Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.650 USD/troy ounce.
  • 16:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 31,90 USD/barel.
  • 16:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 24,44 USD/barel.
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Poundsterling pada level 1,2307 USD/GBP.
  • 16:15 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,36% terhadap Euro pada level 1,0853 USD/EUR.
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,34% terhadap Yuan pada level 7,0695 CNY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Yen pada level 108,86 JPY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 16.250 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,17% pada level 23.970.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,19% pada level 2.815.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,57% pada level 2.531.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,90% pada level 5.596.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,13% pada level 19.353.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,90% pada level 1.807.

Rambah Bisnis Perhotelan dan Properti, Tiap Tahun Essenza Mau Beli 4 Hotel

Rambah Bisnis Perhotelan dan Properti, Tiap Tahun Essenza Mau Beli 4 Hotel - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan holding pemegang merek dagang keramik "Essenza", PT Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) merambah lini bisnisnya ke perhotelan dan properti.

Direktur Utama IKAI Teuku Johas Raffli menuturkan, perluasan bisnis ke perhotelan dan properti, selain untuk menyerap produksi keramik Essenza, juga dimaksudkan sebagai recurring income bagi bisnis IKAI.

"Kami juga akan mendapat kenaikan NAV (net asset value) atau kenaikan dari pertumbuhan dari nilai aset itu sendiri," tuturnya melalui siaran berita Jumat (31/5/2019).

Di samping itu, tahun ini perseroan berencana tetap mempertahankan merk Essenza dan berharap dapat mengembalikan kejayaan seperti pada era 90-an.

Dia menjelaskan, bisnis hotel dan keramik memiliki siklus yang berbeda sehingga justru saling mendukung neraca keuangan emiten. Bisnis perhotelan akan mencapai puncak pada Desember, Januari maupun hari-hari besar, sebaliknya pada waktu-waktu tersebut industri keramik mengalami penurunan penjualan.

Baca Juga: Mau Ekspansi Bisnis Perhotelan, PPA Anggarkan Rp100 Miliar

Selain mengandalkan penyerapan di lingkup usahanya, untuk memperluas pasar, IKAI akan menjalin kerja sama dengan mitra distribusi untuk menjangkau skala nasional. Pertumbuhan ekonomi, iklim politik, dan keamanan yang semakin membaik, mendorong perusahaan optimis untuk terus melakukan ekspansi.

Dengan berinvestasi di bisnis perhotelan, IKAI akan memeroleh pendapatan rutin yang stabil. Selain itu, IKAI menargetkan akan mendapatkan laba dari pertumbuhan aset sendiri sehingga portofolio IKAI akan semakin besar. Tahun ini perusahaan yang pernah berjaya memasarkan produksi poerselain dan ubin dengan merek Essenza ke pasar domestik dan internasional berencana membeli 3-4 hotel dengan kisaran nilai investasi sebesar  Rp500 miliar.

Potensi tersebut menjadi dasar bagi IKAI untuk memperbesar portofolio perhotelan pada kelas hotel bintang tiga hingga bintang empat. Ditargetkan setiap tahun IKAI akan membeli tiga hingga empat hotel dengan nilai investasi sedikitnya Rp500 miliar

"Kami memproyeksikan pada 2024, seharusnya posisi aset IKAI akan berada pada posisi Rp5 triliun. Hal ini tidak lepas dari sisi aset seperti tanah dan bangunan yang sudah pasti setiap tahun akan naik," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, kenaikan pendapatan operasional akan diperoleh dari operasional hotel. Sehingga untuk mencapai target tersebut dibutuhkan keahlian dan fokus mengelola portofolio berupa hotel sebagai industri jasa.

Baca Juga: Ristia Bintang Bakal Bangun 1 Hotel Lagi di Bali

Meski demikian, diversifikasi usaha IKAI tidak akan meninggalkan usaha keramik yang pernah berekspasi hingga ke lebih 30 negara.

"Untuk pasar dalam negeri kami akan fokus pada pasar keramik high end sehingga tidak perlu bersaing dengan keramik asal China yang dijual murah," tutup Yohas.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Intikeramik Alamasri Industri, Perhotelan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Marten Bjork

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93