Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

5 Negara Ini Penghasil Ikan Terbesar di Dunia, Bagaimana Indonesia?

5 Negara Ini Penghasil Ikan Terbesar di Dunia, Bagaimana Indonesia?
WE Online, Jakarta -

Ikan adalah salah satu makanan yang populer dikonsumsi secara luas oleh masyarakat dunia. Hal ini tidak terlepas dari kandungan ikan yang kaya akan protein dan Omega 3.

Konsumsi ikan secara global terus meningkat setiap tahun. Kondisi itu membuat berbagai negara berlomba-lomba untuk mendongkrak produksi ikan, baik ikan tangkap maupun ikan budidaya.

Berdasarkan data Statista dikutip Minggu (16/6/2019), volume produksi ikan global meningkat pesat dalam dalam sembilan tahun terakhir. Pada tahun 2018, volume produksi ikan mencapai 178,8 juta ton, naik 21 persen dibandingkan tahun 2010 yang sebesar 148,1 juta ton.

Berikut ini lima negara yang menghasilkan ikan terbesar di dunia yang dirangkum India Stuffs:

5. AS (5,36 juta ton)

Amerika Serikat adalah negara maju yang unggul dalam berbagai komoditas, termasuk perikanan. Negeri Paman Sam ini mempunyai zona akuatik terbesar di dunia hingga 11,4 juta meter persegi.

Kondisi tersebut belum termasuk garis pantai di sisi timur dan barat yang mencapai 200 mil. Di tengah penurunan produksi ikan tangkap, AS terus mendorong perikanan budidaya untuk memenuhi kebutuhkan domestik dan ekspor.

4. Peru (5,85 juta ton)

Peru selalu menempati posisi teratas di sektor perikanan dunia sejak 1960. Namun, level produksi ikan di negaratersebut mulai turun belakangan ini karena aktivitas penangkapan ikan yang berlebihan (overfishing) sehingga menyebabkan sebagian spesies ikan punah.

Secara umum, Peru diberkahi dengan sumber daya ikan yang banyak karena memiliki garis pantai hingga 3.000 kilometer di samping 12 ribu danau dan laguna dengan lebih dari 50 spesies.

3. Indonesia (6,10 juta ton)

Produksi ikan di Indonesia sempat mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, sekarang produksinya mulai meningkat sehingga industri perikanan di Tanah Air menyumbang 3 persen terhadap PDB nasional.

Indonesia selama ini dikenal kaya akan ikan karena adanya Segitiga Terumbu Karang atau Coral Triangle. Hal ini membuat Indonesia menjadi rumah bagi sekitar 1.650 spesias hewan akuatik. Indonesia bahkan melompat ke posisi kedua jika hanya memperhitungkan perikanan tangkap.

Baca Juga: Perdana! KKP Ekspor Ikan Patin ke Arab Saudi

2. India (9,46 juta ton)

India memproduksi 6 persen dari total ikan secara global. Di India, praktik budidaya ikan sudah terjadi sejak abad ke-19 dan tradisi tersebut terus dijalankan.

Produksi ikan yang tinggi itu juga ditopang oleh hilirisasi produk perikanan yang banyak diekspor. Potensi produksi ikan di India masih terbuka lebar karena peran pemerintah masih minim di sektor tersebut.

1. China (58,8 juta ton)

China merupakan penguasa penghasil ikan terbesar di dunia. Negeri Panda ini meninggalkan jauh para pesaingnya, termasuk India dengan jarak enam kali lipat lebih banyak.

Dengan total produksi ikan global 178,8 juta ton, maka sepertiga produksi ikan dunia berasal dari China. Faktor utama yang membuat produksi ikan melimpah disebabkan kebijakan pemerintah yang mendorong budidaya ikan secara masif yang ditopang teknologi yang efisien.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Tag: Perikanan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Yusran Uccang

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23