Begini Cara Blibli Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Begini Cara Blibli Menyiapkan Pemimpin Masa Depan Kredit Foto: Website Blibli

Blibli menjadi perusahaan peraih penghargaan Most Admired Company 2019 versi Warta Ekonomi. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan paling dikagumi, yang mana di tahun ini mengambil sudut pandang milenial sebagai indikator pemilihan perusahaan.

Bicara milenial di salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia ini, menurut Sandra Kumalasari Dinata, SVP People Operation & General Services Blibli, secara komposisi karyawan Blibli memang didominasi generasi milenial dengan persentase mencapai 60% lebih. Kondisi itu menurutnya sejalan dengan industri e-commerce yang maju pesat di era kekinian yang biasa dibilang era milenial.

"Target Blibli sendiri juga ada di range usia milenial, jadi apa yang dilakukan perusahaan sesuai dengan karakteristik dan ciri-ciri milenial," ujar Sandra usai menerima penghargaan Most Admired Company 2019 yang digelar di Balai Kartini, Senin (27/5/2019).

Baca Juga: Pemesanan Tumbuh 2,5 Kali Lipat, Apa Rencana Blibli Selanjutnya?

Untuk memenuhi kebutuhan karyawannya yang didominasi milenial, menurut Sandra, pertama dimulai dari tempat kerja dan fasilitas, diikuti dengan program-program dan kegiatan yang dibuat sesuai dengan karakteristik milenial. Hal itu untuk membangun suasana yang menyenangkan dan kondusif agar para milenial dapat terus berkarya dengan maksimal.

"Milenial adalah cikal bakal dari perkembangan ekonomi selanjutnya, dan karakteristik mereka berbeda dengan generasi sebelumnya," imbuh Sandra.

Diakui oleh Sandra, untuk top managemen level saat ini masih diduduki oleh generasi sebelum milenial, yang jumlahnya berkisar 40%. Tapi, tugas utama generasi sebelum milenial ini adalah menyiapkan jalan bagi karyawan milenial untuk dapat membangun Blibli ke depannya. Karena mungkin, saat Blibli besar, generasi sebelum milenial sudah pensiun, digantikan oleh para milenial.

"Kami punya sesuatu yang boleh dikatakan wisdom yang akan membantu mereka mengarahkan impian mereka ke depannya," jelas Sandra.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, Blibli.com Tambah Opsi Pembayaran dengan Go-Pay

Menurut Sandra, milenial itu memiliki karakteristik yang unik, rasa ingin tahu besar, dan kadang mau hasil yang serba cepat dan instan. Milenial lebih ingin tahu dampak dari pekerjaan yang mereka lakukan, apakah membuat dampak yang lebih bagus atau tidak bagi diri mereka sendiri maupun lingkungan. Hal itu yang coba dibantu oleh top managemen level Blibli karena mungkin dari sisi pengalaman, generasi sebelumnya lebih punya pengalaman dan harus dibagikan ke generasi milenial.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini