Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,31% pada level 26.210.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,42% pada level 2.167.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,40% pada level 22.529.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,39% pada level 3.450.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,45% pada level 2.657.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,22% pada level 6.142. 
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,23% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,10% terhadap Dollar AS pada level 14.395 IDR/USD.

Yasonna Akui Ada Korban Kena Peluru Tajam, Tapi Bantah Itu Berasal dari Polisi

Yasonna Akui Ada Korban Kena Peluru Tajam, Tapi Bantah Itu Berasal dari Polisi
WE Online, Jakarta -

Menkumham Yasonna Laoly menyebut peluru tajam yang menewaskan sejumlah orang di kerusuhan seputar 22 Mei 2019 bukan standar milik Polri. Menurutnya, keberadaan peluru tajam yang mengakibatkan sejumlah orang tewas itulah yang harus diusut.

Baca Juga: Usut Kerusuhan 22 Mei, Wiranto Libatkan Komnas HAM

“Peluru tajam, polisi juga mengakui peluru tajam. Tetapi peluru tajamnya bukan standar Polri, itu persoalannya," kata Yasonna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/6).

Menurut Yasonna, anggota Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di sekitar lokasi kerusuhan hanya diperbolehkan membawa peluru karet kala itu. Hal itu juga ditegaskan polisi dalam pernyataan, bahwa tidak ada personel yang dibekali peluru tajam.

“Polri dan TNI diperintahkan tidak boleh bawa senjata tajam, hanya peluru karet,” kata Yasonna.

Terkait pengungkapan penyebab tewas, Yasonna memilih menyerahkan ke Polri untuk memberikan penjelasan lebih lanjut kepada publik. Ia meminta, masyarakat juga mengawasi penyelesaian masalah ini lewat Komisi III DPR RI.

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan, empat orang dari delapan orang yang didata Komnas HAM diduga kuat tewas karena peluru tajam. Dua peluru sudah ditemukan. Maka itu, Komnas HAM menuntut pelaku yang menembakkan peluru tajam itu harus segera dicari dan ditangkap.

"Makanya harus dicari siapa yang menembakkan peluru tajam itu, Karena memang betul dari delapan, yang meninggal tertembak itu empat, diautopsi dan hanya dua didapati pelurunya, saya kira semua bisa meyakini bahwa itu pasti karena peluru tajam," kata Ahmad Taufan Damanik.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Yasonna Hamonangan Laoly, 22 Mei 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,871.22 3,831.68
British Pound GBP 1.00 18,307.49 18,123.89
China Yuan CNY 1.00 2,075.87 2,055.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,518.23 14,373.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,127.92 10,024.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,873.30 1,854.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,435.01 10,329.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,469.48 16,299.86
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.44 3,368.59
Yen Jepang JPY 100.00 13,530.50 13,392.13
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5052.794 -23.380 696
2 Agriculture 1063.698 10.416 23
3 Mining 1291.609 6.124 48
4 Basic Industry and Chemicals 763.281 -4.110 80
5 Miscellanous Industry 882.417 -2.074 52
6 Consumer Goods 1817.296 -7.719 57
7 Cons., Property & Real Estate 319.855 -0.236 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 898.838 -7.724 78
9 Finance 1110.603 -7.756 93
10 Trade & Service 606.553 -0.637 173
No Code Prev Close Change %
1 PGUN 208 260 52 25.00
2 UANG 282 352 70 24.82
3 SAPX 1,875 2,340 465 24.80
4 KRAS 278 346 68 24.46
5 MFIN 900 1,050 150 16.67
6 BMAS 266 306 40 15.04
7 POLU 805 910 105 13.04
8 HDFA 139 157 18 12.95
9 SMDM 88 99 11 12.50
10 ENVY 112 126 14 12.50
No Code Prev Close Change %
1 ITIC 1,150 1,070 -80 -6.96
2 CMNP 1,300 1,210 -90 -6.92
3 BBHI 159 148 -11 -6.92
4 TECH 159 148 -11 -6.92
5 BBMD 1,605 1,495 -110 -6.85
6 KBLI 438 408 -30 -6.85
7 ALTO 380 354 -26 -6.84
8 GSMF 117 109 -8 -6.84
9 KBLV 382 356 -26 -6.81
10 TMAS 118 110 -8 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KRAS 278 346 68 24.46
2 BBRI 3,190 3,140 -50 -1.57
3 TOWR 1,075 1,070 -5 -0.47
4 IPTV 360 358 -2 -0.56
5 PTBA 2,080 2,100 20 0.96
6 MDKA 1,450 1,535 85 5.86
7 TLKM 3,150 3,110 -40 -1.27
8 TKIM 7,100 7,125 25 0.35
9 BBNI 4,800 4,730 -70 -1.46
10 MARI 54 60 6 11.11