Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:36 WIB. Vodafone - Link internasional Vodafone terganggu di beberapa negara Eropa.
  • 00:08 WIB. Film - Franco¬† Zeffirelli, sutradara legendaris Italia, meninggal pada usia 96.
  • 23:50 WIB. Timur Tengah - Arab Saudi berharap ada respon yang kuat terhadap penyerangan kapal tanker.
  • 23:19 WIB. Ford - Ford tarik 1,2 juta kendaraan sport utility¬† di AS karena masalah suspensi.
  • 22:52 WIB. Perikanan - KKP tangkap kapal ilegal Malaysia di Selat Malaka.
  • 22:09 WIB. OJK - Terkait temuan BPK, DPR akan panggil OJK.
  • 21:46 WIB. Narapidana - Ditjen PAS periksa petugas yang kawal Setnov.
  • 21:18 WIB. Sepak bola - Indonesia bantai Vanuatu 6-0.
  • 21:04 WIB. New Delhi - Gelombang panas tewaskan 36 orang di India.
  • 20:45 WIB. Google - Google akan putus hubungan Photos dan Drive pada Juli.

Zaman Now Mah Gak Perlu Pengerahan Massa, Cukup....

Zaman Now Mah Gak Perlu Pengerahan Massa, Cukup.... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan pemanfaatan media sosial (medsos) sebagai alat kampanye merupakan suatu bentuk revolusi komunikasi di ranah politik Indonesia. "Tidak dipungkiri, peran medsos berhasil meningkatkan elektabilitas sejumlah partai politik (parpol)," kata Emrus Sihombing di Jakarta, Senin (3/6).

 

Saat ini, kata dia, tidak lagi melihat kampanye terbuka yang mengerahkan massa besar-besaran. Di ranah media sosial, publik menyaksikan hiruk pikuknya kampanye untuk merebut hati warganet (netizen) sehingga memilih partai tertentu.

 

Baca Juga: 28 Juni MK Umumkan Putusan Gugatan Prabowo, Fitur Medsos Dibatasi Kembali?

 

Menurut dia, sejumlah parpol sudah sejak lama sadar akan pentingnya media sosial dalam mendorong elektabilitas partai. Ia menyebutkan di antara sekian banyak parpol di Indonesia, akun Facebook PDIP menjadi akun terlama, tepatnya sejak 2008, diikuti oleh Partai Amanat Nasional (8 tahun), dan Partai Keadilan Sejahtera (7 tahun).

 

Pada era disrupsi seperti saat ini, lanjut Emrus, kampanye terbuka dinilai sudah tidak efektif lagi karena selain menyedot anggaran yang luar biasa besarnya. Kehadiran massa yang begitu besar dalam sebuah kampanye terbuka bukanlah indikator kemenangan.

 

"Karena di balik keramaian massa yang disesaki beragam atribut, belum tentu terselip makna yang berarti," ujarnya.

 

Baca Juga: Pak Rudi Bakal Pelototi Medsos Saat Pengumuman Gugatan Prabowo

 

Kendati demikian, tambahnya, segencar atau seproduktif apa pun sebuah parpol berkampanye di media sosial jika parpol tersebut gagal menyampaikan ideologi atau pesan ke audiens, kampanye tersebut tetap akan sia-sia. "Jadi, konten sangat penting. Jangan sampai membuat konten yang cenderung negatif atau menjatuhkan parpol lain. Lewat medsos, parpol dapat menyuarakan gagasan dan visi dan misi mereka secara lebih komprehensif, bahkan berpotensi viral," ujarnya melalui keterangan tertulis.

 

Pengamat medsos Enda Nasution menuturkan media sosial memiliki dua fungsi, yakni fungsi komunikasi pada konstituen dan masyarakat luas untuk membangun kedekatan emosional serta fungsi sebagai wadah aspirasi rakyat. "(Medsos) tidak sekadar platform interaksi saja, tetapi juga untuk membangun branding, kekaguman pada suatu entitas, khususnya pada parpol," ujarnya.

 

Baca Juga: Saat Akses Medsos Dibatasi, Berapa WhatsApp yang Diblokir?

 

Selain prevalensi di ranah virtual, lanjut Enda, keunggulan atau kehadiran sebuah parpol di medsos tak terlepas dari beberapa faktor, yakni figur/kader partai, pemberitaan di media massa yang begitu masif dan primodialisme.

 

Peran medsos dalam mendongkrak elektabilitas parpol dibenarkan oleh Ketua Bidang Ekonomi Kreatif PDIP untuk periode 2015 s.d. 2020 Prananda Prabowo. Berdasarkan hasil real count KPU pada Pemilu 2019, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil memuncaki daftar hasil rekapitulasi final pemilu anggota legislatif dengan peroleh suara 19,33 persen, diikuti oleh Gerindra (12,57 persen), Golkar (12,31 persen), PKB (9,69 persen), dan NasDem (9,05 persen).

 

Putra Megawati Soekarnoputri ini memprioritaskan media sosial sebagai alat kampanye utama partainya, mengingat besarnya peran media sosial dan juga masifnya pengguna internet di Indonesia.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Media Sosial (Medsos), Pemilu Presiden (Pilpres), Pemilu, Pilpres 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Unsplash/William Iven

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,833.29 3,794.69
British Pound GBP 1.00 18,221.58 18,037.64
China Yuan CNY 1.00 2,085.38 2,064.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,376.00 14,232.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.44 9,818.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.30 1,817.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,514.92 10,408.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.57 16,049.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.79 3,412.95
Yen Jepang JPY 100.00 13,273.01 13,136.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6250.265 -22.817 634
2 Agriculture 1381.568 2.869 21
3 Mining 1615.278 -7.605 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.477 -6.774 71
5 Miscellanous Industry 1288.864 -12.078 46
6 Consumer Goods 2447.202 -13.399 52
7 Cons., Property & Real Estate 471.828 -7.072 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1172.323 -2.911 74
9 Finance 1268.081 -0.098 90
10 Trade & Service 809.462 0.526 157
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 83 112 29 34.94
2 LUCK 1,200 1,500 300 25.00
3 KPAL 210 262 52 24.76
4 GOLD 402 496 94 23.38
5 SDRA 710 850 140 19.72
6 MAYA 6,250 7,475 1,225 19.60
7 KONI 284 338 54 19.01
8 ABMM 1,695 1,950 255 15.04
9 SKBM 412 464 52 12.62
10 APLN 171 191 20 11.70
No Code Prev Close Change %
1 FITT 290 230 -60 -20.69
2 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
3 MKPI 16,500 13,500 -3,000 -18.18
4 HELI 202 167 -35 -17.33
5 MIDI 1,200 1,020 -180 -15.00
6 MEGA 5,950 5,100 -850 -14.29
7 DNAR 292 252 -40 -13.70
8 TALF 410 358 -52 -12.68
9 PYFA 193 170 -23 -11.92
10 RELI 216 191 -25 -11.57
No Code Prev Close Change %
1 SMBR 925 1,030 105 11.35
2 FITT 290 230 -60 -20.69
3 MNCN 1,235 1,300 65 5.26
4 JAYA 135 129 -6 -4.44
5 BTPS 2,950 3,080 130 4.41
6 BBRI 4,200 4,230 30 0.71
7 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
8 CPIN 4,950 4,700 -250 -5.05
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BDMN 4,720 4,510 -210 -4.45