Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:21 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,52% pada level 3.005
  • 21:20 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,32% pada level 27.087
  • 21:19 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,65% pada level 8.177
  • 20:27 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.492 USD/troy ounce
  • 20:26 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,09 USD/barel
  • 20:25 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,95 USD/barel
  • 20:23 WIB. Valas - Dollar melemah 0,10% terhadap Yen pada level 108,65 Yen/USD
  • 20:22 WIB. Valas - Dollar menguat 0,18% terhadap Poundsterling pada level 1,2809 USD/Pound
  • 20:21 WIB. Valas - Dollar melemah 0,42% terhadap Euro pada level 1,1119 USD/Euro
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,69% pada level 26.848
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,32% pada level 3.124
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,05% pada level 2.977
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,09% pada level 22.451
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,23% pada level 2.077
  • 16:07 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,20% terhadap USD pada level 7,0789 Yuan/USD

Per Kuartal I 2019, Pendapatan IBFN Tumbuh 174%

Per Kuartal I 2019, Pendapatan IBFN Tumbuh 174% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) mencatatkan hasil positif dalam hal pendapatan sampai kuartal pertama tahun ini. Pendapatan perseroan tumbuh sebesar 174% yoy menjadi Rp21,60 miliar dari sebelumnya rugi sebesar Rp29,18 miliar pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama IBFN, Carolina Dina Rusdiana mengatakan, perbaikan pendapatan tersebut didorong oleh pembiayaan sewa, modal kerja, dan lain-lain. Perusahaan yang saat ini aktif mencari pendanaan untuk meningkatkan pembiayaan, juga giat memperbaiki pembiayaan bermasalah. Per 31 Maret 2019 lalu rugi bersih setelah pajak berhasil turun menjadi Rp15,84 miliar, dibanding pencatatan kerugian sebesar Rp56,48 miliar dalam periode yang sama di akhir Maret 2018.

Baca Juga: IBFN Klaim Tahun Politik Tak Pengaruhi Perusahaannya

"Penurunan kerugian ini didukung oleh langkah-langkah efisiensi, restrukturisasi, dan perbaikan struktur permodalan yang telah dilakukan sepanjang 2018," kata dia melalui siaran pers, Selasa (28/5/2019).

Carolina menambahkan, "Tahun ini adalah babak baru bagi IBFN dengan manajemen dan pemegang saham baru hasil Right Issue di akhir 2018, sehingga siap dalam menyalurkan kembali pembiayaan kepada nasabah-nasabah perusahaan yang mempunyai track record dan prospek usaha yang baik di tahun ini."

"Kualitas pembiayaan perseroan terus mengalami perbaikan. Rasio pembiayaan bermasalah per 31 Maret 2019 membaik 25% dari posisi yang sama di 31 Maret 2018 sebesar 69% dan sedang diupayakan mengecil hingga di bawah 5% pada akhir 2020. Rasio permodalan juga mengalami perbaikan dari 1% pada Maret 2018 menjadi 22% di Maret 2019," tandasnya.

Sebagai informasi, pada 24 April 2019 lalu, perseroan telah memperkuat manajemen IBFN dengan mengangkat Mulyadi sebagai direktur perseroan. Sebelumnya, IBFN menghadapi tuntutan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kepada Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang meraih kesepakatan atas proposal perdamaian (homologasi) dengan mayoritas kreditur pada 10 April 2018.

Baca Juga: IBFN Targetkan Pendanaan Rp200 M di Tahun Depan

Sebagai wujud komitmen pemegang saham utama, INTA Group telah melaksanakan konversi utang melalui penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) di Juli 2018 dengan nilai sekitar Rp350 miliar. Selain itu, dengan keberhasilan right issue pertama dan masuknya PT Northcliff Indonesia di akhir 2018, maka tahun ini merupakan babak baru kebangkitan IBFN untuk kembali dapat menyalurkan pembiayaan.

Baca Juga

Tag: PT Intan Baruprana Finance Tbk

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,797.39 3,759.40
British Pound GBP 1.00 18,267.89 18,084.71
China Yuan CNY 1.00 2,007.25 1,986.44
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,242.86 14,101.14
Dolar Australia AUD 1.00 9,669.48 9,571.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,815.67 1,797.54
Dolar Singapura SGD 1.00 10,405.36 10,298.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,781.09 15,619.83
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,401.69 3,365.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,094.47 12,960.61

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6181.014 11.422 658
2 Agriculture 1351.502 13.001 20
3 Mining 1588.875 -8.507 48
4 Basic Industry and Chemicals 901.699 10.902 74
5 Miscellanous Industry 1182.166 38.832 50
6 Consumer Goods 2162.045 -14.721 54
7 Cons., Property & Real Estate 503.119 -1.174 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1204.532 -3.235 75
9 Finance 1246.666 1.250 90
10 Trade & Service 805.462 3.941 165
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 980 1,225 245 25.00
2 KBLV 330 410 80 24.24
3 SSTM 402 492 90 22.39
4 JSKY 430 515 85 19.77
5 BRAM 14,000 16,675 2,675 19.11
6 WICO 480 565 85 17.71
7 ABBA 160 182 22 13.75
8 TELE 326 364 38 11.66
9 MINA 1,570 1,730 160 10.19
10 HERO 710 780 70 9.86
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 246 202 -44 -17.89
2 KRAH 1,125 930 -195 -17.33
3 TFCO 384 332 -52 -13.54
4 ANDI 1,815 1,630 -185 -10.19
5 POOL 2,000 1,800 -200 -10.00
6 CMNP 2,130 1,935 -195 -9.15
7 OPMS 270 246 -24 -8.89
8 INAF 1,140 1,040 -100 -8.77
9 TIRA 232 212 -20 -8.62
10 NOBU 940 860 -80 -8.51
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 220 232 12 5.45
2 KPIG 139 140 1 0.72
3 TELE 326 364 38 11.66
4 ABBA 160 182 22 13.75
5 FREN 159 161 2 1.26
6 TCPI 6,175 6,125 -50 -0.81
7 TARA 755 765 10 1.32
8 BBRI 3,990 4,050 60 1.50
9 OPMS 270 246 -24 -8.89
10 ERAA 1,590 1,695 105 6.60