Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:35 WIB. Hong Kong - Para pebisnis menyambut gembira penundaan RUU Ekstradisi.
  • 01:02 WIB. Telegram - Pavel Durov: serangan siber masif terhadap Telegram datang dari China.
  • 07:15 WIB. Perang Dagang - AS akan mengenakan tarif tinggi kepada produk-produk asal India.
  • 05:29 WIB. Copa America - Venezuela 0 vs 0 Peru
  • 05:28 WIB. Copa America - Brazil 3 vs 0 Bolivia
  • 00:36 WIB. Vodafone - Link internasional Vodafone terganggu di beberapa negara Eropa.
  • 00:08 WIB. Film - Franco  Zeffirelli, sutradara legendaris Italia, meninggal pada usia 96.
  • 23:50 WIB. Timur Tengah - Arab Saudi berharap ada respon yang kuat terhadap penyerangan kapal tanker.
  • 23:19 WIB. Ford - Ford tarik 1,2 juta kendaraan sport utility  di AS karena masalah suspensi.
  • 22:52 WIB. Perikanan - KKP tangkap kapal ilegal Malaysia di Selat Malaka.
  • 22:09 WIB. OJK - Terkait temuan BPK, DPR akan panggil OJK.
  • 21:18 WIB. Sepak bola - Indonesia bantai Vanuatu 6-0.
  • 21:04 WIB. New Delhi - Gelombang panas tewaskan 36 orang di India.
  • 20:45 WIB. Google - Google akan putus hubungan Photos dan Drive pada Juli.

Mudik Lebaran 2019 Adem Ayem, Kecelakaan Turun 50 Persen

Mudik Lebaran 2019 Adem Ayem, Kecelakaan Turun 50 Persen - Warta Ekonomi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan jumlah kecelakaan pada arus mudik Lebaran 2019 turun lebih dari 50 persen dari tahun sebelumnya. Turunnya angka kecelakaan lalu lintas itu lantaran banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum di musim mudik.

"Angka kecelakaan turun lebih dari 50 persen," kata Budi saat meninjau arus balik di Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Kamis 6 Juni 2019.

Dari data yang ia terima, sebanyak 2-3 persen masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

"Kita lihat memang angkanya tidak begitu naik besar yaitu 2-3 persen. Tapi ada perubahan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," ujarnya.

Penurunan angka kecelakaan ini, lanjut Budi, harus tetap dijaga di masa datang. Ia tak ingin ada lagi bus wisata yang masuk jurang pada arus mudik dan balik Lebaran, seperti kejadian tahun lalu di Sukabumi.

"Jadi rute-rute harus diperhatikan. Rute-rute yang dizinkan saja, jangan seperti kejadian di Sukabumi seperti tahun lalu. Jalur bukan bus," ujarnya.

Selain itu, ia meminta kepada masyarakat agar ikut mengawasi penggunaan bus saat arus mudik dan balik Lebaran. Pengawasan itu dilakukan dengan melakukan pengecekan stiker ramp check pada kiri bawah bus.

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas jika menemukan adanya bus yang digunakan pada arus mudik, dan balik tak ada stiker ramp check.

"Saya minta tolong kepada polisi ditilang saja tak boleh jalan biar jangan menimbulkan kemacetan," ujarnya.

Untuk para pemudik yang menggunakan jalur laut, ia meminta agar mendaftarkan sejak jauh hari agar pemerintah menyiapkan transportasi kapal yang baik.

Lebih lanjut, mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu, mengaku senang dengan evaluasi mudik Lebaran tahun ini. Sebab dari informasi yang ia dapat banyak berita bahwa para pemudik tidak mengalami kemacetan pada mudik tahun ini.

Menurutnya, kelancaran para pemudik pada tahun ini menandakan bahwa infrastruktur yang dibangun pemerintah memang bermanfaat.

"Ini menandakan bahwa infrastruktur yang dibangun pemerintah memang berguna," ujarnya.

Ia pun tak membayangkan jika pada arus mudik tahun ini seperti arus mudik tiga tahun lalu. Di mana pada saat itu terjadi kemacetan yang luar biasa.

"Saya tidak bayangkan seperti tiga tahun lalu bagaimana kita mengurai kemacetan itu maka banyak cerita horor pada saat itu, sekarang tidak lagi. Ini hal yang baik," ucapnya.

Faktor banyaknya program mudik gratis, kata Budi, juga turut mengurai kemacetan. Tercatat, hampir satu juta pemudik yang memanfaatkan program mudik gratis.

"Pemudik gratis kalau dijumlah dari Jakarta, Jatim, dan Jateng hampir satu juta. Satu juta orang kalau dikalikan menggunakan kendaraan pribadi banyak yang digunakan mengurangi kepadatan," lanjut Budi. (ren)

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Arus Mudik Lebaran, Kecelakaan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,833.29 3,794.69
British Pound GBP 1.00 18,221.58 18,037.64
China Yuan CNY 1.00 2,085.38 2,064.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,376.00 14,232.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.44 9,818.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.30 1,817.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,514.92 10,408.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.57 16,049.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.79 3,412.95
Yen Jepang JPY 100.00 13,273.01 13,136.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6250.265 -22.817 634
2 Agriculture 1381.568 2.869 21
3 Mining 1615.278 -7.605 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.477 -6.774 71
5 Miscellanous Industry 1288.864 -12.078 46
6 Consumer Goods 2447.202 -13.399 52
7 Cons., Property & Real Estate 471.828 -7.072 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1172.323 -2.911 74
9 Finance 1268.081 -0.098 90
10 Trade & Service 809.462 0.526 157
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 83 112 29 34.94
2 LUCK 1,200 1,500 300 25.00
3 KPAL 210 262 52 24.76
4 GOLD 402 496 94 23.38
5 SDRA 710 850 140 19.72
6 MAYA 6,250 7,475 1,225 19.60
7 KONI 284 338 54 19.01
8 ABMM 1,695 1,950 255 15.04
9 SKBM 412 464 52 12.62
10 APLN 171 191 20 11.70
No Code Prev Close Change %
1 FITT 290 230 -60 -20.69
2 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
3 MKPI 16,500 13,500 -3,000 -18.18
4 HELI 202 167 -35 -17.33
5 MIDI 1,200 1,020 -180 -15.00
6 MEGA 5,950 5,100 -850 -14.29
7 DNAR 292 252 -40 -13.70
8 TALF 410 358 -52 -12.68
9 PYFA 193 170 -23 -11.92
10 RELI 216 191 -25 -11.57
No Code Prev Close Change %
1 SMBR 925 1,030 105 11.35
2 FITT 290 230 -60 -20.69
3 MNCN 1,235 1,300 65 5.26
4 JAYA 135 129 -6 -4.44
5 BTPS 2,950 3,080 130 4.41
6 BBRI 4,200 4,230 30 0.71
7 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
8 CPIN 4,950 4,700 -250 -5.05
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BDMN 4,720 4,510 -210 -4.45