Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:45 WIB. Maskapai - Garuda memastikan jalur rute kawasan Eropa dan Timur Tengah tidak melewati Selat Hormuz, Iran.
  • 08:37 WIB. Maskapai - AirAsia akan memperluas rute penerbangan domestik sepanjang tahun ini.
  • 08:05 WIB. Copa America Grup C -  Ekuador 1 vs 1 Jepang
  • 08:04 WIB. Copa America Grup C - Chile 0 vs 1 Uruguay
  • 06:53 WIB. Infrastruktur - Kementerian PUPR menganggarkan Rp936,8 miliar dalam pembangunan venue PON.
  • 06:33 WIB. BCA - BCA menggelontorkan dana Rp193,6 juta untuk menyewa Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

Kementan Bantu Benih, Bibit, dan Bahan Pokok untuk Korban Banjir Sultra

Kementan Bantu Benih, Bibit, dan Bahan Pokok untuk Korban Banjir Sultra - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Curah hujan tinggi yang menerjang Sulawesi Tenggara mengakibatkan banjir di sejumlah titik wilayah kabupaten. Hingga kini dampak tersebut mengakibatkan ratusan hektare sawah dan lahan pertanian lain mengalami gagal panen.

Menanggapi hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman langsung bergerak cepat. Dalam kunjungannya ke Sulawesi Tenggara, Amran membawa bantuan total Rp12 miliar hasil sumbangan internal pegawai, mitra, dan anggaran program dari Kementan.

"Begitu kami mendengar bencana di Sulawesi Tenggara. Saya langsung minta seluruh jajaran di Kementan untuk bergerak cepat. Alhamdullilah dalam waktu yang singkat terkumpul uang sebanyak Rp12,5 miliar. Sementara kami baru bawa Rp4,2 miliar," ujar Mentan Amran, Kamis (12/6/2019).

Baca Juga: Pacu Ekspor Asal Jatim, Kementan Buka Akses Pasar dan Tumbuhkan Eksportir Baru

Menurut Amran, bantuan lain yang juga akan segera diberikan adalah bantuan benih padi, jagung, dan kedelai. Dia berharap seluruh bantuan ini mampu meringankan beban para petani dalam melakukan produksi.

"Khusus untuk Bulog, saya tidak mau dengar kalau di sini kehabisan beras. Saya sudah perintahkan agar mereka langsung kirim. Soal lapornya belakangan saja. Ini menyangkut pangan dan sandang untuk korban bencana," katanya.

Amran mengatakan, masyarakat yang berada di pengungsian juga tidak perlu khawatir dengan kekurangan beras. Sebab, pemerintah melalui Kementan sudah memastikan bahwa kebutuhan tersebut dalam kondisi aman.

"Tidak ada masalah karena kita memiliki stok 2,3 juta ton stok beras. Panen kita juga sangat bagus. Maka stok kita di gudang masih aman," katanya.

Seperti diketahui, dalam bencana ini Pemprov Sulawesi Tenggara langsung menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor selama 14 hari ke depan. Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi meminta bantuan pemerintah pusat untuk mengirimkan kebutuhan masyarakat.

"Kami mengapresiasi pak gubernur karena beliau bergerak cepat. Tentu kami harapkan semua ikut bahu-membahu membantu saudara-saudara di pengungsian. Insyaallah kami terus menerus menggalang bantuan," katanya.

Baca Juga: Empat Setengah Tahun Capaian Sektor Pertanian Versi Mentan

Pada kesempatan ini, Amran menyempatkan diri meninjau lokasi lahan dan infrastruktur pertanian yang terdampak gempa dan tsunami. Kementan bahkan sudah mendirikan posko yang tersebar di Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan. Posko ini didirikan untuk mengidentifikasi dan merehabilitasi seluruh sektor pertanian.

"Kami juga sudah siapkan program asuransi untuk membantu dan meringankan kerugian petani selama bercocok tanam tahun ini," tukasnya.

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Banjir

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Kementan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84