam mengelola hak akses serta menggunakan solusi keamanan bukan hanya untuk melindungi diri dari ancaman siber. Ini adalah jaminan bekerja secara efektif tanpa gangguan," kata Martsynkyan menegaskan.

Untuk mencegah terjadinya situasi di atas, berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan:

• Susun kebijakan akses untuk aset perusahaan, termasuk kotak email, folder bersama, dokumen online (semua hak akses yang harus segera ditarik setelah karyawan keluar dari perusahaan).

• Secara teratur ingatkan staf tentang peraturan keamanan siber perusahaan sehingga mereka dapat memahami apa yang diharapkan dan mengubahnya menjadi kebiasaan.

Baca Juga: 2018, 22 Juta Lebih Data Hilang Akibat Kejahatan Siber

• Gunakan enkripsi untuk melindungi data perusahaan yang tersimpan dalam perangkat. Cadangkan data untuk memastikan informasi aman dan dapat diambil kembali, seandainya terjadi kemungkinan buruk.

• Tumbuhkan kebiasaan penerapan kata sandi yang baik di antara karyawan, seperti tidak menggunakan rincian pribadi atau membaginya dengan siapa pun baik di dalam atau di luar perusahaan. Fungsi pengelola kata sandi dalam produk solusi keamanan dapat menjaga keamanan kata sandi dan data rahasia Anda.

Baca Juga

Tag: Keamanan Siber, Kaspersky Lab

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40