Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,41% terhadap Dollar AS pada level 6,93 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,05% terhadap Dollar AS pada level 13.639 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,62% pada level 3.233.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 2,75% pada level 2.976.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,52% pada level 27.909.
  • 15:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,47% pada level 7.536.
  • 15:31 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,98% pada level 23.795.
  • 15:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,93% pada level 2.246.

Tesla Ungkap Kemungkinan Masuki Bisnis Pertambangan Mineral

Tesla Ungkap Kemungkinan Masuki Bisnis Pertambangan Mineral - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tesla kemungkinan akan masuk ke bisnis pertambangan mineral untuk memenuhi kebutuhan baterai kendaraan listrik dan memperluas jajaran produk dan skala produksinya. Demikian disampaikan CEO Tesla, Elon Musk, selama pertemuan pemegang saham tahunan perusahaan.

Melansir TechCrunch, komentar itu muncul setelah Musk berbicara tentang rencana untuk truk pickup listrik dan tujuan untuk memulai produksi semua truk semi listrik Kelas 8 pada akhir 2020. Dia mengatakan rencana itu tergantung pada Tesla dan kemampuan untuk memproduksi banyaknya sel baterai lithium-ion.

“Tidak ada gunanya menambahkan kompleksitas produk jika kita tidak memiliki baterai yang cukup,” ujar Musk, seperti dikutip TechCrunch.

Saat ini, pabrik besar Tesla di Sparks, Nevada dibangun untuk memperluas kapasitas beterai global, dan pada gilirannya mengurangi biaya kendaraan listri. Pabrik yang disebut Gigafactory 1 itu menghasilkan motor listrik Model 3 dan paket baterai, di samping produk penyimpanan energi Tesla, Powerwall dan Powerpack.

Baca Juga: Polemik Kasus Bos Tesla vs Penyelam Inggris

Panasonic, mitra terpenting Tesla sebagai pemasok dan mitra dalam proyek itu untuk untuk membuat sel. Tesla kemudian menggunakan sel untuk membuat paket baterai untuk kendaraan listriknya.

Untuk saat ini, Tesla juga berencana untuk mencocokkan peluncuran produk dengan penskalaan produksi pabrik. Dengan begitu Tesla meningkatkan produksi ke level yang sangat tinggi.

“Itu akan melihat lebih jauh ke bawah rantai pasokan dan masuk ke bisnis pertambangan, saya tidak tahu, mungkin setidaknya sedikit," ungkap Musk.

Dia mengatakan, perusahaan akan melakukan apa pun yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa perusahaan dapat skala pada tingkat tercepat. Ada kemungkinan Tesla akan fokus pada penambangan nikel, untuk menggunakan lebih banyak dan sebagai pengganti kobalt.

Baca Juga: Tahun Depan, Tesla Akan Luncurkan Taksi Robot

Kekhawatiran tentang pasokan nikel, tembaga, lithium, dan mineral terkait yang digunakan dalam baterai listrik bukanlah hal baru. Seperti dilaporkan Reuters bulan lalu, kepala pengadaan mineral Tesla mengatakan dalam pertemuan tertutup di sebuah konferensi industri bahwa perusahaan mengharapkan kekurangan nikel, tembaga dan lithium global dalam waktu dekat.

Sementara banyaknya perhatian yang difokuskan pada pasokan lithium, membuat tembaga dan nikel menjadi rentan. Investasi selama bertahun-tahun telah menipiskan pasokan tembaga, dan mendorong perusahaan seperti Freeport-McMoRan untuk berekspansi di Amerika Serikat dan Indonesia.

Baca Juga

Tag: Tesla Motors Inc, Elon Musk

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Kumairoh

Foto: Pixabay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,650.70 3,613.99
British Pound GBP 1.00 17,989.98 17,805.55
China Yuan CNY 1.00 1,977.43 1,957.59
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,694.13 13,557.87
Dolar Australia AUD 1.00 9,414.71 9,318.32
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.85 1,744.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,155.08 10,053.29
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,186.79 15,034.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.31 3,330.35
Yen Jepang JPY 100.00 12,488.95 12,361.30
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6249.210 15.757 675
2 Agriculture 1389.817 -4.000 21
3 Mining 1481.192 -1.004 49
4 Basic Industry and Chemicals 965.949 11.937 77
5 Miscellanous Industry 1228.455 7.753 51
6 Consumer Goods 2078.820 6.780 57
7 Cons., Property & Real Estate 472.686 0.757 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.781 5.772 76
9 Finance 1375.393 1.438 92
10 Trade & Service 745.215 -4.996 167
No Code Prev Close Change %
1 POLA 130 171 41 31.54
2 OMRE 750 930 180 24.00
3 PORT 500 600 100 20.00
4 GMTD 16,000 19,000 3,000 18.75
5 INAF 690 810 120 17.39
6 TIRA 256 300 44 17.19
7 LMAS 113 130 17 15.04
8 NIKL 610 695 85 13.93
9 ALKA 350 398 48 13.71
10 UNIT 161 181 20 12.42
No Code Prev Close Change %
1 PADI 75 50 -25 -33.33
2 GHON 1,580 1,210 -370 -23.42
3 PEGE 152 120 -32 -21.05
4 MTSM 236 190 -46 -19.49
5 PRIM 378 318 -60 -15.87
6 NZIA 690 585 -105 -15.22
7 ALMI 350 308 -42 -12.00
8 OCAP 176 155 -21 -11.93
9 PICO 895 800 -95 -10.61
10 ENVY 492 440 -52 -10.57
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 830 830 0 0.00
2 KPIG 127 129 2 1.57
3 LUCK 630 600 -30 -4.76
4 MNCN 1,720 1,700 -20 -1.16
5 TCPI 6,700 6,875 175 2.61
6 DMND 1,370 1,530 160 11.68
7 GMFI 114 126 12 10.53
8 BBRI 4,710 4,740 30 0.64
9 ABBA 92 92 0 0.00
10 NIKL 610 695 85 13.93