Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:39 WIB. Perbankan - BTN mengincar dana Rp5 triliun lewat obligasi.
  • 22:33 WIB. New Delhi - Hampir 100 orang meninggal bulan ini di India Timur karena demam otak (encephalitis).
  • 22:03 WIB. Perbankan - Pertumbuhan kredit BCA sepanjang kuartal I 2019 tumbuh 13,2% yoy.
  • 22:01 WIB. Perbankan - Bisnis kartu kredit Bank BCA terbilang stabil tahun ini.
  • 21:58 WIB. PGN - PGN terus fokuskan perbaikan kinerja Saka Energi.
  • 21:51 WIB. PGN - PGN mulai menyalurkan CNG untuk industri peleburan dan aluminium di Gresik.
  • 21:42 WIB. HK Metals - HK Metals menaikkan produksi aluminium hilir.
  • 21:34 WIB. KRAS - Krakatau Steel akan membangun pengolahan air laut Rp15 triulun.
  • 21:21 WIB. KAI - Kenaikan penumpang KA DAOP IV pada tahun ini mencapai 518.925 penumpang.
  • 21:11 WIB. WIKA - WIKA sudah pakai drone untuk survei foto udara.
  • 20:53 WIB. Energi - Pengamat mengatakan Pertamina harus jadi contoh pengadopsi skema gross split.
  • 20:22 WIB. Perbankan - BNI berencana merevisi rencana bisnis tahun ini.
  • 19:19 WIB. Perbankan - S&P menaikkan rating kredit Bank BNI dari BB+ menjadi BBB-.

Raih Pasar BPNT, Bulog Siapkan Produk Berkualitas dan Terjangkau

Raih Pasar BPNT, Bulog Siapkan Produk Berkualitas dan Terjangkau - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perum Bulog terus melakukan persiapan untuk meraih 70% pasar bantuan pangan nontunai (BPNT) dengan menyediakan produk pangan berkualitas dan terjangkau, khususnya beras, baik medium maupun premium sesuai dengan kebutuhan konsumen BPNT.

Dengan pengalaman di industri perberasan, distribusi dan kemampuan infrastruktur yang dimiliki Perum Bulog memiliki kapasitas untuk menyediakan beras bagi 15,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, baik wilayah perkotaan maupun pelosok yang sulit diakses oleh transportasi biasa dan sinyal operator.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog menyampaikan bahwa pihaknya memiliki kurang lebih 37 mesin pengolahan yang tersebar di wilayah penyerapan gabah atau beras seluruh Indonesia, dan bersinergi dengan mitra Gapoktan maupun swasta dalam penyediaan kebutuhan beras untuk stok CBP, maupun komersial.

Baca Juga: Penugasan Bulog Ganggu Keseimbangan Harga Bawang Putih

"Bulog punya kompetensi tersebut sehingga kami yakin mampu meraih pasar BPNT lebih dari 70%," tutur Tri Wahyudi dalam siaran pers yang diterima, Jumat (14/6/2019).

Di semester I tahun ini, lanjut Tri, Bulog mampu menyerap gabah atau beras petani sebanyak 650 ribu ton sesuai dengan HPP dalam Inpres nomor 5/2015 dengan fleksibilitas 10%.

"Dengan melihat kebutuhan beras BPNT untuk 15,6 juta KPM sebanyak 1,5 juta ton (asumsi 1 KPM menerima 10 kg), bukanlah hal sulit bagi Bulog menyerap gabah atau beras petani di atas HPP dengan mekanisme komersial. Tentunya petani akan diuntungkan dengan konsep pembelian hasil panen menggunakan mekanisme komersial ini," tegasnya.

Terdapat multiplier effect dengan Bulog sebagai penyedia beras untuk BPNT, petani akan bergairah menanam karena ada kepastian dibeli hasil panennya di atas HPP, agen BPNT (agen Himbara dan E-Warong) akan menerima beras yang berkualitas dan terjangkau harganya sehingga memberikan keuntungan bagi agen. Agen BPNT di desa-desa pun akan tumbuh dan berkembang hingga berdampak pada perekonomian desa.

Baca Juga: Bos Bulog Akui Harga Sembako Naik, Tapi...

Dengan adanya jaminan Bulog sebagai penyedia beras BPNT, ada keseimbangan dalam penugasan Bulog untuk menjaga ketahanan pangan di sisi hulu dan hilir. Di sisi hulu, Bulog dapat menyerap gabah atau beras petani sebanyak-banyaknya, baik untuk stok CBP maupun untuk BPNT dan di sisi hilir, beras hasil penyerapan dari petani disalurkan untuk KPM BPNT sehingga stok yang menumpuk dan mengakibatkan turun mutu akan berkurang.

"Keberhasilan menjaga ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia akan tercipta bila dilakukan bersama dengan dukungan seluruh pihak, terutama dari pemerintah pusat, daerah, dinas terkait, satgas pangan, dan pelaku pasar. Dengan seimbangnya penugasan Bulog di sisi hulu dan hilir, artinya negara mampu menjaga tiga pilar ketahanan pangan nasional: ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi," tandas Tri.

Tag: Perum Bulog, Beras, Gabah Kering Panen (GKP)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Perum Bulog

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,844.29 3,805.69
British Pound GBP 1.00 18,159.47 17,976.68
China Yuan CNY 1.00 2,091.38 2,070.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,418.00 14,274.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.58 9,819.08
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,841.36 1,822.90
Dolar Singapura SGD 1.00 10,522.55 10,413.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,181.32 16,015.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,455.90 3,418.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,278.69 13,142.44

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6190.525 -59.740 634
2 Agriculture 1387.740 6.172 21
3 Mining 1599.384 -15.894 46
4 Basic Industry and Chemicals 740.684 -13.793 71
5 Miscellanous Industry 1278.981 -9.883 46
6 Consumer Goods 2415.601 -31.601 52
7 Cons., Property & Real Estate 467.630 -4.198 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1161.408 -10.915 74
9 Finance 1261.086 -6.995 90
10 Trade & Service 799.348 -10.114 158
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 175 296 121 69.14
2 SDMU 54 72 18 33.33
3 SMRU 140 176 36 25.71
4 YELO 192 240 48 25.00
5 POLL 1,200 1,450 250 20.83
6 SOSS 378 430 52 13.76
7 MINA 1,090 1,235 145 13.30
8 MEGA 5,100 5,775 675 13.24
9 ARTA 412 466 54 13.11
10 HRME 292 324 32 10.96
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,300 975 -325 -25.00
2 BMTR 480 360 -120 -25.00
3 FITT 230 173 -57 -24.78
4 SMBR 1,030 785 -245 -23.79
5 SKBM 464 368 -96 -20.69
6 TGKA 4,750 4,000 -750 -15.79
7 WICO 625 530 -95 -15.20
8 SIMA 112 97 -15 -13.39
9 GLOB 348 302 -46 -13.22
10 BHIT 84 74 -10 -11.90
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,300 975 -325 -25.00
2 MAMI 116 124 8 6.90
3 JPFA 1,545 1,410 -135 -8.74
4 SMRU 140 176 36 25.71
5 BMTR 480 360 -120 -25.00
6 CSIS 109 98 -11 -10.09
7 SIMA 112 97 -15 -13.39
8 BBRI 4,230 4,200 -30 -0.71
9 CPIN 4,700 4,380 -320 -6.81
10 BDMN 4,510 4,250 -260 -5.76