Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:45 WIB. Maskapai - Garuda memastikan jalur rute kawasan Eropa dan Timur Tengah tidak melewati Selat Hormuz, Iran.
  • 08:37 WIB. Maskapai - AirAsia akan memperluas rute penerbangan domestik sepanjang tahun ini.
  • 08:05 WIB. Copa America Grup C -  Ekuador 1 vs 1 Jepang
  • 08:04 WIB. Copa America Grup C - Chile 0 vs 1 Uruguay
  • 06:53 WIB. Infrastruktur - Kementerian PUPR menganggarkan Rp936,8 miliar dalam pembangunan venue PON.
  • 06:33 WIB. BCA - BCA menggelontorkan dana Rp193,6 juta untuk menyewa Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

Jokowi Didesak Bentuk Tim Usut Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Ricuh 22 Mei

Jokowi Didesak Bentuk Tim Usut Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Ricuh 22 Mei - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai adanya indikasi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat dalam peristiwa kerusuhan di Jakarta 21-22 Mei 2019. Indikasi itu merujuk fakta-fakta temuan KontraS di lapangan.

Staf Biro Research dan Dokumentasi KontraS, Rivanlee Anandar, mengatakan pentingnya untuk dilakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran HAM berat itu, karena polisi saat ini justru cenderung memprioritaskan penanganan kasus terhadap tersangka dugaan percobaan pembunuhan 4 pejabat publik.

"Di sisi lain, tewasnya 9 orang warga dalam kerusuhan, dan ratusan orang yang ditangkap sama pentingnya dengan penanganan kasus tersebut," kata Rivanlee di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu 12 Juni 2019.

Rivanlee memaparkan untuk menemukan sejauh mana peristiwa ini terjadi secara terencana, sistematis dan meluas yang berdampak sangat signifikan, perlu adanya Tim Pencari Fakta untuk menemukan aktor pelanggaran HAM yang berat, yang melibatkan aktor dari negara dan atau non negara. 

"Selain itu, juga untuk memastikan pemenuhan hak asasi manusia terhadap warga yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Memahami kondisi tersebut, KontraS mendesak Presiden Joko Widodo, sebagai kepala negara harus bertanggungjawab untuk menyelesaikan persoalan ini," ujar Rivanlee. 

Menurutnya, pembentukan Tim Pencari Fakta untuk mengusut peristiwa serta mengusut aktor-aktor yang terlibat dalam peristiwa ini menjadi penting untuk mengukur sejauh mana keseriusan pemerintahan Jokowi mengedepankan penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia. 

Lembaga negara, seperti Komnas HAM, Ombudsman RI, LPSK, Komnas Perempuan, KPAI juga didesak agar lebih proaktif berperan dan menjalankan tanggungjawabnya terhadap penanganan peristiwa ini. "Publik menunggu Iaporan hasil temuan dari lembaga-lembaga negara tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya, KontraS menyayangkan Polri selama ini menyebut ada 9 orang korban tewas yang diduga perusuh tapi tidak dijelaskan lebih detail peran dan keterlibatan mereka sebagai perusuh, pelaku penembakan, penyebab kematian dan hasil rekonstruksi TKP, uji balistik dan bukti-bukti lain. 

"Tanpa penjelasan tersebut, maka, kesimpulan tersebut bisa memunculkan asumsi di publik terkait dengan pelaku penembakan," kata Rivanlee.

Kejanggalan lain adalah saat munculnya klaim bahwa aparat kepolisian tidak meggunakan peluru tajam. Sementara, di dalam peristiwa terdapat 8 orang tewas karena tertembak peluru tajam.

"Polri tidak menjelaskan terkait proyektil yang ditemukan di tubuh korban dan TKP serta lokasi arah tembakan yang mengakibatkan korban tewas dan luka. Adanya korban dalam peristiwa ini seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut lebih dalam aktor-aktor yang terlibat dan bertanggungjawab," paparnya.

Rivanlee meminta aparat kepolisian terbuka terkait pelanggaran hukum dan hak asasi manusia oleh siapa pun yang diduga ikut bertanggungjawab baik karena tindakan langsung maupun akibat dari pembiaran. Tidak boleh ada impunitas dalam penegakan hukum. (ren)

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: 22 Mei 2019, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84