Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:19 WIB. Elpiji - Distribusi tertutup elpiji 3 kg dilakukan bertahap mulai 2020.
  • 16:18 WIB. Lion Air - Mulai Sabtu (1/07/2019), Lion Air beroperasi di Bandara Kertajati.
  • 15:07 WIB. Abramovich - Lawan kebencian agama, Abramovich sumbang Rp71,2 miliar.
  • 14:41 WIB. Ritel - Aprindo mengakui bahwa semakin banyak perusahaan ritel baru dan persaingan semakin ketat.
  • 14:25 WIB. Giant - Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur akan tutup pada Jumat (28/6/2019).
  • 13:32 WIB. BRI - BRI kembali menjadi penyedia uang kertas asing BPKH untuk biaya hidup jemaah haji 2019.
  • 07:18 WIB. New York - Eldorado Resorts Inc akan merger dengan Caesars Entertainment Corp.

Apa Itu Tim Mawar?

Apa Itu Tim Mawar? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tim Mawar adalah Grup IV Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat, yang saat itu dikomandoi oleh Capres 01 Prabowo Subianto. Tim ini merupakan dalang dalam operasi penculikan puluhan aktivis menjelang Pemilu 1997 dan Sidang Umum MPR 1998.

Prabowo sendiri menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus sejak Desember 1995 hingga Maret 1998, dan selanjutnya ditunjuk sebagai Pangkostrad.

Dalam persidangan Tim Mawar pada 1998 di Pengadilan Militer Jakarta, Mayor Inf Bambang Kristiono mengaku membentuk tim ini pada Juli 1997 atas insiatif pribadi. Tujuannya ialah menangkapi para aktivis yang dianggap radikal demi mengamankan kepentingan nasional.

Tercatat sebanyak 22 aktivis diculik. Sembilan orang kembali dalam keadaan hidup, sedangkan 13 lainnya hilang hingga saat ini. Sembilan orang itu antara lain Andi Arief, Nezar Patria, Pius Listrilanang, Desmond J Mahesa, Haryanto Taslam, Rahardjo Waluyo Jati, Mugiyanto, Faisol Riza, dan Aan Rusdianto.

Sementara 13 aktivis yang hilang ialah Widji Thukul, Petrus Bima Anugrah, Suyat, Yani Afri, Herman Hendrawan, Dedi Hamdun, Sony, Noval Alkatiri, Ismail, Ucok Siahaan, Yadin Muhidin, Hendra Hambali, dan Abdun Nasser.

Siapa Saja Anggota Tim Mawar?

Selain Mayor Inf Bambang Kristiono selaku Komandan, anggota Tim Mawar lainnya ialah Kolonel Inf Chairawan selaku Komandan Grup IV, Kapten Inf Fausani Syahrial Multhazar selaku Wakil Komandan Tim Mawar, Kapten Inf Nugroho Sulistiyo Budi, Kapten Inf Yulius Selvanus.

Selanjutnya Kapten Inf Untung Budi Harto, Kapten Inf Dadang Hendra Yuda, Kapten Infanteri Djaka Budi Utama, Kapten Inf Fauka Noor Farid, Serka Sunaryo, Serka Sigit Sugianto, dan Sertu Sukadi.

Baca Juga: Eks Tim Mawar Dituding Jadi Dalang Ricuh 22 Mei, Menhan: Jangan Bawa-Bawa TNI

12 anggota Tim Mawar ini dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan Mahkamah Militer Tinggi II-08 Jakarta pada 9 April 1999. Komandan Tim Mawar Mayor Inf Bambang Kristiono mendapat vonis paling berat dari rekan-rekannya, yakni 22 bulan penjara dan dipecat dari anggota TNI.

Kapten Inf Fausani Syahrial Multhazar selaku Wakil Komandan Tim Mawar, Kapten Inf Nugroho Sulistiyo Budi, Kapten Inf Yulius Selvanus, dan Kapten Inf Untung Budi Harto, masing-masing divonis 20 bulan penjara dan dipecat sebagai anggota TNI.

Sementara itu, enam prajurit lain, yaitu Kapten (Inf) Dadang Hendra Yuda, Kapten (Inf) Djaka Budi Utama, Kapten Inf Fauka Noor Farid masing-masing mendapat vonis 1 tahun 4 bulan, serta Serka Sunaryo, Serka Sigit Sugianto, dan Sertu Sukadi divonis hukuman penjara 1 tahun. Tak seperti anggota lainnya, enam anggota ini tak dipecat sebagai anggota TNI.

Sedangkan Kolonel Inf Chairawan selaku Komandan Grup IV Kopassus justru tidak menerima hukuman sama sekali dan dibebastugaskan dari jabatannya.

Siapa Pimpinan Pemberi Perintah pada Tim Mawar?

Surat rahasia Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang mencuat ke publik beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa Prabowo diberhentikan dari lembaga kemiliteran atas perbuatannya terkait pemberi perintah pada Tim Mawar.

Melalui Tim Mawar, perintah Prabowo yang kala itu Danjen Kopassus, dikirim pada dua anak buahnya, yaitu Kolonel Inf Chairawan (Komandan Grup IV Kopassus) dan Mayor Inf Bambang Kristiono (Komandan Tim Mawar).

Di depan 'Konsolidasi Korban Pelanggaran HAM' di Gedung Joeang '45, Jakarta, 25 Juni 2014, Mayjen Syamsu Djalal, mantan Danpuspom TNI yang turut mengusut kasus penculikan aktivis itu, pun mengatakan, "Komandan Tim Mawar (Mayor Bambang Kristono) mengaku melakukan penculikan atas perintah komandannya, yakni Danjen Kopassus."

Namun, Prabowo sempat menyebut pembentukan Tim Mawar adalah perintah 'pimpinan'. Dalam dokumen rahasia yang dirilis National Security Archive (NSA) tertanggal 7 Mei 1998, disebutkan 'pimpinan' yang dimaksud adalah Presiden ke-2 RI Soeharto.

Baca Juga: Saat Rusuh 22 Mei Eks Pimpinan Tim Mawar Bilang Ada di...

"Penghilangan (aktivis 97/98) itu diperintahkan Prabowo yang mengikuti perintah dari Presiden Soeharto," demikian tertulis dalam dokumen tersebut sebagaimana dilansir dari BBC.

Ketua Umum Partai Gerindra itu pun pernah memberikan klarifikasi pada sejumlah wartawan pada Oktober 1999 silam. Ia mengaku mendapat daftar nama aktivis yang diyakini berpotensi mengganggu keamanan. Sehingga ia bertanggung jawab memenuhi target operasi dan diminta untuk "diamankan".

"Tapi mungkin mereka salah menafsirkan, terlalu antusias sehingga menjabarkan perintah saya begitu, ya bisa saja. Atau ada titipan perintah dari yang lain, saya tidak tahu. Intinya, saya mengaku bertanggung jawab," tukas Prabowo.

Tag: 22 Mei 2019, Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Zabur Karuru

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6315.436 -20.262 636
2 Agriculture 1419.293 6.479 21
3 Mining 1642.897 24.186 46
4 Basic Industry and Chemicals 772.421 1.780 71
5 Miscellanous Industry 1286.447 -22.797 47
6 Consumer Goods 2419.364 -24.295 52
7 Cons., Property & Real Estate 492.624 -6.112 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1194.160 -2.214 74
9 Finance 1291.431 0.875 90
10 Trade & Service 799.230 -5.077 159
No Code Prev Close Change %
1 YULE 152 204 52 34.21
2 SFAN 396 494 98 24.75
3 YPAS 308 382 74 24.03
4 SKBM 400 466 66 16.50
5 BYAN 16,100 18,450 2,350 14.60
6 GTBO 153 170 17 11.11
7 SIPD 805 880 75 9.32
8 BMSR 130 142 12 9.23
9 PICO 284 310 26 9.15
10 APLN 226 246 20 8.85
No Code Prev Close Change %
1 KONI 500 376 -124 -24.80
2 PSDN 270 204 -66 -24.44
3 POLL 1,850 1,400 -450 -24.32
4 PLIN 3,710 3,000 -710 -19.14
5 TIRA 270 228 -42 -15.56
6 SRAJ 270 230 -40 -14.81
7 SQMI 254 220 -34 -13.39
8 UNIT 202 175 -27 -13.37
9 TRST 426 370 -56 -13.15
10 HERO 940 835 -105 -11.17
No Code Prev Close Change %
1 INKP 9,900 9,975 75 0.76
2 CSIS 103 102 -1 -0.97
3 MNCN 1,015 995 -20 -1.97
4 TLKM 4,040 4,040 0 0.00
5 HMSP 3,270 3,250 -20 -0.61
6 ASII 7,600 7,450 -150 -1.97
7 BPTR 89 92 3 3.37
8 BBRI 4,310 4,360 50 1.16
9 TKIM 12,725 13,000 275 2.16
10 ISAT 2,200 2,370 170 7.73