Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,14% pada level 25.477.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,11% pada level 2.183.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,87% pada level 22.587.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,83% pada level 3.414.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,16% pada level 2.626.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,46% pada level 6.147.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.450 IDR/USD.

Kalau Mau Gabung ke Jokowi Silakan, Demokrat, Jangan Bikin Gaduh!!

Kalau Mau Gabung ke Jokowi Silakan, Demokrat, Jangan Bikin Gaduh!!
WE Online, Jakarta -

Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, merespons pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik yang mengimbau agar calon presiden (capres) Prabowo Subianto membubarkan koalisi partai yang mendukungnya. Andre pun mempersilakan Demokrat untuk keluar dari koalisi Indonesia Adil Makmur.

"Itu haknya Demokrat, kami tidak ingin mencampuri, tidak ingin ikut campur, monggo silakan, itu haknya Demokrat, kalau Demokrat ingin gabung dengan Pak Jokowi silakan, Demokrat mau keluar silakan," kata Andre saat dihubungi Republika, Minggu (9/6). 

Baca Juga: Geram Demokrat Di-bully Terus, Ferdinand: Kalau Ucapan Prabowo Kami Buka Geger Ini Republik

Kendati demikian, ia juga mempersilakan partai berlambang mercy itu jika dirasa masih tetap bergabung di koalisi Indonesia Adil Makmur. Ia berpesan jika ingin keluar Demokrat harus pamit secara baik-baik.

"Kalau mau keluar pamit aja baik-baik cepetan, kalau mau masih tetap di dalam tolong jangan bikin pernyataan yang merongrong, bikin repot orang semua gitu lho," ujarnya.

Ia pun meminta agar kader Demokrat tidak membuat pernyataan yang gaduh serta tidak tertib. Ia juga meminta agar Partai Demokrat tidak terus menerus menyalahkan Prabowo dan Sandiaga di media sosial.

"Kalau mau keluar, keluar aja nggak ada masalah, tapi kalau mau bertahan tolong hormati etika berkoalisi, jangan bikin gaduh di dalam," tegasnya.

Sebelumnya Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik dalam cicitan di akun Twitter resminya @RachlanNashidik mengatakan bahwa Pemilu 2019 telah usai. Karena itu, dirinya mengusulkan agar calon presiden (capres) Prabowo Subianto membubarkan koalisi partai pendukungnya.

Baca Juga: Anak Buah Prabowo Tuding Anak Buah SBY Incar Posisi Menteri

"Pak @prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK adalah gugatan pasangan Capres. Tak melibatkan peran Partai. Saya usul, Anda segera bubarkan Koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir. Andalah pemimpin koalisi, yang mengajak bergabung. Datang tampak muka, pulang tampak punggung," kata Rachland dalam cicitannya yang telah dikonfirmasi Republika.co.id, Ahad (9/6).

Sementara itu anjuran yang sama juga ia sampaikan ke koalisi partai pendukung capres Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya mempertahankan koalisi sama saja dengan mempertahankan perkubuan di akar rumput. 

"Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa," tulisnya.

Ia menganggap siapa pun nanti yang  menjadi Presiden terpilih pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK), maka presiden terpilih dipersilahkan memilih sendiri para pembantunya di kabinet. Ia menilai dalam sistem presidensial,  kenangan partai mana yang setia dan berguna bagi direksi politik Presiden terpilih, maka tidak ada lagi sebab koalisi sudah bubar.

"Sekali lagi, Pak @jokowi dan Pak @prabowo, bertindaklah benar. Dalam situasi ini, perhatian utama perlu diberikan pada upaya menurunkan tensi politik darah tinggi di akar rumput. Membubarkan koalisi lebih cepat adalah resep yang patut dicoba. Gugatan di MK tak perlu peran partai," cicitnya. 

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Partai Demokrat, Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,888.90 3,849.18
British Pound GBP 1.00 18,294.87 18,111.39
China Yuan CNY 1.00 2,081.25 2,059.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,584.56 14,439.44
Dolar Australia AUD 1.00 10,115.85 10,013.75
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,881.68 1,862.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,472.15 10,367.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,538.89 16,369.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,417.59 3,379.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.00 13,465.86
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38