Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:19 WIB. Kertajati - Bandara Kertajati siapkan diskon travel dan Damri gratis.
  • 14:02 WIB. Djarum - PT Djarum siap beli cengkih Sulut Rp85.000/kg.
  • 13:52 WIB. Mandalika - Konglomerat Indonesia diminta Jokowi menanamkan modal di KEK Mandalika.
  • 13:29 WIB. Mobil Listrik - Perpres mobil listrik akan segera terbit.
  • 13:26 WIB. Perbankan - Perbankan siap mengimplementasikan QR Code Indonesia Standard (QRIS).
  • 12:21 WIB. Listrik - Tarif listrik golongan 900 VA berpotensi naik.
  • 11:41 WIB. Mastercard - Mastercard masih menunggu persetujuan BI soal GPN.
  • 11:35 WIB. CEKA - Wilmar mengejar pertumbuhan kinerja keuangan maupun produksi 5% sepanjang tahun ini.
  • 10:30 WIB. Energi - 10% orang paling kaya masih pakai LPG tabung 3 kilogram.
  • 10:00 WIB. KAEF - Kimia Farma dan Paphros akan meracik produk kosmetik.
  • 08:28 WIB. Rokok - San Francisco melarang rokok elektrik (e-cigarettes).
  • 07:44 WIB. Perang Dagang - Micron Technology, pembuat memory chips asal AS, masih nekat mengirim barang ke Huawei.

Wah, Rusia Lakukan Uji Coba Senjata Nuklir

Wah, Rusia Lakukan Uji Coba Senjata Nuklir - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Rusia kemungkinan melakukan tes nuklir berskala rendah yang melanggar kesepakatan global. Demikian dikatakan oleh Letjen Robert P. Ashley, Kepala Badan Intelejen Pertahanan AS (Defense Intelligence Agency), Rabu (29/5/2019), sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

“AS memperkirakan Rusia tidak mematuhi moratorium pengetesan nuklir yang sesuai dengan “zero yield’, “ ujarnya dalam sebuah forum di Hudson Institute.

Baca Juga: Perjalanan Karier Si Miliarder Baja Dunia, Asli Orang Rusia

Sebagaimana diketahui ada kesepakatan pada tahun 1990-an yang disebut Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty (CTBT). Dalam kesepakatan ini disebutkan setiap test harus disepakati oleh 8 atau lebih negara berkekuatan nuklir, diantanya Israel dan AS.

Rusia menandatangi kesepakatan ini pada tahun 2000.

“Kami yakin bahwa kapabilitas yang mereka miliki untuk mengadakan test sudah melewati Batasan zero yield yang ditetapkan CTBT,” ujar Ashley.

Belum ada komentar dari pihak Rusia. Tapi kepada Duma (DPR-nya Rusia), Vladimir Shamanov, mengatakan via kantor berita Interfax bahwa Ashley, “jangan sampai membuat pernyataan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.”

Baca Juga: Trump dan Putin Teleponan Ngomongin Nuklir

“Kita semua tahu bahwa melakukan test nukulir sudah tidak dapat lagi dilakukan secara diam-diam,” ujarnya.

“Pernyataan semacam ini hanya menyimpulkan bahwa profesionalisme dalam militer AS sudah turun,” tambahnya.

Sementara juru bicara Kementrian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus, mengatakan bahwa pihak Rusia sudah berkali-kali melakukan pelanggaran. “Kami diingatkan bahwa mereka terus menerus melanggar kesepakatan internasional,” ujarnya.

Tag: Rusia, Senjata Nuklir, Nuklir

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters/Sergei Karpukhin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.57 3,760.60
British Pound GBP 1.00 18,068.36 17,886.83
China Yuan CNY 1.00 2,073.48 2,052.81
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,245.00 14,103.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,924.49 9,818.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,823.90 1,805.58
Dolar Singapura SGD 1.00 10,512.92 10,406.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.32 16,015.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,431.70 3,395.04
Yen Jepang JPY 100.00 13,256.10 13,120.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83