Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:45 WIB. Maskapai - Garuda memastikan jalur rute kawasan Eropa dan Timur Tengah tidak melewati Selat Hormuz, Iran.
  • 08:37 WIB. Maskapai - AirAsia akan memperluas rute penerbangan domestik sepanjang tahun ini.
  • 08:05 WIB. Copa America Grup C -  Ekuador 1 vs 1 Jepang
  • 08:04 WIB. Copa America Grup C - Chile 0 vs 1 Uruguay
  • 06:53 WIB. Infrastruktur - Kementerian PUPR menganggarkan Rp936,8 miliar dalam pembangunan venue PON.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

Pengemudi Puas, Aturan Ojol Berlaku Paling Lambat Minggu Depan

Pengemudi Puas, Aturan Ojol Berlaku Paling Lambat Minggu Depan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 12 tahun 2019 akan segera diberlakukan secara nasional setelah diuji coba di lima kota, meliputi Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar sejak 1 Mei lalu.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi, permen itu akan berlaku paling lambat minggu depan. Sebelum itu, ia perlu menyampaikan lebih dulu hasil diskusi dengan para mitra pengemudi ojek daring (online) yang dilakukan hari ini (13/6/2019).

"Saya akan lapor sama Pak Menteri karena hari ini memang kami silaturahmi bertemu pengemudi tentang pendapat mereka terkait PM 12/2019 dan tadi semuanya mendukung," papar Budi kepada pers setelah acara halalbihalal dengan sekitar 200 mitra pengemudi dari Go-Jek dan Grab.

Baca Juga: Tak Berwenang Atur Diskon Ojol, Kemenhub: KPPU yang Turun

Dalam acara tersebut, Budi memaparkan hasil survei oleh para lembaga riset independen terkait uji coba PM 12/2019 sesuai Keputusan Menhub nomor 348/2019 pada awal Mei lalu. Survei itu dilakukan terhadap 11.206 pengemudi dan 7.601 pengguna di lima kota.

Budi mengatakan, "Pendapat dari konsumen terhadap tarif baru bagaimana? Mayoritas responden pengguna di lima kota itu masih merasa harganya murah dan sesuai."

Dari survei yang dipaparkan Budi diketahui, 45% pengguna menilai tarif baru ojol tergolong murah, sedangkan 51% mengatakan sesuai. Hanya ada 1% yang menganggap tarif baru sangat mahal, 2% menganggap mahal, dan 1% tidak peduli. Hal itu pun meningkatkan pendapatan harian mitra pengemudi.

"Apakah terjadi peningkatan pendapatan setelah uji coba tarif baru? 69% mengatakan terjadi peningkatan pendapatan, yang tidak itu 31%," ungkap Budi lagi.

Baca Juga: Kemenhub Libatkan KPPU Perangi Predatory Pricing Ojol

Namun, ternyata dengan tarif baru itu ada sedikit pengurangan pesanan. Sebanyak 41,4% pengemudi mengaku kehilangan tiga hingga empat perjalanan sehari setelah uji coba tarif baru diberlakukan.

Terkait hal itu, Budi berujar, "Tapi tak pengaruh langsung ke pendapatan mitra pengemudi, karena ada penyesuaian tarif. Jadi, walaupun pesanan berkurang, pendapatannya justru bertambah."

Pada hasil survei itu, 76% pengemudi setuju kalau kenaikan tarif ojol dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi. Sementara 24% lainnya tak setuju. Adapun proses survei dilakukan selama 4-7 Mei 2019.

Tag: Ojek Online, Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84