Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,44% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,62% pada level 25.102.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,40% pada level 2.311.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,73% pada level 2.534.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,17% pada level 3.377.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,26% pada level 22.514.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,68% pada level 6.077.
  • 15:56 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,51% terhadap Dollar AS pada level 14.550 IDR/USD.

SEC Peringatkan 3 Hal Terkait Cloud Computing

SEC Peringatkan 3 Hal Terkait Cloud Computing
WE Online, Jakarta -

Securities & Exchange Commission (SEC) AS memperingatkan 3 hal terkait kepada perusahaan-perusahaan AS, terutama broker-dealer dan perusahaan investasi, tentang bahaya menyimpan informasi pelanggan pada solusi penyimpanan jaringan - seperti perangkat network attached storage atau NAS, server database, dan akun penyimpanan cloud.

Baru-baru ini, Office of Compliance Inspections and Examinations (OCIE) SEC memperingatkan banyak perusahaan, setelah seblumnya mengadakan uji dan inspeksi terhadap beberap aperusahaa. Peringatan tersebut sangat menekankan tentang perusahaan yang melakukan kesalahan konfigurasi sistem penyimpanan yang dapat diakses jaringan, yang mengarah pada akses data yang tidak disengaja.

"Meskipun sebagian besar solusi penyimpanan jaringan ini menawarkan enkripsi, perlindungan kata sandi, dan fitur keamanan lainnya yang dirancang untuk mencegah akses tidak sah, kami mengamati bahwa perusahaan tidak selalu menggunakan fitur keamanan yang tersedia," tulis OCIE. 

Baca Juga: Menilik Penerimaan Pasar Terhadap Layanan Serverless Computing

OCIE menyoroti tiga masalah utama dengan solusi penyimpanan jaringan yang digunakan oleh broker-dealer dan perusahaan investasi. Pertama, masalah perusahaan yang tidak mengkonfigurasi pengaturan keamanan pada sistem penyimpanan, yang dapat menyebabkan akses yang tidak sah ke data pelanggan.

Kedua, perusahaan tidak memiliki pengawasan yang memadai terhadap layanan pihak ketiga yang disediakan vendor. MEnurut OCIE, perusahaan tidak memastikan, melalui kebijakan, prosedur, ketentuan kontrak, atau cara lainnya, bahwa pengaturan keamanan pada solusi penyimpanan jaringan yang disediakan vendor dikonfigurasikan sesuai dengan standar perusahaan.

Baca Juga: Kepolisian Australia Gunakan Layanan Cloud AI Microsoft untuk...

Ini biasanya mengarah pada situasi di mana perusahaan akhirnya menggunakan NAS, database, atau akun penyimpanan cloud dengan pengaturan default, yang untuk beberapa layanan/perangkat "terbuka-secara-default."

Ketiga, perusahaan tidak mengklasifikasikan data mereka berdasarkan sensitivitasnya, dan karenanya, tidak membuat sistem penyimpanan yang berbeda dengan kontrol akses yang berbeda, yang mengarah ke situasi di mana data sensitif disimpan pada sistem terbuka, bersama-sama dengan informasi yang tidak sensitif.

Tag: Cloud Computing, Securities and Exchange Commission

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Kumairoh

Foto: Unsplash/John Schnobrich

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,918.44 3,879.14
British Pound GBP 1.00 19,226.93 19,032.71
China Yuan CNY 1.00 2,110.42 2,089.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,696.12 14,549.89
Dolar Australia AUD 1.00 10,562.10 10,449.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,896.27 1,877.33
Dolar Singapura SGD 1.00 10,713.02 10,602.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,363.47 17,186.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,493.25 3,455.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,923.37 13,783.53
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5127.051 52.049 696
2 Agriculture 1155.132 -0.286 23
3 Mining 1399.666 40.451 48
4 Basic Industry and Chemicals 749.122 6.097 80
5 Miscellanous Industry 905.550 12.406 52
6 Consumer Goods 1911.618 34.786 57
7 Cons., Property & Real Estate 289.258 0.452 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 904.224 19.899 78
9 Finance 1122.591 2.025 93
10 Trade & Service 615.708 4.701 173
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 INAF 2,280 2,850 570 25.00
3 PEHA 1,390 1,735 345 24.82
4 PYFA 775 965 190 24.52
5 CENT 106 128 22 20.75
6 ALTO 334 400 66 19.76
7 JIHD 470 560 90 19.15
8 CNTX 218 258 40 18.35
9 PGLI 178 210 32 17.98
10 DPNS 246 286 40 16.26
No Code Prev Close Change %
1 UANG 412 384 -28 -6.80
2 KBAG 324 302 -22 -6.79
3 DART 236 220 -16 -6.78
4 LUCK 266 248 -18 -6.77
5 SRAJ 148 138 -10 -6.76
6 WOWS 74 69 -5 -6.76
7 RICY 89 83 -6 -6.74
8 PCAR 386 360 -26 -6.74
9 SINI 476 444 -32 -6.72
10 KICI 268 250 -18 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 PSAB 262 290 28 10.69
3 MDKA 1,810 1,935 125 6.91
4 BBRI 3,080 3,080 0 0.00
5 FREN 132 144 12 9.09
6 INAF 2,280 2,850 570 25.00
7 TOWR 1,160 1,160 0 0.00
8 TLKM 2,950 3,020 70 2.37
9 MSIN 270 270 0 0.00
10 BRIS 535 550 15 2.80