Portal Berita Ekonomi Senin, 06 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:05 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,43% terhadap Dollar AS pada level 14.460 IDR/USD.
  • 09:00 WIB. IHSG- IHSG menguat 0,51% di awal sesi I.
  • 09:00 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,40 USD/barel.
  • 08:59 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,00 USD/barel.
  • 08:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Euro pada level 1,1272 USD/EUR.
  • 08:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2485 USD/GBP.
  • 08:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 1,28% pada level 25.673.
  • 08:54 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 1,27% pada level 2.179.
  • 08:48 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,99% pada level 22.527.
  • 08:47 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 1,11% pada level 3.187.
  • 08:47 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,23% pada level 2.659.
  • 08:46 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Yuan pada level 7,05 CNY/USD.
  • 08:44 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yen pada level 107,72 JPY/USD.
  • 08:44 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.773 USD/troy ounce.

Bangkrut, Bank Sita Emas Milik Venezuela

Bangkrut, Bank Sita Emas Milik Venezuela
WE Online, Jakarta -

Deutsche Bank, pemberi pinjaman terbesar yang berbasis di Jerman, menyita 20 ton emas milik Venezuela. Musababnya, negara itu gagal membayar utang atau pinjaman seperti dalam perjanjian.

 

Venezuela, yang bernama resmi Republik Bolivarian, menerima pinjaman dari bank Jerman itu pada tahun 2016 dengan jaminan 20 ton emasnya. Menurut laporan Bloomberg, Selasa (4/5/2019), yang mengutip sumber terkait masalah itu, 20 ton emas tersebut dijadikan jaminan untuk pinjaman senilai USD750 juta.

 

Baca Juga: Amerika Terus Berupaya Jatuhkan Presiden Venezuela, Ini Penyebabnya

 

Namun, Venezuela gagal memenuhi ketentuan perjanjian termasuk pembayaran bunga. Perjanjian itu akan berakhir pada tahun 2021. Kegagalan Venezuela itu membuat bank memutuskan untuk mengakhiri perjanjian lebih awal dan menyita emas. Baik Deutsche Bank maupun bank sentral Venezuela tidak bersedia berkomentar.

 

Venezuela telah mengalami krisis ekonomi terburuk dalam sejarah negara itu. Kondisi ekonomi negara itu yang jatuh disertai dengan resesi tajam, hiperinflasi, dan meningkatnya defisit barang-barang pokok, telah secara signifikan diperkuat oleh gejolak politik, diperburuk oleh tekanan sanksi konstan dari Amerika Serikat.

 

Baca Juga: Mencekam, Krisis Politik di Venezuela sudah Main Culik-Culikan

 

Negara Amerika Latin telah dikenai sanksi AS yang keras selama beberapa tahun terakhir. Gedung Putih memperkenalkan pembatasan ekspor minyak Venezuela, sumber utama pendapatan negara, serta bisnis emasnya, sehingga sulit untuk menjual emas yang ditambang di luar negeri.

 

Krisis politik memanas setelah pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara. Guaido yang didukung AS dan banyak negara lainnya, tak mengakui kemenangan Presiden Nicolas Maduro dalam pemilu 2018.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Krisis Venezuela, Venezuela, Deutsche Bank AG

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/Via IBTimes

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89