Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:12 WIB. Liga 1 - Persebaya kalah dari PSM dengan skor 2-1.
  • 21:09 WIB. Mobil listrik - Toyota Motor Corp setuju untuk membeli batrei dari Contemporary Amperex Technology Ltd.
  • 20:46 WIB. Formula E - Jakarta belum tentu jadi tuan rumah Formula E.
  • 20:17 WIB. Kasus hoax - Ratna Sarumpaet berubah pikiran, kini ajukan banding.
  • 20:05 WIB. Global - Bloomberg: 10 miliar penghuni dunia akan membutuhkan makanan modifikasi genetik.
  • 19:49 WIB. Elon Musk - Neuralink mengatakan siap untuk menyambungkan otak manusia dengan komputer.
  • 16:32 WIB. Samsung - Samsung Galaxy A80 mendarat di Indonesia seharga Rp9,499 juta.
  • 16:05 WIB. Garuda - Garuda Indonesia didesak segera perbaiki laporan keuangan.
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup merah 0,11% di akhir sesi II.

Nanas Organik 'Madu Galang' Mempawah yang Menjanjikan

Nanas Organik 'Madu Galang' Mempawah yang Menjanjikan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kabupaten Mempawah merupakan salah satu sentra nanas di Kalimantan Barat. Lokasi pengembangan terdapat di Desa Galang, Kecamatan Sungai Sui Pinyuh seluas 400 hektare atau sekitar 1.250 hektare se-Kabupaten Mempawah. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan Baru adalah salah satu yang membudidayakan nanas organik.

"Luas lahan nanas di kelompok ini seluas 15 hektare yang terdiri dari 48 kelompok tani di dalamnya," ujar Sholeh, Ketua Gapoktan Harapan Baru, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (6/6/2019).

Sholeh menyebutkan, gapoktan binaannya memiliki Kelompok Tani Pengolahan Galang Sari beranggotakan 17 orang berikut Koperasi Galang Mekar Bersama yang beranggotakan 23 orang.

Baca Juga: Mau Lanjut ke Perguruan Tinggi Bidang Pertanian? Polbangtan Bukan Pendaftaran Nih

"Umumnya, nanas yang memiliki berat di atas 1 kg dijual seharga Rp8.000 per kg, sedangkan di bawah 1 kg dijual dengan harga Rp5.000 per kg," jelas Sholeh.

Gapoktan Harapan Baru telah mengembangkan budi daya nanas sejak 1990. Pada 2018 lalu telah menerapkan Prima 3 sekaligus mendapat Sertifikat Nanas Organik dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman, Mojokerto, Jawa Timur.

"Budi daya nanas di kelompok ini tidak menggunakan pupuk kimia dengan pH tanah 6-7 dan memenuhi kriteria sebagai nanas organik”, ujar Sholeh.

Nanas varietas queen ini rasanya sangat manis, lembut dan memiliki kadar air tinggi. Pengaruh tanah gambut berdampak pada rasa buah nanas yang manis. Produksi nanas dapat mencapai 1-2 ton per hektare dan panen dapat dilakukan tiga bulan sekali.

"Selain nanas segar, produk dijual dalam bentuk olahan seperti manisan, selai, sirup, dodol, abon, kerupuk, dan madu kelulut," papar Sholeh.

Dari hasil olahan tersebut, Kelompok Tani Galangsari telah mendapat penghargaan Sida Karya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat. Untuk membantu proses pengolahan, Kelompok Galangsari mendapat bantuan alat penghancur nanas dari Ditjen Hortikultura.

"Bantuan tersebut sangat membantu pengolahan nanas menjadi produk olahan," ujar Sholeh.

Produk nanas dijual ke pasar tradisional sekitar Kabupaten Mempawah, Pontianak, dan sekitarnya. Selain itu, melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian Kalimantan Barat, nanas organik dipasarkan ke beberapa kios sekitar kantor sekaligus untuk menyosialisasikan produk organik kepada masyarakat sekitar.

Menurut Sholeh, saat ini tantangan yang dihadapi adalah perlunya perbaikan infrastruktur jalan menuju kebun produksi. Selain itu dibutukan dukungan pemasaran produk dan penambahan gudang penyimpanan produk.

Baca Juga: ASN Kementan Dilarang Terima Bingkisan Lebaran

"Kami menyarankan agar petani tetap konsisten dalam penerapan good agricultural practices (GAP), good handling practices (GHP) untuk menghasilkan nanas organik bermutu dan mampu bersaing di pasar dalam maupun luar negeri," Yasid Taufik, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura.

Sebagai informasi, data BPS menunjukkan produksi nanas nasional pada 2018 mencapai 1,8 juta ton. Angka ini naik 0,53% dari 2017 sebanyak 1,79 juta ton.

Tag: Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Kementan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,738.00 3,699.88
British Pound GBP 1.00 17,403.19 17,223.84
China Yuan CNY 1.00 2,036.85 2,016.51
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,019.00 13,879.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.72 9,729.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,794.23 1,776.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,317.95 10,211.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,718.10 15,555.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.46 3,371.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,962.55 12,829.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66