Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:45 WIB. Maskapai - Garuda memastikan jalur rute kawasan Eropa dan Timur Tengah tidak melewati Selat Hormuz, Iran.
  • 08:37 WIB. Maskapai - AirAsia akan memperluas rute penerbangan domestik sepanjang tahun ini.
  • 08:05 WIB. Copa America Grup C -  Ekuador 1 vs 1 Jepang
  • 08:04 WIB. Copa America Grup C - Chile 0 vs 1 Uruguay
  • 06:53 WIB. Infrastruktur - Kementerian PUPR menganggarkan Rp936,8 miliar dalam pembangunan venue PON.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

Jika Ingin Layani Tamu Allah, Fasilitas BIJB Harus Lengkap

Jika Ingin Layani Tamu Allah, Fasilitas BIJB Harus Lengkap - Warta Ekonomi
WE Online, Bandung -

DPRD Jawa Barat meminta pelayanan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Kabupaten Majalengka harus lengkap guna melayani tamu Allah. Untuk itu, semua sarana dan prasarana BIJB harus disempurnakan untuk mengejar pemberangkatan haji 2020. 

"Ini bukan tamu kita tapi tamu allah. Maka Pemprov harus berikan satu servis yang sangat memuaskan," kata Wakil ketua DPRD Jawa Barat Haris Yuliana, di kantor DPRD Jabar, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga: 15 Juni, Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Pindah ke BIJB

Haris menyebutkan, apabila infrastruktur penunjang telah memadai dengan adanya akses Tol Cisumdawu maka BIJB bukan hanya dapat memberangkatkan jemaah haji. Namun, tambah dia, bandara yang berada di Kertajati, Kabupaten Majalengka itu pun dapat digunakan oleh pesawat komersial dengan optimal.

Berkenaan dengan embarkasi haji, ia menuturkan jangan sampai asal-asalan. "Bikin lah yang bagus di sana. Kalau saya mendukung masyararat Jabar embarkasinya semua ke Kertajati," imbuhnya

Baca Juga: PAN Klaim Dapat Jatah Kursi Wakil Ketua DPRD DKI

Dia menilai, idealnya berada di dekat bandara atau tidak jauh dari Kabupaten Majalengka. Paling memungkinkan, yaitu di kawasan Aerocity Kertajati. "Embarkasi belum siap ya, ya harus dekat bandara lah. Ini kan Aerocity itu. Harus direncamakan," tegasnya.

Haris menambahkan, batalnya penerbangan haji dari BIJB pada tahun ini Pemprov dapat mengambil hikmahnya dengan memastikan agar 2020 nanti dapat digunakan dengan maksimal.

"Kemarin ketika (BIJB) itu direncakan (penerbangan haji) saya juga berpikir khawatir juga nanti jamaah hajinya sengsara," ungkapnya.

Adapun, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan pihaknya menargetkan pada 2020 nanti BIJB digunakan untuk jamaah haji. Sementara umrah antara bulan Agustus sampai September 2019.

Agar target 2020 itu dapat dipenuhi, Iwa katakan, sebelumnya harus ada penetapan terlebih dahulu dari Kementerian Agama RI. "Saya sudah minta bulan Juni dan beliau (Kakanwil Kemenag Jabar) sudah berjanji bulan Juni penetapan itu bisa selesai,” ujar Iwa.

Baca Juga: Bandara Kertajati Target Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Depan

Sebelumnya, Kemenag RI menyatakan BIJB tidak dapat digunakan untuk keberangkatan haji tahun ini karena tak mungkin mengubah perjanjian bilateral antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. Selain itu terlalu banyak instansi dalam negeri dan luar negeri yang perlu dilibatkan, sehingga pengurusannya tidak dapat dilakukan dalam tempo singkat.  

Tag: Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Haji

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84