Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:45 WIB. Maskapai - Garuda memastikan jalur rute kawasan Eropa dan Timur Tengah tidak melewati Selat Hormuz, Iran.
  • 08:37 WIB. Maskapai - AirAsia akan memperluas rute penerbangan domestik sepanjang tahun ini.
  • 08:05 WIB. Copa America Grup C -  Ekuador 1 vs 1 Jepang
  • 08:04 WIB. Copa America Grup C - Chile 0 vs 1 Uruguay
  • 06:53 WIB. Infrastruktur - Kementerian PUPR menganggarkan Rp936,8 miliar dalam pembangunan venue PON.
  • 06:33 WIB. BCA - BCA menggelontorkan dana Rp193,6 juta untuk menyewa Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

Indonesian Tobacco Mau Jual Tembakau ke India

Indonesian Tobacco Mau Jual Tembakau ke India - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Indonesian Tobacco Tbk berencana untuk memperbesar porsi ekspor perseroan yang saat ini masih sebesar 2-3%. Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri tembakau ini, berharap kontribusi ekspor perseroan akan meningkat hingga ke angka 30%. 

 

Direktur Utama PT Indonesian Tobacco Tbk, Djonny Saksono menuturkan bahwa perseroan berencana ekspansi ke India dan China dengan menggandeng perusahaan lokal untuk memasarkan produk-produknya.  

 

“ke depan ke India ada juga rencana ekspansi ke China kerjasama dengan perusahaan disana,” jelasnya, di Jakarta, Selasa (28/5/2019). 

 

Baca Juga: IPO, Indonesian Tobacco Jual Saham Rp230 per saham

 

Ia mengungkapkan bila untuk ekspansi ke India saat ini pihaknya tengah dalam proses uji coba produk, yang diharapkan rampung pada Oktober mendatang. “India mereka sudah sampel contoh barang kita, mereka order lagi untuk dilakukan uji pemasaran mulai dipasarkan sekitar September-Oktober,” ungkapnya. 

 

Djonny menyebutkan jika India yang merupakan negara dengan jumlah penduduk 1,34 miliar dan menjadi terbesar kedua di dunia memiliki potensi pasar yang besar. Diperkirakan, potensi ekspor perseroan ke India akan mencapau sebesar 50 hingga 100 ton per bulan. 

 

“Itu sudah 50% dari penjualan kita. Target tahap pertama 8-10 ton, per kilo itu US$15 sehingga bisa US$15 ribu. Tapi pemesanan bertahap, ini kontrak jangka panjang, biasanya 1-2 tahun,” jelasnya. 

 

Saat ini, perusahaan dengan merek tembakau Butterfly ini telah melakukan ekspor tambakau ke beberapa negara seperti Singapura, Malaysia dan Jepang. 

 

Namun begitu, perseroan juga tetap akan memperlebar pasar di domestik dengan masuk ke Sumatera, dan Jawa. Ia menyebutkan pasar perseroan di domestik paling besar di Papua, kemudian di Nusa Tenggara dan Sulawesi Utara. 

 

“Market share kita 40% di Papua. Kita ada pengembangan di Nusa Tenggara 25% dan Sulawesi Utara 20%. Produk kita ada 10 macam, merek dagang kita ada 20 lebih,” pungkasnya. 

 

Baca Juga: Petani Mengeluh Harga Tembakau Terus Turun

 

Untuk memperlancar keinginan tersebut, perseroan pun menawarkan sahamnya ke publik sebanyak-banyaknya 274,06 juta saha, atau 29,13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. 

 

Perseroan menawarkan harga saham Rp180 per saham hingga Rp230 per saham dengan nilai nominal Rp50 per saham. Target perolehan dana dari IPO Rp49,33 miliar hingga Rp63,03 mliar. dana IPO akan digunakan perseroan untuk meningkatkan stok bahan baku perseroan di tahun ini. 

 

Tag: PT Indonesian Tobacco Tbk, Ekspor

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84