Pasar Hunian di Australia Bergairah, Penjualan Crown Group Tumbuh 60% Setiap Bulan

Pasar Hunian di Australia Bergairah, Penjualan Crown Group Tumbuh 60% Setiap Bulan Kredit Foto: Crown Group

Australia menikmati kembalinya kepercayaan konsumen yang tinggi setelah Reserve Bank memangkas suku bunga resmi dari 1,5% ke rekor terendah baru menjadi 1,25%. Ekonom percaya akan ada satu atau dua pemotongan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini, mungkin awal bulan depan. Terakhir kali terjadi perubahan tarif pada Agustus 2016.

Demikian diungkapkan CEO Crown Group, Iwan Sunito, melalui rilis yang diserahkan kepada Warta Ekonomi, Selasa (18/6/2019). Menurutnya, pemotongan suku bunga disambut baik oleh para pembeli hunian dan investor properti ditambah dengan hasil pemilihan Federal baru-baru ini, di mana partai Liberal tetap berkuasa untuk periode selanjutnya sehingga memberikan kepastian lebih di pasar hunian di Australia.

Pengembang properti asal Indonesia yang sukses berbisnis properti di Australia ini mengatakan, ada lonjakan kepercayaan dan aktivitas pembeli dalam dua minggu terakhir sebagai reaksi dari hasil pemilihan umum.

Hal ini diperkuat oleh keputusan terbaru dari Australian Prudential Regulation Authority (APRA) untuk melonggarkan pembatasan pinjaman untuk para pembeli hunian, dan sekarang penurunan suku bunga terbaru.

Iwan mengaku telah menikmati awal yang baik untuk tahun ini dengan penjualan meningkat secara eksponensial sejak Januari hingga 60% setiap bulan. Dari Januari, penjualan meningkat dua kali lipat dalam sebulan, lalu naik tiga kali lipat dari Februari ke Maret, lalu naik 25% menjadi 11 penjualan di April.

Baca Juga: Crown Bentuk Aliansi Strategis dengan Mitsubishi Estate Group

Menurutnya, tim penjualan mengalami lonjakan besar dalam permintaan sebagai hasil dari hasil pemilihan Federal dan keputusan APRA dalam dua minggu terakhir. Itu merupakan kelanjutan dari tren yang dimulai sejak pergantian tahun ketika investor dalam negeri Australia dan luar negeri mulai kembali ke pasar dan mencari peluang baru untuk membeli.

Iwan berharap bisa mendapatkan Rp200 miliar lagi dalam penjualan minggu ini dan di paruh kedua tahun ini. Dia juga berharap penjualan di Mastery by Crown Group dan Eastlakes Live by Crown Group akan meningkat dari bulan ke bulan. Sebab tim penjualan masih melihat permintaan yang besar untuk enam proyek pengembangan yang sedang dibangun Crown Group di Sydney, Melbourne, dan Brisbane.

"Kami berharap akan melihat lonjakan pembeli pada Juni, Juli, dan Agustus, dan jumlah peminat yang besar pada peluncuran kami di West End Brisbane akhir tahun ini. Sekarang kepercayaan pasar telah kembali," ujar Iwan.

Secara fundamental ekonomi, Australia masih sehat, pertumbuhan ekonomi solid, suku bunga dan inflasi rendah, serta tingkat pengangguran masih rendah. Sebagai hasil dari setiap kebijakan yang memungkinkan keuangan dijamin lebih cepat dan mudah, akan menanamkan rasa percaya diri yang lebih luas di antara pembeli.

Baca Juga: Crown Group Bidik Pusat Pendidikan untuk Bangun Properti

Direktur Manajemen Properti Crown Group, Anthony Caudullo mengatakan, tim leasing telah dibanjiri dengan pertanyaan dari 20.000 database penyewa potensial sejak merilis 100 unit apartemen baru di Green Square awal bulan lalu.

Di Infinity by Crown Group, perusahaan memiliki 800 permintaan sewa sejak merilis 100 apartemen baru pertama untuk disewakan pada 4 Mei dengan 582 orang yang muncul pada hari itu ketika pihaknya mengadakan open day pertama di Green Square.

"40 apartemen telah disewakan oleh tim CPA kami dan kami berharap keseluruhan 100 unit apartemen akan disewakan dalam beberapa minggu ke depan. Ini adalah hal yang sangat tidak biasa," ujar Caudullo.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini