Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:54 WIB. Perang dagang - China mengenakan tarif 5% terhadap impor senilai US$75 miliar kepada AS mulai Sep.
  • 19:50 WIB. Thailand - Kemendag: Thailand telah menjadi eksportir durian terbesar di dunia
  • 19:40 WIB. Meikarta - Mantan Wagub  Jabar Deddy Mizwar diperiksa KPK Jumat (23/8) terkait izin Meikarta.
  • 19:33 WIB. Nokia - Tahun depan Nokia mau rilis ponsel 5G murah.
  • 18:22 WIB. Samsung - Samsung jual Galaxy Note serentak di 70 negara.
  • 17:52 WIB. India - Perancis akan berikan jet tempur Rafale pertama ke India pada September
  • 17:47 WIB. Wisatawan - Kunjungan wisatawan ke Maldives melebihi 1 juta pada Agustus
  • 16:41 WIB. Jepang - Yokohama resmi jadi lokasi resort yang berbasis kasino
  • 16:16 WIB. EV - LG Chem Korsel gandeng Tianqi Lithium Kwinana untuk amankan bahan utama baterai EV
  • 16:06 WIB. Korea - Pengadilan Seoul perintahkan Audi Volkswagen Korea untuk bayar 1 juta won/US$825 ke penggugat yang mengalami kerusakan mental
  • 15:51 WIB. India - Impor bensin naik menjadi 230 ribu ton pada Juli, tertinggi sejak 2011
  • 14:56 WIB. KPK  - Laode M Syarif dan Basaria Panjaitan tidak lolos tes capim KPK.

Daya Beli Petani Meningkat, Ekonom Ini Apresiasi Kementan

Daya Beli Petani Meningkat, Ekonom Ini Apresiasi Kementan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Mei 2019. Tercatat, NTP bulan tersebut sebesar 102,61 atau naik 0,38% dari NTP April yang hanya 102,23. Demikian pun NTUP Mei sebesar 111,94, naik 0,73% dari April sebesar 111,13.

Tentang hal ini, Ekonom Institut Pertanian Bogor (IPB), Prima Gandhi menilai kenaikan NTP dan NTUP tersebut menunjukkan petani lebih menikmati panennya pada Mei saat bulan Ramadan. 

Pasalnya, NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTUP pun merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks yang dibayar petani untuk produksi dan penambahan barang modal.

Baca Juga: Ramadan Tahun Ini, Upaya Pemerintah Jaga Daya Beli

"Jadi, NTP dan NTUP merupakan indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan dan menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP dan apalagi NTUP, secara relatif semakin kuat pula tingkat daya beli petani," ungkap Gandhi di Bogor, Senin (10/6/2019).

Untuk itu, Gandhi memberikan apresiasi terhadap program pemerintahan Jokowi-JK melalui Kementerian Pertanian (Kementan) yang selalu berkomitmen untuk menjalankan program yang berdampak nyata pada peningkatan hasil dan kesejahteraan petani. 

Program yang benar-benar revolusioner dalam membangun pertanian, di antaranya mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul dan pupuk secara tepat waktu, petani milenial dan penataan tata niaga pangan melalui tindakan tegas terhadap mafia pangan.

"Kami mengharapkan raihan positif ini terus berlanjut. Sebab dampak program ini sangat nyata dirasakan langsung petani. Misalnya program mekanisasi pertanian benar-benar mengefisienkan biaya produksi, pekerjaan lebih cepat, dan produk yang dihasilkan lebih berkualitas sehingga nilai jualnya lebih tinggi. Akhirnya pendapatan petani ikut naik," bebernya.

Sementara itu, Kepala BPS, Suhariyanto menyampaikan, kenaikan NTP dan NTUP Mei 2019 ini didukung oleh kenaikan NTP pada semua subsektor pertanian. Kenaikan dua indikator daya beli petani ini utamanya didorong oleh subsektor hortikultura. 

"Seluruh subsektor ada peningkatan NTP secara menggembirakan. Secara umum, kenaikan NTP terjadi lantaran panen raya telah usai. Pola serupa juga terjadi pada Mei 2017 dan 2018 yang mengalami peningkatan lantaran musim panen raya selesai," ujarnya.

Baca Juga: Lapor Pak Jokowi, Daya Beli Masyarakat Aceh Turun Nih...

Perlu diketahui, prestasi kenaikan NTP Mei 2019 ini banyak ditopang oleh kenaikan NTP subsektor hortikultura sebesar 102,41, naik 1,42%, NTP peternakan 107,71, naik 0,83% dan NTP tanaman perkebunan rakyat 96,02, naik 0,43% dari bulan sebelumnya.

Sama halnya dengan NTP, prestasi kenaikan NTUP pada periode tersebut banyak ditopang dari naiknya NTP subsektor hortikultura 114,11, naik 1,72%, NTP peternakan 117,37, naik 1,03% dan NTP tanaman perkebunan rakyat 106,01, naik sebesar 0,99% dari bulan sebelumnya.

Tag: Petani, Nilai Tukar Petani (NTP), Badan Pusat Statistik (BPS)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Kementan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39