Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:07 WIB. Abramovich - Lawan kebencian agama, Abramovich sumbang Rp71,2 miliar.
  • 14:41 WIB. Ritel - Aprindo mengakui bahwa semakin banyak perusahaan ritel baru dan persaingan semakin ketat.
  • 14:25 WIB. Giant - Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur akan tutup pada Jumat (28/6/2019).
  • 13:32 WIB. BRI - BRI kembali menjadi penyedia uang kertas asing BPKH untuk biaya hidup jemaah haji 2019.
  • 11:50 WIB. BRI - Bank BRI segera mengambil alih kepemilikan 90% saham BRINS dengan nilai Rp1,04 Triliun.
  • 11:47 WIB. PPRE - PP Presisi meneken nota kesapahaman dengan anak usaha Pelindo II dan Pelindo IV.
  • 10:41 WIB. Minyak - Harga minyak melonjak 10% sepekan akibat kenaikan tensi AS-Iran.
  • 07:18 WIB. New York - Eldorado Resorts Inc akan merger dengan Caesars Entertainment Corp.

IKK Stabil, Indonesia Berada di Urutan Keempat Negara Teroptimis di Dunia

IKK Stabil, Indonesia Berada di Urutan Keempat Negara Teroptimis di Dunia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia relatif stabil di angka 125 pada kuartal pertama 2019. Angka ini menempatkan Indonesia di urutan keempat negara teroptimistis di dunia.

Dilansir dari hasil studi yang dilakukan The Conference Board® GlobalConsumer Confidence™ Survey, in collaboration with Nielsen, IKK dipengaruhi oleh tiga indikator, yaitu optimisme konsumen mengenai (1) Prospek Lapangan Kerja Lokal, (2) Keadaan Keuangan Pribadi, dan (3) Keinginan untuk Berbelanja; semua dalam 12 bulan ke depan.

Untuk Indonesia, dua indikator mengalami peningkatan pada kuartal ini. Optimisme akan Prospek Lapangan Kerja Lokal meningkat dari 68% di kuartal keempat 2018 menjadi 72% di kuartal pertama 2019. 83% konsumen memiliki persepsi positif mengenai Kondisi Keuangan Pribadi mereka, meningkat dari 79% di kuartal sebelumnya.

Baca Juga: IKK Indonesia dalam Posisi Stabil pada Kuartal III 2018

Sementara itu di kuartal pertama 2019 ini hanya lebih dari setengah (56%) konsumen yang menyatakan bahwa waktu 12 bulan ke depan adalah Waktu yang Baik untuk Berbelanja Barang-barang yang Mereka Inginkan dan Butuhkan. Indikator terakhir ini menurun dari 63% di kuartal keempat 2018.

Nielsen mengungkapkan, secara global, IKK stabil dengan hanya mengalami satu poin penurunan dari 107 pada kuartal keempat 2018 menjadi 106 pada kuartal pertama 2019.

"Konsumen cenderung mempertahankan belanja, namun lebih hati-hati di tengah kondisi ekonomi global yang melamba," ungkap Nielsen dalam keterangan tertulis yang diterima Warta Ekonomi di Jakarta, Senin (10/6/2019).

Sementara itu, di kuartal pertama tahun ini, 34% konsumen menyatakan kekhawatiran mereka akan akan Stabilitas Politik, meningkat jauh dari 24 persen pada kuartal empat 2019. Kekhawatiran akan keadaan ekonomi menjadi kekhawatiran terbesar berikutnya bagi 31% konsumen Indonesia.

Baca Juga: Rasakan Perbaikan Ekonomi, Optimisme Konsumen Menguat

Managing Director Nielsen Indonesia, Agus Nurudin, menerangkan, meningkatnya kekhawatiran konsumen akan stabilitas politik di kuartal pertama tahun ini sepertinya juga mempengaruhi keinginan konsumen untuk berbelanja.

“Menjelang Pemilu, konsumen mengantisipasi situasi salah satunya dengan lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang mereka," ujar Agus.

Sementara itu, 17 persen konsumen Indonesia menyatakan kekhawatiran akan Toleransi Antar Umat Beragama, 16% merasa khawatir mengenai Keseimbangan Antara Pekerjaan dan Kehidupan (16%); dan 12% merasa khawatir mengenai Kriminalitas (12%) yang baru muncul pada kuartal awal 2019 ini.

Baca Juga: Optimisme Konsumen Menguat di April 2019

Tag: Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Nielsen Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6315.436 -20.262 636
2 Agriculture 1419.293 6.479 21
3 Mining 1642.897 24.186 46
4 Basic Industry and Chemicals 772.421 1.780 71
5 Miscellanous Industry 1286.447 -22.797 47
6 Consumer Goods 2419.364 -24.295 52
7 Cons., Property & Real Estate 492.624 -6.112 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1194.160 -2.214 74
9 Finance 1291.431 0.875 90
10 Trade & Service 799.230 -5.077 159
No Code Prev Close Change %
1 YULE 152 204 52 34.21
2 SFAN 396 494 98 24.75
3 YPAS 308 382 74 24.03
4 SKBM 400 466 66 16.50
5 BYAN 16,100 18,450 2,350 14.60
6 GTBO 153 170 17 11.11
7 SIPD 805 880 75 9.32
8 BMSR 130 142 12 9.23
9 PICO 284 310 26 9.15
10 APLN 226 246 20 8.85
No Code Prev Close Change %
1 KONI 500 376 -124 -24.80
2 PSDN 270 204 -66 -24.44
3 POLL 1,850 1,400 -450 -24.32
4 PLIN 3,710 3,000 -710 -19.14
5 TIRA 270 228 -42 -15.56
6 SRAJ 270 230 -40 -14.81
7 SQMI 254 220 -34 -13.39
8 UNIT 202 175 -27 -13.37
9 TRST 426 370 -56 -13.15
10 HERO 940 835 -105 -11.17
No Code Prev Close Change %
1 INKP 9,900 9,975 75 0.76
2 CSIS 103 102 -1 -0.97
3 MNCN 1,015 995 -20 -1.97
4 TLKM 4,040 4,040 0 0.00
5 HMSP 3,270 3,250 -20 -0.61
6 ASII 7,600 7,450 -150 -1.97
7 BPTR 89 92 3 3.37
8 BBRI 4,310 4,360 50 1.16
9 TKIM 12,725 13,000 275 2.16
10 ISAT 2,200 2,370 170 7.73