Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,86% di awal sesi I.
  • 08:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.647 USD/troy ounce.
  • 08:29 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 33,68 USD/barel.
  • 08:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,22 USD/barel.
  • 08:27 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 3,41% pada level 2.749.
  • 08:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,44% pada level 23.433.
  • 08:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,58% pada level 8.090.

Jokowi Didesak Bentuk Tim Usut Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Ricuh 22 Mei

Jokowi Didesak Bentuk Tim Usut Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Ricuh 22 Mei - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai adanya indikasi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat dalam peristiwa kerusuhan di Jakarta 21-22 Mei 2019. Indikasi itu merujuk fakta-fakta temuan KontraS di lapangan.

Staf Biro Research dan Dokumentasi KontraS, Rivanlee Anandar, mengatakan pentingnya untuk dilakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran HAM berat itu, karena polisi saat ini justru cenderung memprioritaskan penanganan kasus terhadap tersangka dugaan percobaan pembunuhan 4 pejabat publik.

"Di sisi lain, tewasnya 9 orang warga dalam kerusuhan, dan ratusan orang yang ditangkap sama pentingnya dengan penanganan kasus tersebut," kata Rivanlee di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu 12 Juni 2019.

Rivanlee memaparkan untuk menemukan sejauh mana peristiwa ini terjadi secara terencana, sistematis dan meluas yang berdampak sangat signifikan, perlu adanya Tim Pencari Fakta untuk menemukan aktor pelanggaran HAM yang berat, yang melibatkan aktor dari negara dan atau non negara. 

"Selain itu, juga untuk memastikan pemenuhan hak asasi manusia terhadap warga yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Memahami kondisi tersebut, KontraS mendesak Presiden Joko Widodo, sebagai kepala negara harus bertanggungjawab untuk menyelesaikan persoalan ini," ujar Rivanlee. 

Menurutnya, pembentukan Tim Pencari Fakta untuk mengusut peristiwa serta mengusut aktor-aktor yang terlibat dalam peristiwa ini menjadi penting untuk mengukur sejauh mana keseriusan pemerintahan Jokowi mengedepankan penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia. 

Lembaga negara, seperti Komnas HAM, Ombudsman RI, LPSK, Komnas Perempuan, KPAI juga didesak agar lebih proaktif berperan dan menjalankan tanggungjawabnya terhadap penanganan peristiwa ini. "Publik menunggu Iaporan hasil temuan dari lembaga-lembaga negara tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya, KontraS menyayangkan Polri selama ini menyebut ada 9 orang korban tewas yang diduga perusuh tapi tidak dijelaskan lebih detail peran dan keterlibatan mereka sebagai perusuh, pelaku penembakan, penyebab kematian dan hasil rekonstruksi TKP, uji balistik dan bukti-bukti lain. 

"Tanpa penjelasan tersebut, maka, kesimpulan tersebut bisa memunculkan asumsi di publik terkait dengan pelaku penembakan," kata Rivanlee.

Kejanggalan lain adalah saat munculnya klaim bahwa aparat kepolisian tidak meggunakan peluru tajam. Sementara, di dalam peristiwa terdapat 8 orang tewas karena tertembak peluru tajam.

"Polri tidak menjelaskan terkait proyektil yang ditemukan di tubuh korban dan TKP serta lokasi arah tembakan yang mengakibatkan korban tewas dan luka. Adanya korban dalam peristiwa ini seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut lebih dalam aktor-aktor yang terlibat dan bertanggungjawab," paparnya.

Rivanlee meminta aparat kepolisian terbuka terkait pelanggaran hukum dan hak asasi manusia oleh siapa pun yang diduga ikut bertanggungjawab baik karena tindakan langsung maupun akibat dari pembiaran. Tidak boleh ada impunitas dalam penegakan hukum. (ren)

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: 22 Mei 2019, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,342.17 4,294.39
British Pound GBP 1.00 20,236.28 20,028.46
China Yuan CNY 1.00 2,309.57 2,286.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,322.21 16,159.80
Dolar Australia AUD 1.00 10,162.21 10,059.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.82 2,083.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,448.56 11,330.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,727.55 17,544.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,765.22 3,719.17
Yen Jepang JPY 100.00 14,982.75 14,830.95
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93