Portal Berita Ekonomi Senin, 06 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,83% pada level 22.714.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 5,71% pada level 3.332.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,30% pada level 2.687.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,93% pada level 6.276.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,47% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,22% terhadap Dollar AS pada level 14.490 IDR/USD.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 107,54 JPY/USD.
  • 16:08 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.777 USD/troy ounce.
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,30% di akhir sesi II.

3 Kapal Perang Milik China Sambangi Sydney, Ada Apa?

3 Kapal Perang Milik China Sambangi Sydney, Ada Apa?
WE Online, Sydney -

Masrayakat Australia dikejutkan oleh pemandangan tiga kapal perang China yang muncul di Sydney Harbour, pada hari Senin (3/6/2019).

Atas kejadian tersebut, Perdana Menteri Scott Morrison didesak memberikan penjelasan karena tidak ada pengumuman publik terkait kunjungan kepala-kapal perang tersebut.

"Ini mungkin mengejutkan bagi orang lain, tetapi tentu saja itu bukan kejutan bagi pemerintah," kata Perdana Menteri Scott Morrison, saat menjelaskan tentang kunjungan tersebut selama perjalanan ke Solomon Island, seperti dikutip AFP, Selasa (4/6/2019).

Baca Juga: Taiwan Sebut China Tutup-tutupi Tragedi Berdarah Tiananmen

Di tengah kekhawatiran yang meningkat tentang kekuatan dan kekuatan militer Beijing yang terus meningkat, penampilan kelompok kapal peran berbendera China dan sekitar 700 pelaut itu menjadi kejutan.

"Kami sudah tahu tentang itu selama beberapa waktu," lanjut dia.

"Kunjungan balasan karena kapal-kapal Angkatan Laut Australia telah mengunjungi China. Mereka kembali setelah operasi anti-perdagangan narkoba di Timur Tengah," imbuh Morrison.

Menurut laporan media lokal, kapal-kapal perang China antara lain Kunlun Shan, kapal permukaan kelas Yuzhao; kapal pengisian ulang Luoma Lake dan Xuchang; fregat modern yang diyakini dilengkapi dengan sistem rudal surface-to-air dan rudal anti-kapal selam.

Waktu kunjungan ketiga kapal militer Beijing juga dipertanyakan. Kunjungan itu terjadi pada malam peringatan 30 tahun tragedi Tiananmen.

Baca Juga: China Anggap Mike Pompeo Arogan dan Ikut Campur Urusan Negerinya

Kunjungan kapal-kapal Beijing itu hanya berselang beberapa hari setelah terungkap bahwa kapal perang China baru-baru ini berinteraksi dengan kapal induk Australia di Laut China Selatan. Pilot-pilot helikopter yang berbasis kapal induk juga dilaporkan dibidik dengan laser. Namun, Beijing telah membantah laporan adanya insiden laser tersebut.

"Saya pikir setiap pemahaman mengenai waktu dapat mengalami sedikit analisis berlebihan," kata Morrison.

Sejak berkuasa, Presiden Xi Jinping telah berinvestasi besar-besaran pada Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA-N) dalam upaya memproyeksikan pengaruh China di Pasifik dan sekitarnya.

“Kunjungan Angkatan Laut China ke Australia lebih merupakan fregat tunggal, bukan kelompok tugas dengan kapal serbu amfibi dan 700 personel,” kata Rory Medcalf, kepala National Security College di Australian National University.

“Sydney bukan tempat persinggahan yang nyaman dalam perjalanan pulang dari Teluk Aden. Apa ceritanya di sini?," lanjut pakar tersebut.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Australia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Bobby Yip

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,897.77 3,858.57
British Pound GBP 1.00 18,246.90 18,058.10
China Yuan CNY 1.00 2,071.43 2,050.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,619.74 14,474.27
Dolar Australia AUD 1.00 10,172.42 10,063.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,886.39 1,867.60
Dolar Singapura SGD 1.00 10,498.92 10,390.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,477.91 16,312.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.83 3,377.89
Yen Jepang JPY 100.00 13,571.98 13,435.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89