Portal Berita Ekonomi Minggu, 05 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ini Transformasi Digital di Hulu Pertamina

Ini Transformasi Digital di Hulu Pertamina
WE Online, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) pada tahun 2019 ini menginvestasikan sekitar US$2,6 miliar di sektor hulu (upstream), atau 60% dari total investasi yang digelontorkan perseroan sebesar US$4,2 miliar. Ini menegaskan sektor hulu masih menjadi baseline perusahaan energi pelat merah tersebut.

Begitu pentingnya sektor hulu, hingga invetasi di sektor ini direncanakan akan ditambah sebesar US$400 juta lagi untuk keperluan pengembangan bisnis seperti M&A dan tender hulu migas, investasi anak usaha seperti PT Pertamina EP, serta untuk pengembangan blok migas di anak usaha di sektor hulu.

Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H Samsu menyatakan transformasi digital menjadi salah satu agenda strategis perusahaan. Berbagai fungsi seperti interpretasi, seismic, data storage saat ini sudah disentralisasi berbasis cloud (single system).

"Semisal anak usaha A memiliki software A, sementara anak usaha B memiliki software B, ini sudah diintegrasikan menggunakan satu software lisence owner saja sehingga lebih teroptimasi dari sisi biaya lisence. Dengan lisence yang terpusat pula, tim data semisal ada beberapa geologist yang perlu menggunakan software di saat yang bersamaan, tinggal pakai saja tidak perlu satu orang satu lisence," kata dia kepada redaksi Majalah Warta Ekonomi, belum lama ini. 

Baca Juga: Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp36 Triliun di 2018

Pun dalam hal monitoring data produksi saat ini sudah menggunakan sistem daily report yang semuanya sudah tersedia secara digital di screen. Samsu sendiri memiliki empat layar di ruang kerjanya sehingga sebagai decision maker, ia bisa bergerak cepat semisal ada kick back dari lapangan sebelah yang menyebabkan produksi turun, bisa dicoba melewati route lain.

Ini menjadi sebuah paradigma baru bahwa decision maker harus bisa melihat realtime data at anytime, anydate, historical yang ujungnya untuk selalu memotivasi di era 24/7 agar produksi mendekati decline rate 0, mengingat data ini juga sudah tersedia lewat aplikasi mobile.

Ditambahkan, Pertamina juga mempercepat proses akuisisi data. Pertamina saat ini menggunakan inisiatif social currency creation (divestasi 10% dengan BUMD untuk memperkuat kemitraan lokal) demi mempercepat proses akuisisi data terutama di darat.

Mengingat, footprint sebuah survei seismik terkadang menyebabkan masyarakat lokal tidak bisa beraktivitas, atau misalnya lintasannya melewati pohon yang dilindungi dan berbagai aspek non-teknis lainnya, kemitraan dengan aspek lokal sangat penting dalam menunjang keberlangsungan proses akuisisi data.

"Kemitraan ini, bisa dalam bentuk pembukaan lahan, suplai makanan, suplai tenaga kerja dan sebagainya, yang sudah diterapkan di Proyek JTB (Jambaran Tiung Biru) dan Mahakam," tambah dia.

Baca Juga: Pertamina Modernisasi Kilang Berteknologi Tinggi

Bersamaan dengan transformasi digital tersebut, optimalisasi teknologi juga terus dilakukan. Untuk menjaga laju produksi, berbagai teknologi tinggi diterapkan, mulai dari well intervention, strategi kompresor, optimisasi unit produksi, hingga rekonfigurasi sistem produksi.

Di Blok Mahakam misalnya, digunakan strategi SIBU (shut in build up), yakni mengelola reservoir secara ketat di sumur-sumur tua, di mana secara terencana menutup katup kepala sumur dan membuka kembali ketika gas telah terkumpul, dan sejumlah strategi lain.

Berbagai upaya tersebut dapat menambah produksi dari sumur-sumur yang aktif, dan juga menahan laju penurunan produksi secara alamiah (natural decline). Ini mampu menekan biaya operasi atau cost recovery hingga 24%. Ada juga konsep DWE (develop while explore) yang mempercepat proses eksplorasi dari semula 5-7 tahun menjadi tiga tahun saja.

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), Transformasi Digital

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89